 |
| Alat musik bombardom di Ngada (2015) |
Alat musik bombardom saat ini semakin digandrungi masyarakat Kabupaten
Ngada, terutama di Kecamatan Jerebu'u, Bajawa dan Kecamatan Golewa.
Bahkan beberapa sekolah di Ngada menjadikan alat musik bombardom sebagai
kurikulum muatan lokal (mulok).
Kenyataan itu membuat Ketua
Sanggar Seni dari Kampung Tololela, Kecamatan Jerebu'u, Kabupaten Ngada,
Pelipus Dama merasa bangga. Kepada Pos Kupang belum lama ini. Dama
mengatakan, alat musik yang populer di Ngada sejak tahun 1960 itu sempat
dilupakan masyarakat Ngada belasan tahun. Selain bombardom, masyarakat
Ngada mengenal alat musik tradisional lainnya seperti okalele, benyo dan
strend bass.
Pada tahun 2014 melalui lembaga seni PT Indocon,
alat musik tiup bombardom dihidupkan lagi serta dipromosikan secara
besar-besaran. Bersamaan dengan itu dibentuk Sanggar Seni dan Musik
'Lina Wae Lengi' yang artinya 'Air Bersih yang Beraroma' di Kampung
Tololela, Kecamatan Jerebu'u.