Minggu, 29 April 2012

Anjing Sehat tak Mahal Ongkosnya

*  Belajar dari Pet Gallery  Manado
 
Merawat anjing  tidak  semata soal biaya. Sangat penting bagi Anda mengetahui cara perawatan yang benar sehingga anjing dapat tumbuh  sehat.

SORE itu, ruang depan Pet Gallery Mando tampak ramai. Gonggongan tiga ekor anjing jenis Husky dan Pug menyambut setiap pengunjung. Di bagian belakang galeri  terdapat ruang kecil yang ditempati seorang pria. Mengenakan pakaian putih ia tampak sibuk. Di sisi kiri persis di atas tempat tidur mini tampak seekor anjing besar berbulu putih. Anjing yang cantik.

Ditemui Tribun Manado, Kamis (5/4/2012),  pria bernama Nyoman Reli tersebut menyambut ramah. Selain bertugas sehari-hari  di Kantor Dinas Peternakan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dokter hewan ini mengawasi klinik di galeri  itu.

Isu Denny Untungkan Bandar Narkoba

* Mamoto: BNN Akan  Sidak ke Manado

MANADO, TRIBUN-  "Agak memprihatinkan isu pokok kejadian ini sebenarnya pemberantasan narkoba. Tetapi yang dihadirkan ialah isu Denny Indrayana. Ini menguntungkan para bandar narkoba karema mereka terkesan bebas dari pemberitaan."

Demikian Direktur Penindakan dan Pengejaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Benny Mamoto kepada Tribun Manado  di sela-sela acara penganugerahaan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuknya sebagai pemrakarsa Pawai Salib Terbanyak di wilayah kalawat I GMIM Manado, Sabtu (7/4/2012) sore.

Pernyataan Benny itu terkait kasus dugaan  pemukulan terhadap sipir di Lapas Pekanbaru oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM  Denny Indrayana. Benny Mamoto  prihatin  dengan bergesernya isu pokok kasus itu. Menurutnya, isu pokok yang seharusnya diangkat media massa adalah pemberantasan narkoba. Kondisi sekarang justru sebaliknya, media memblow-up dugaan kasus pemukulan sipir oleh Denny sehingga menguntungkan para bandar narkoba.

Pegang Salib Terbanyak Sejauh 3 Km

* GMIM Kalawat Pecahkan Rekor MURI

MANADO, TRIBUN -  Setiap benda punya makna tertentu bagi manusia jika disusun dan dibentuk. Itulah kira-kira kekuatan sebuah kayu salib bagi orang Kristen. Sabtu siang (7/4/2012) ribuan orang menyemut memenuhi balai Desa Maumbi, Mihaasa Utara.

Mereka merupakan jemaat Gereja Masehi Injili di Manado (GMIM) wilayah Kalawat 1 Kabupaten Minahasa Utara. Hari itu ribuan orang memegang potongan kayu. Tapi bukan potongan kayu sembarangan karena itu kayu salib. Kayu-kayu berjumlah sekitar  2.300 potong yang digunakan untuk memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) yakni rekor pawai dengan salib yang dipegang ribuan orang dalam jarak sejauh 3 kilometer.

Lukisan Bung Karno Berdetak Jantungnya

BLITAR, TRIBUN  - Lukisan potret Presiden pertama RI, Bung Karno, dikabarkan bisa berdetak persis di jantungnya. Lukisan tersebut kini dipajang di galeri yang berada satu komplek dengan makam Bung Karno, Blitar, Jawa Timur.
Lukisan dipasang dekat pintu masuk Galeri sehingga tampak mencolok bagi pengunjung yang masuk. Berbingkai kayu kelir emas, lukisan berukuran sekitar 1,5x1,75 meter tersebut ditopang penyangga besi sekitar setengah meter dari dinding, sehingga terlihat gagah.

Tak ada yang aneh saat melihat lukisan ini dari depan. Keganjilan baru terlihat ketika pengunjung melihat lukisan dari samping. Kanvas di dada kiri Bung Karno bergerak maju-mundur, menciptakan ilusi degup jantung. Menariknya, ritme degup jantung ini sekitar 60-70 detak per menit, mirip manusia normal.

Ibu-ibu Meneteskan Air Mata

* Jemaat Penuhi Gereja Saat Jumat Agung
* Copot Alas Kaki Sebelum Cium Salib

MANADO, TRIBUN -  Perayaan Jumat Agung di berbagai kota di Sulawesi Utara, Jumat (6/4),  berlangsung khusuk dan aman. Di Manado,  jemaat memadati gereja- gereja saat ibadah pagi maupun sore.

Suasana khas terlihat di Desa Laikit, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara. Sejumlah ibu meneteskan air mata saat menyaksikan drama jalan salib pada perayaan Jumat Agung di desa itu. Pada Jumat (6/4) pagi  umat Katolik di pusat Paroki Desa Laikit, Kecamatan Dimembe mengadakan prosesi jalan salib.  Jalannya prosesi berlangsung hikmat. Kelompok muda-mudi Katolik (mudika) melakoni drama jalan salib hidup kira-kira sejauh 4 kilometer.

Semua Desa Bangun Pusat Rabies

* 46 Warga Sulut Tewas Digigit Rabies
* Korban Terbanyak di Manado

MANADO, TRIBUN - Penyakit rabies (anjing gila) yang telah menelan korban jiwa sebanyak 46 orang sejak tahun 2009 kini  menjadi perhatian khusus pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).  Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang menyarankan pemerintah kabupaten/kota membangun pusat rabies di setiap desa atau kelurahan.

Kehadiran pusat rabies itu untuk memudahkan penanganan terhadap warga masyarakat yang digigit anjing rabies. "Pak Gubernur menyarankan membuat center-center (pusat)  rabies di kabupaten/kota kalau perlu sampai di desa-desa. Kalau desa itu berhasil artinya akan dikembangkan di daerah lain," tutur Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut dr Max Rondonuwu melalui Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan dr Jemmy Lampus di Manado, Rabu (4/4/2012).

Winda Natalia Titah: Ingat Warga Kepulauan

SENYUM yang terpancar dari aura cantik Winda Natalia Titah menyejukkan hati. Namun wakil rakyat asal  daerah pilihan (dapil) Nusa Utara tersebut sulit mengabaikan kegalauan hatinya mengingat nasib masyarakat.

Ya, anggota  Komisi IV  DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang membidangi masalah kesejahteraan rakyat ini khawatir dengan nasib masyarakat terutama yang bermukim di wilayah kepulauan terkain rencana penaikan bahan bakar minyak (BBM).

"Sekarang saja di kepulauan harga bensin per liternya Rp 9.000, bagaimana kalau naik?" katanya lugas kepada Tribun Manado, Rabu (4/4).  Winda yang dikenal sebagai srikandi di Fraksi Barindra DPRD Sulut ini menyatakan sikapnya tidak menyetujui kebijakan menaikkan harga BBM.

Wajah Mereka Berseri-Seri

* Misa Pembaharuan Janji Imamat di Katedral Manado

MANADO, TRIBUN - Wajah puluhan pastor terlihat berseri-seri usai mengikuti misa Krisma Pemberkatan Minyak-Minyak Suci dan Pembaharuan Janji Imamat di Gereja Katolik Hati Tersuci Maria Katedral Manado, Rabu (4/4) malam.

Misa Krisma yang didahului dengan Rekoleksi Pastores Keuskupan Manado itu dipimpin  Uskup Manado Mgr. Joseph Suwatan MSC. Upacara itu berlangsung sangat khusyuk dimulai dengan perarakan para pastor  dan uskup yang berkasula kuning dan putih. Misa mulai jam 18.00  Wita diikuti sekitar 70-an orang pastor serta umat yang memenuhi gereja.

Pemerintah Bantu Pupuk dan Modal

* Lahan Kemangi di Manado 15 Ha

MANADO, TRIBUN - Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan (Dispertanak) Kota Manado Ricky Poli mengatakan saat ini luas lahan yang ditanami kemangi di Manado sekitar 15 hektare. Usaha kemangi merupakan bagian dari program pemanfaatan pekarangan dengan menanam hortikultura.

"Holtikultura yang ditanam selain kemangi adalah tomat dan cabe," ujar Poli saat ditemui di kantornya, Senin (2/4). Poli juga  menambahkan pemerintah siap memberikan bantuan modal dan pupuk bagi petani yang menanam  hortikultura.

Simpanan Dua Tahun Ludes

* Jago Merah Lumat Tiga Rumah di Kawangkoan
*  Bengkel Motor di Paal Dua Tak Berbekas

AIRMADIDI, TRIBUN -   Tak ada harta tersisa kecuali baju di badan. Inilah yang dialami pasangan suami istri Pendeta Fanny Repy (29) dan Nita Pungus (28) pasca kebakaran  melanda rumah mereka di Desa Kawangkoan jaga II, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Selasa (3/4) sekitar pukul 08.10 Wita. .

Tiga rumah di Kawangkoan dilahap di jago merah, dua di antaranya tinggal puing. Tiga keluarga yang jadi korban yakni Keluarga Pungus, rumah Ebert Mandey, dan Keluarga Rotinsulu Mamengkey selamat, meski sempat dijilat api.

Jual Mie Sampai tak Mampu Lagi

* Kisah Sukses Orang-Orang Ulet (2-Habis)
 
Mie pangsit Pak Sumarna memang beda rasa.  Pelanggannya dari mana-mana. Tidak hanya dari daerah sekitar Kampung Ternate Manado.

BILA perut Anda terasa lapar, jangan bingung, coba sekali-kali kunjungi Lapangan Sepak Bola Kampung Ternate Manado. Di sana  teradapat aneka jajanan murah meriah, dan pasti mengenyangkan perut. Cukup satu porsi dalam takaran mangkuk putih, mungkin perut Anda akan terpuaskan oleh hidangan lezatnya. 

Yah, inilah jajanan mie pangsit Sukabumi ala pak Sumarna di lapangan sepak bola Kampung Ternate. Lokasinya mudah dijangkau karena berada di pusat keramaian. "Pangsit Sukabumi buatan saya beda, belum ada di tempat lain di seluruh Manado," tuturnya kepada Tribun Manado belum lama ini.

Kantor Gubernur jadi Contoh

* Ilalang tumbuh subur di Kantor PU

MANADO, TRIBUN - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut)  Dr Sinyo Harry Sarundajang saat rapat evaluasi kinerja Senin lalu geram melintak kantor pemerintah yang kotor. Dia pun  mengingatkan agar semua instansi di jajaran pemerintah provinsi menjaga estetika dan kebersihan kantor masing-masing. Bagaimana dengan keadaan kantor gubernur sendiri?

Pantauan Tribun Manado, Selasa (3/4), kantor gubernur Sulut di jalan 17 Agustus Manado  memang terlihat asri. Rumput di halaman kantor dipangkas setiap minggu. Beberapa tanaman hias diatur semenarik mungkin di depan kantor. Di samping kiri dan kanan terdapat pohon-pohon besar sehingga menambahkan kesan asri.

Intinya Kesabaran dan Kejujuran

* Kisah Sukses Orang-Orang Ulet  (1)

Banyak manusia sukses di sekitar kita. Modalnya sederhana saja. Bekerja tekun, ulet, jujur  dan senantiasa bersyukur.
SALAH satu inspirasi kehidupan itu bisa kita petik dari pengusaha bakso asal Pasuruan Jawa Timur, Imam Kuswandi. Dia merantau ke Manado, Sulawesi Utara. Dan, di kota ini dia sukses menjalankan bisnisnya. Namun, kesuksesan tersebut bukan dia peroleh dengan mudah. Dia sempat jatuh bangun. Harus melewati onak dan duri.
Suami dari Ruth Sahari ini memulai usaha bakso pada tahun 2000 dengan menjajakan bakso di Kota Manado menggunakan gerobak dorong. Modal usahanya diperoleh dari hasil kerja serabutan mulai dari tukang parkir hingga loper koran.

Feibe Rondonuwu: Bisnis Kecantikan

PELUANG berkarier  menjadi seorang pengusaha ternyata sangat menarik minat Feibe Rondonuwu. Abdi negara yang tengah disibukkan dengan rutinitas sebagai asisten tiga bidang umum dan keuangan di Pemkab Minahasa Tenggara ini mengaku melihat peluang di bidang jasa dan retail.

"Saya tertarik membuka usaha kecantikan misalnya salon atau supermarket," ujar ibu tiga anak ini sambil tersenyum. Feibe yang memiliki motto bersama Tuhan Yesus tak ada yang mustahil ini mengaku, menjadi pengusaha harus disesuaikan dengan peluang, dan akan maksimal jika didukung dengan minat serta kerja keras  dari yang bersangkutan.

Robby Ros jadi Buah Bibir

* Jelang Paskah Permintaan Kemangi Meningkat

MANADO, TRIBUN -  Petani kemangi Robby Rorong dan istrinya Rosmiati menjadi buah bibir para tetangganya di Kelurahan Paniki II  Kecamatan Mapanget, Manado.  Para tetangga merasa bangga atas sukses Robby  dan Ros menanam kemangi hingga mendapat penghasilan bersih rata-rata  Rp 1 juta perhari.

"Para tetangga memperbincangkan saya dan mereka mengatakan bersyukur ada tetangganya yang sukses," kata Robby kepada Tribun Manado, Senin (2/4). Robby  mengucapkan terima kasih terhadap pemberitaan Tribun yang mengangkat usahanya dari nol hingga sukses seperti saat ini. "Saya senang dan tidak menyangka karena tanggapannya," ungkapnya.

Kamis, 26 April 2012

Mujizat Kemangi

Kemangi berarti tumbuhan beraroma. Aroma wangi daun kemangi berasal dari kandungan minyak atsiri dengan seribu satu manfaat bagi manusia. Apa saja?

KEMANGI dapat tumbuh di sembarang tempat dan toleran terhadap cuaca panas maupun dingin. Kemangi yang ditanam di daerah dingin daunnya lebih lebar dan lebih hijau, sedangkan kemangi di daerah panas daunnya kecil, tipis, dan berwarna hijau pucat. Kemangi berkerabat dengan selasih (Ocimun sancium), daun mint (Mentho arvensis), dan daun jinten (Coleus amboinicus). Kerabat terdekatnya basil (Ocimun amboinicus). Aroma daun kemangi sangat khas, kuat namun lembut dengan sentuhan aroma limau.

Di Jawa Barat, daun kemangi (disebut surawung) dimakan sebagai lalapan dan digunakan dalam beragam masakan Sunda yang lezat seperti ulukutek oncom leunca (tumis leunca), pais lauk (pepes ikan), laksa bogor, dan karedok. Di Jawa Timur, daun kemangi biasa disajikan dengan nasi krawu, krawu, botok, trancam (urap), pencek tempe, dan ikan bumbu pesmol. Di Jakarta, kemangi lazim digunakan dalam sajian laksa dan nasi ulam. Dalam masakan khas Manado, daun kemangi sering ditambahkan pada bubur agar terasa lebih nikmat.

Untung 1 Juta per Hari

* Tanam Kemangi Beli Mobil
* Kemangi Robby Ros Kuasai Pasar Manado

MANADO, TRIBUN - Kemangi (acimum camum)  merupakan tanaman yang  biasa dimanfaatkan untuk lalapan, pepes, woku blanga maupun campuran masakan lainnya. Tanaman tersebut biasa tumbuh di pekarangan dan kerap dianggap remeh.Tidak banyak petani yang menanam kemangi sebagai usaha produktif.

Hal  tersebut berbeda dengan Robby Rorong dan istrinya Rosmiati, warga Kelurahan Paniki II  Kecamatan Mapanget, Manado.  Kemangi atau di Sulawesi Utara (Sulut) dikenal sebagai balakama adalah sumber kehidupan bagi keluarga, dengan cara bercocok tanam kemangi kemudian menjualnya di pasar.

Berkat keberhasilannya menjadi petani kemangi, nama  Robby-Ros  sangat terkenal dikalangan pedagang di seluruh pasar Kota  Manado serta petani lainnya di Manado. Kemangi hasil usaha mantan karyawan swasta ini memiliki kualitas yang baik sehingga tidak pernah mengecewakan pelanggan.

Chita Tak Pusingkan Perbedaan

* Makna Sebuah Kelompok Koor


Minggu palma  yang dirayakan di berbagai gereja, Minggu (1/4/2012) menyisakan banyak cerita bermakna. Salah satunya tentang kelompok Koor SMUK Rex Mundi Manado.
GADIS itu bernama lengkap Chita Vithea Shella Moningkey. Dia merupakan Ketua OSIS SMU Rex Mundi. Suara merdunya berpadu indah dengan suara orang lain dalam paduan suara SMU Rex Mundi yang tampil memegahkan suasana liturgis misa kedua  Minggu Palma di Katedral Manado Minggu (1/4) pukul 08.30 Wita.

Melihat penampilannya yang mengagumkan terutama saat menyanyikan lagu latin Misa Ordinarium Jesus Maria Josep karya Joudy Aray, pasti orang mengira ia merupakan umat Katolik. Tapi siapa sangka ternyata Chita,  panggilan akrabnya merupakan jemaat GMIM Sion Ranowangko Tondano.  Gadis kelahiran Tondano 26 Mei 1996 ini tidak sendirian. Siswi kelas XI IPA IV bersama teman-temannya dari berbagai denominasi gereja  tampil apik menyemarakkan misa di Katedral. Bahkan ada yang beragama Islam. Remaja muslim itu bernama Roi Isa, warga lorong Martadinata 5, Paal Dua Manado.

Olivia Prang: Jangan Boros

RENCANA pemerintah pusat menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang nyaris terealisasi per 1 April 2012 berdampak serius bagi masyarakat yang berpenghasilan kecil. Rakyat makin menderita lantaran hampir semua harga bahan makanan telah naik, termasuk biaya kesehatan, pendidikan serta kebutuhan lainnya.
Kenyataan tersebut menjadi perhatian Olivia Sicilia Prang,  gadis yang pernah menyabet juara Lomba Cerdas Cermat Alkitab se- Sinode GMIM (Gereja Masehi Injili di Minahasa) itu.

"Di tengah kondisi perekonomian bangsa yang terpuruk pemerintah seharusnya mengambil kebijakan yang pro rakyat kecil misalnya tidak menaikkan harga BBM tetapi meningkatkan mutu pelayanan publik terutama bidang kesehatan dan pendidikan," kata Olivia Sicilia Prang kepada Tribun Manado, Sabtu (31/3).
Menurut mahasiswi Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat)  Manado ini, pemerintah harus memberikan contoh yang baik kepada rakyat teristimewa dalam sikap hidup hemat. "Lakukanlah penghematan, contohnya pergi ke kantor dengan menggunakan sepeda," kata Sekretaris Komisi Pelayanan Remaja (KPR) GMIM Alfa Omega Kumaraka ini.

Sumbang Beras Dapat Daun Palem

* Perayaan Pekan Suci Paskah 2012


Orang bijak mengatakan, jika tuan menabur kebaikan pasti akan menuai sukacita.

MULAI hari Sabtu (31/3/2012) umat Katolik di seluruh dunia termasuk Manado  mulai sibuk dengan berbagai persiapan menyambut Paskah 2012. Maklumlah perayaan liturgis Pekan Suci mulai pada hari ini, Minggu (1/4) yang dikenal dengan Minggu Palma. Dalam tradisi Kristen perayaan Minggu Palma mengenang peristiwa Yesus dielu-elukan saat masuk kota suci Yerusalem sekitar dua ribu tahun silam.

Menyongsong Minggu Palma biasanya panitia perayaan dari gereja akan meminta umat menyediakan daun palem atau daun-daunan sejenis sesuai kondisi daerah setempat. Jika di suatu paroki ada lembaga persekolahan  maka biasanya siswa sekolah mendapat tugas untuk mencarikan daun palem segar.

Rabu, 25 April 2012

Kota Manado Paling Aman di Indonesia

* Polisi Asyik Bermain Bola

Manado tergolong kota paling aman di Indonesia dalam hiruk-pikuk aksi demonstrasi menolak kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM.

SEPANJANG hari Jumat (30/3) hampir tidak ada aktivitas demo di berbagai lokasi strategis di Manado. Menurut pantauan Tribun Manado di kantor DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kemarin sepi dari aktivitas demonstrasi. Yang ada hanya sejumlah aparat kepolisian yang berjaga-jaga.

Farel Masih Mencari Ayahnya

* Doakan Kesembuhan Ibu Agnes

MANADO, TRIBUN - Sedih dan tak percaya. Itulah yang dialami Febri (14) anak pertama pasangan Antonius Silitona (39) dan Agnes Lilonaung (33), korban kecelakaan maut di depan MGP, Jalan A.A Maramis, Kelurahan Kairagi II Manado, Jumat (30/3). Anak itu harus menerima kenyataan pahit. Ayahnya meninggal dunia, sedangkan ibunya Agnes  dalam keadaan koma. Di saat yang sama ia tengah  bersiap menghadapi ujian akhir.

Hari Jumat siang (30/3)  rumah duka Keluarga Silitona - Lilonaung ramai dikunjungi pelayat.  Sejak pagi, rumah yang terletak di Kelurahan Kairagi II Lingkungan II tak henti didatangi. Mulai dari keluarga, tetangga hingga kerabat semuanya datang untuk memberi penghiburan.

SBY Utus Syarif Lobi Parpol

JAKARTA, TRIBUN- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak main-main atas rencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Angka yang beredar, kenaikan sebesar Rp 1.500 per liter dari posisi sekarang solar dan bensin Rp 4.500 per liter. Mengingat kerasnya penolakan di DPR, ia mengutus Sekretaris Sekretariat Gabuangan koalisi 6 parpol pendukung pemerintah, Syarif Hassan ke DPR.

"Yah, kewajiban saya kan begitu (melobi). Mudah-mudahan saja bisa," kata Syarif di depan ruang lobi rapat paripurna Gedung DPR RI Jakarta, Jumat (30/3). Syarif Hasan, terlihat tegang. Keningnya berkerut.  Keringat membasahi rambut dan jidat. Di depan ruang lobi rapat paripurna Gedung DPR RI, Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu tampak serius. Matanya sesekali menatap Blackberry Bold berwarna putih di tangan kanannya. Sejurus kemudian dia memasuki ruang lobi. Di dalam ruangan sana, Syarif menghampiri Menteri Keuangan Agus Martowardojo.

Cap Tikus Masuk Hotel Berbintang

* Minuman Berkelas, Berkhasiat Tinggi dan Sehat
* Sarundajang: Investor Melihat Prospek Cap Tikus

MANADO, TRIBUN -  Siapa bilang minuman cap tikus produksi masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) hanya menyebabkan banyak orang mabuk kepayang hingga meningkatkan angka kriminalitas? Branding cap tikus  kuat dan tersohor sejak lama. Orang luar mengenang Sulut tidak sekadar Boulevard, Bubur Manado dan Bunaken. Ingat Sulut, ingat  cap tikus!

Minuman keras (miras) produksi petani Sulut itu  bila diolah akan menjadi minuman yang berkelas, berkhasiat tinggi serta sehat bagi mereka yang mengonsuminya. Produk turunan cap tikus pun sangat dibutuhkan untuk medis dan industri seperti kosmetika dan lainnya.

Timah Tunjuk Incinerator di Paniki

* Tidak Takut Dipanggil Dinkes

MANADO, TRIBUN - Manajer  Keperasi Serba Usaha (KSU) Cipta Setia  Stefanus Timah akhirnya menepati janjinya. Kepada Tribun Manado, ia bersedia menunjukkan lokasi incinerator milik koperasi tersebut di Paniki Bawah.

Dengan diantar Agus, pegawainya, Tribun menuju ke lokasi, Minggu (25/3)/2012 sekitar pukul 10.00 Wita. Incinerator tersebut berada di perkebunan wilayah Lingkungan IV Paniki Bawah. Jarak dari Jl A.A Maramis, kilometer 8 hingga ke lokasi  sekitar dua kilometer. Sebelum masuk perkebunan itu terdapat perumahan Wale Nusantara.

Stephanny Bergmann: Jaga Hak Paten Cap Tikus

SETIAP daerah di negeri ini  punya ciri khas seperti pakaian, makanan maupun minuman. Nah, jika di Bali ada tuak maka di Sulawesi Utara (Sulut) ada minuman khas tradisional yaitu cap tikus. Baunya memang khas menyengat hidung tapi diteguk setengah gelas bisa melegakan tenggorokan atau menghangatkan tubuh yang kedinginan.  Bagi Stephanny Bergmann minuman khas Sulut itu harus dilestarikan mengingat brand cap tikus sudah dikenal luas publik Indonesia.

"Tentu saja kalau minum secara berlebihan,  namanya miras (minuman keras) akan menyebabkan mabuk. Tapi pada dasarnya minuman beralkohol bukan persoalan utamanya tetapi pengendalian diri seseorang saja," ungkap gadis kelahiran Kota Bitung, 7 September 1993.

Pangkerego: Kami Selidiki Lebih Lanjut

* Besok Bahas Sampah Medis  Dengan Dinkes Sulut

MANADO, TRIBUN -  Selain Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan Dinkes Manado, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota  Manado pun langsung merespons  adanya sampah medis yang dibuang sembarangan di  Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sumompo.

"Kami selidiki lebih lanjut siapa yang membuang sampah medis itu," kata Kepala BLH Manado Drs Joshua Pangkerego sambil  mengatakan akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Manado, Senin (26/3/2012) besok. Ia menegaskan pembuangan sampah medis seperti jarum suntik, bekas botol infus dan lainnya tidak bisa sembarangan.  "Kecuali sampah organik atau anorganik bisa dibuang ke tempat sampah atau langsung ke TPST Sumompo," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun Manado, Selasa (24/3).

Rachel Senang Bisa Pulang

* Sartje tak Sabar Bertemu Meryl

MANADO, TRIBUN -  Dua anak baru gede (ABG) asal Minahasa  Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), masing-masing Rachel Apriska Ngaloh (14) dan Meryl Toundatuon (15), korban traficking yang akan dikirim ke Singapura akhirnya kembali ke kampung halamannya, Sabtu  (24/3) malam.

Dengan menumpang pesawat Lion Air dari Jakarta, kedua ABG itu tiba di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Sabtu (24/3/2012) sekitar pukul 19.00 Wita. Mereka didampingi  dua orang polwan dari PPA Polda Kepulauan Riau (Kepri).
Di bandara Rachel dan Meryl  dijemput kanit PPA Polda Sulut Kompol Nony Sengkey dan beberapa anggota dari PPA Polda dan Polsek Bandara Sam Ratulangi. Usai mengambil bagasi, mereka langsung beranjak meninggalkan bandara melalui pintu keluar yang juga dilalui penumpang lainnya.

Rondonuwu: Tim Kami Sedang Bekerja

^  Koperasi Olah Sampah Medis Harus Penuhi Syarat

MANADO,TRIBUN - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dr Max R Rondonuwu langsung menindaklanjuti temuan sampah medis yang dibuang sembarangan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sumompo Manado.  Rondonuwu sudah membentuk tim khusus yang kini sedang bekerja menyelidiki asal sampah medis tersebut.

"Tim kami sudah turun ke lapangan untuk mengecek dan menyelidiki dari rumah sakit mana sampah ini berasal?" kata Rondonuwu kepada Tribun Manado di ruang kerjanya, Kamis (22/3/2012).  Ia mengatakan, kecuali menyelidiki asal sampah medis di TPST Sumompo, tim Dinkes  Sulut juga mengecek rumah sakit dan klinik yang belum memiliki incenarator serta proses pengolahan limbah medisnya seperti apa.

Sriyatty Sengkey: Ada Racunnya

Sriyatty Sengkey
WALAUPUN serangan serangga kecil bernama tomcat belum terjadi Manado
namun perlu ada sikap antisipasi karena serangga itu ada racun yang menyebabkan penyakit kulit. Demikian dr Sriyatty Sengkey, dokter spesialis kecantikan yang sehari-hari bertugas di Puskesmas Paniki Bawah. "Tomcat itu menyebabkan penyakit kulit. Itu karena serangga ini ada racunnya," kata dr Yatty, sapaan akrabnya kepada Tribun Manado, Jumat (23/3/2012).

Jika digigit tomcat, kata Yatty,  sebaiknya segera ke puskesmas, rumah sakit atau dokter terdekat. "Jangan digaruk karena akan melepuh. Sebaiknya ke rumah sakit nanti ada  salep dan anti biotik yang tepat untuk mengobatinya," ujarnya. Selain itu, kata penyuka warna biru ini,  bekas gigitan tomcat jangan dicuci atau diberikan sembarangan obat. "Bila terdesak minum obat anti nyeri atau anti inflamasi. Sebenarnya gejalanya hampir sama dengan dengan herpes. Ada bintik-bintik merah dan berair di dalamnya," ujarnya.

Semua Beban Hilang

* Spa untuk Kebersihan Tubuh

Perawatan wajah, kulit dan semua bagian tubuh hingga daerah sensitif sekalipun sudah menjadi kebutuhan agar hidup lebih sehat dan menyenangkan.

AROMA wangi tercium dari semua ruangan di House of Dura Beauty Clinic Manado, Jumat (23/3) sore. Musik instrumentalia dari piano dan biola silih berganti. Tidak heran, selain perawatan kesehatan banyak konsumen yang datang ke klinik ini untuk mendapatkan ketenangan serta menghilangkan stress.

"Ketika spa, tubuh dilulur rasanya ada ketenangan. Segar dan menyenangkan. Rasanya semua beban hilang," ucap Lidya Jocom seorang pelanggan House of Dura. Jika spa, Lidya memilih mengunakan minyak zaitun. Minimal sebulan sekali ia memilih spa untuk perawatan tubuh.

Susan Olivia Mandagi: Air Makin Langka

Susan Mandagi
AIR merupakan senyawa kimia yang terpenting dalam kehidupan manusia, bahkan tidak hanya manusia, tetapi semua mahkluk yang ada di bumi ini seperti hewan dan tumbuhan membutuhkan air agar tetap hidup.

Pendapat inilah terlontar dari gadis berambut panjang lurus, Susan Olivia Mandagi ST, saat ditemui Tribun Manado, Kamis (22/3/2012). Pandangannya itu berkaitan dengan hari air sedunia yang jatuh setiap 22 Maret 2012. "Tubuh kita saja hampir 90 persen terdiri dari unsur air, makanya tidak heran kita itu bergantung sekali pada unsur air," ujarnya.

Tetapi berdasarkan pengamatannya, kondisi air di bumi ini semakin terkontaminasi oleh berbagai ulah manusia. Misalnya mereka yang mendirikan pabrik atau perusahaan tambang, buangan limbahnya mencemari sungai dan lautan.  "Kondisi air sudah lagi tidak bersih, murni. Banyak yang tercemar, sudah tidak aman untuk kita konsumsi," kata perempuan kelahiran Tomohon 9 September 1988 ini.

Senin, 23 April 2012

Vanda Rorimpandey: Samakan dengan Koruptor

UNTUK memberantas aksi trafficking (pedagangan manusia) bukan hanya tanggung jawab  orangtua korban saja, melainkan seluruh elemen masyarakat. Demikian Vanda Rorimpandey dari Aliansi Perempuan Sulawesi Utara (Sulut).

"Ada ungkapan yang mengatakan bahwa perlu satu kampung untuk mendidik anak, dan perlu satu kampung juga untuk memproteksi mereka. Nah inilah yang seharusnya dilakukan oleh daerah-daerah yang selalu menjadi sasaran para pelaku trafficking," kata Vanda Rorimpandey kepada Tribun Manado, Rabu (21/3/2012).

Enda tak Mau Terjebak

* Tawaran Kerja di Luar Sulut Dengan Gaji Tinggi

Sebagai perempuan Enda selalu prihatin dan sedih membaca kabar gadis-gadis Sulawesi Utara menjadi korban perdagangan orang (trafficking). Pasalnya, ia pernah berjumpa dengan sahabatnya yang menjadi korban di Batam.

"WAKTU itu saya bekerja untuk agen perjalanan dan hendak ke Singapura. Sebelum sampai di Singapura saya dua hari di Batam. Di situ saya bertemu dengan teman yang bekerja di sana. Ternyata hidupnya menderita," ujar Enda yang bernama lengkap Sendra Rorimpandey kepada Tribun Manado, Rabu (21/3/2012).

Tak Letih Merajut Kebersamaan

Pdt Awuy dan istri
* In Memoriam Pendeta HOH Awuy

PENDETA Hendrik Otto Herman (HOH) Awuy dikenal para koleganya sesama pemimpin umat beragama di Sulawesi Utara (Sulut) sebagai sosok rendah hati, bekerja keras dan toleran.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut KH Fauzi Nurani melukiskan Pdt HOH Awuy sebagai sosok yang lebih banyak bekerja dibandingkan bicara. Ia seorang gembala yang total melayani umatnya dengan setulus hati.

"Itu yang saya kenal dari sosok beliau," ujar Nurani kepada Tribun Manado, Selasa (20/3/2012). Nurani sering bertemu dengan almarhum dalam pertemuan tokoh agama maupun pribadi. "Pembawanaan beliau bersahaja dan cool," ungkapnya.

Sikap dan tindakan  Pdt HOH Awuy apa adanya.  "Perbincangan apapun, beliau selalu apa adanya dan menjadi teman yang baik dalam berdiskusi," kata Nurani.

Sering Diejek Teman Sekolah

* Anak Pemulung Ingin Jadi Tentara dan Pendeta

Ketika banyak anak menikmati kehidupan menyenangkan dengan fasilitas lengkap dari orang tua,  tak sedikit pula rekan seusianya yang kurang beruntung. Tetapi mereka tidak putus asa.

MEMIKUL label sebagai anak pemulung tidak menyurutkan semangat juang serta harapan Deni, David, Novri dan rekan-rekannya. Anak-anak pemulung di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Sumompo Manado tersebut tetap sekolah sambil bekerja sebagai buruh sampah membantu orangtua mereka.

Berdasarkan pantauan Tribun Manado di TPST  Sumompo, Sabtu (17/3),  anak-anak dan remaja di sana membantu orangtuanya dengan riang. Sebagaimana anak seusianya, mereka tetap memiliki waktu untuk belajar dan bermain. Bedanya mereka mempunyai pekerjaan tambahan yakti membantu orangtua sebagai buruh sampah. Berton-ton sampah rumah tangga warga Manado yang dibuang ke Sumompo saban hari adalah sumber pendapatan keluarga pemulung. Mereka hidup dari sampah yang bagi kebanyakan orang dianggap tak berguna lagi.

Cewek Itu Langganan Terduga Teroris

* Densus 88 Temukan Sejumlah CD Jihad

DENPASAR, TRIBUN  -  Satu dari tiga cewek pekerja seks komersial (PSK) sudah menjadi langganan terduga teroris yang tewas ditembak anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 di Denpasar, Minggu (18/3/2012) malam lalu.

Hal itu diungkapkan Gita (bukan nama sebenarnya), salah seorang cewek PSK ketika diperiksa polisi pada malam kejadian.  Gita mengaku sudah beberapa kali berkencan dengan terduga teroris di tempat yang sama yaitu Bungalo Laksmi, Sanur, Bali.  Gita dan kedua temannya diboking terduga teroris untuk kencan singkat dengan bayaran Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu. Namun, sebelum rencana kencan batal karena Densus 88 lebih dahulu melakukan penyergapan.

Benny Pattinasarany Memberi Inspirasi

* Konser Doa Pra World Prayer Assembly

Konser Doa dalam rangkaian kegiatan World Prayer Assembly (WPA)  diikuti ribuan umat Kristen di Kota Manado dan sekitarnya, Senin (19/3) malam. Kesaksian hidup Benny Pattinasarany memberi inspirasi.

KONSER doa di lapangan Megamas Manado diawali dengan puji-pujian dilanjutkan kesaksian hidup dari Ps Benny Pattinasarany yang sungguh memberi inspirasi bagi warga Manado.

Benny pernah menjalani kehidupan yang hancur. Dia dikeluarkan dari kampus, menjadi pencuri dalam keluarga bahkan menjadi pengguna dan pecandu narkoba. Menurut Benny, setelah apa yang dimilikinya hilang, hingga harus tidur di jalanan, mencari  makanan sisa dan dianggap sampah, dia mengalami pemulihan setelah bertemu Tuhan Yesus.

Dinas Kebersihan Kecolongan

* Limbah Medis Dibuang Sembarangan
* Dinkes Manado Baru Tahu

MANADO, TRIBUN -  Kepala Dinas Kebersihasan dan Pertamanan Kota Manado
Julises Oehlers merasa kecolongan dengan aksi  pembuangan sampah medis secara sembarangan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sumompo. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Manado Robby Matto mengaku baru mendengar tentang hal itu.

"Padahal hal tersebut dilarang keras karena sampah medis sangat membahayakan kesehatan masyarakat sekitar," ujar Julises Oehlers kepada Tribun Manado, Senin (19/3/2012). Oehlers mengatakan,  petugas kebersihan selalu memantau aktivitas pembuangan sampah ke TPST  Sumompo untuk mengetahui jenis sampah apa saja yang dibuang ke sana.

Doa Bagi Indonesia dari Kawanua

* Pra WPA di Lapangan Megamas Sore ini

MANADO, TRIBUN -  Pra World Prayer Assembly (WPA) dengan pembicara Rev Suzette Hattingh, Pdt Bambang Yonan, Pdt Daniel Pandji dan Ps Benny Pattinasarany, akan menggelar konser doa dan seminar di Manado hari ini dan besok. Secara khusus Pra WPA akan mendoakan transformasi bagi bangsa Indonesia dari bumi Kawanua.

Sekretaris Forum Pemuda Lintas Gereja (FPLG) Sulut, Charles Lepar SE,  menjelaskan konser doa dilaksanakan Senin (19/3) pukul 18.00 Wita di Lapangan Megamas Manado. Sedangkan seminar berlangsung Selasa (20/3) mulai pukul 08.00 Wita di Hotel Arya Duta Manado.

Neni Tubagus: Pandai Rawat Diri

KONDISI lingkungan yang kumuh biasanya rentan terhadap pengidapan penyakit yang membahayakan dan menular. Hal inilah yang menjadi kekuatiran dari Dokter Neni Tubagus saat berbincang dengan Tribun Manado, Minggu (18/3). Gudang penyebaran penyakit biasanya ada di lingkungan yang kotor, dipenuhi banyak sampah seperti daerah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Sumompo Manado.

"Di situ ada banyak orang yang beraktivitas, kuatir mereka itu mengidap penyakit yang menyerang daya tahan tubuhnya," ujar wanita yang kini bertugas sebagai Kepala Puskesmas Ranomut.

Terbang Setiap Hari Minggu

* Midsea Express Layani Rute Manado-Davao

MANADO, TRIBUN - Guna meningkatkan kunjungan wisatawan manca negara ke Sulawesi Utara, PT Bumi Mas yang bergerak di bidang jasa tur dan travel bekerjasama dengan maskapai  Midsea Express Filipina membuka rute penerbangan Davao-Manado PP. Pesawat berkapasitas 20 penumpang itu akan terbang setiap hari Minggu. Warga Manado yang hendak ke Davao atau sebaliknya kini tidak lagi mengandalkan kapal laut semata. 

Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Indonesia untuk Davao Filipina, Eko Hartono ikut bersama sejumlah pengusaha pariwisata dalam penerbangan perdana Midsea Express Davao-Manado, Minggu (18/3/2012).

Jenguk Nazaruddin dengan Ferrari 6 Miliar

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea bukan hanya suka memakai berlian di tangannya. Dia pun memiliki mobil Ferrari senilai Rp 6 miliar.

HOTMAN Paris Hutapea 'memamerkan' mobil mewahnya itu saat dia menjenguk kliennya, terdakwa dugaan kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games,  M Nazaruddin yang terbaring di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/3/2012).

Jazzyca Mamondol: Papan Peringatan

Jazzyca Olivia Mamondol
SAMPAI saat ini masih  ada ratusan bahkan ribuan  rumah penduduk Kota Manado  yang bertengger di lereng tebing yang curam.  Maut mengintai mereka setiap saat terutama pada musim hujan seperti saat ini. Jazzyca Olivia Mamondol melukiskan kenyataan tersebut sangat mengerikan dan perlu dicegah secepatnya.

"Saya melihat rumah-rumah itu rasanya mengerikan. Tetapi mungkin  bagi mereka itu biasa.  Menurut saya, pimpinan pemerintahan seperti camat atau lurah perlu memperhatikan mereka misalnya membuatkan tanggul untuk mengamankan rumah-rumah tersebut," ujar fotomodel yang akrab disapa Chyka kepada Tribun Manado, Jumat (16/3).

Chyka yang meraih predikat Puteri Indonesia Sulut 2011 (unner up I ) dan Puteri Pariwisata Bandara Sam Ratulangi Manado tahun 2011 berharap pemerintah mengusung prinsip siapkan payung sebelum hujan.

"Sebelum ada korban bencana, ya sebaiknya ada pencegahan. Misalnya memasang papan peringatan dilarang membangun rumah atau bangunan di tempat-tempat yang rawan bencana longsor ataupun banjir," ungkap honorer pada Kantor  Balai Bina Marga  Pekerjaan Umum Sulawesi Utara (Sulut) ini.

Vicky: Pindah Sementara Dulu..!

* Selamatkan Warga dari  Daerah Rawan Longsor
* Jull: Pemko Jangan Obral Janji
* Perumahan Pandu Dianggap Terlalu Jauh

MANADO, TRIBUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado meminta Wali Kota GS Vicky Lumentut segera mengambil langkah cepat dan tepat bagi ribuan warga yang kini terancam jiwanya karena tinggal di lereng tebing yang rawan longsor.

Permintaan tersebut disampaikan anggota DPRD Kota Manado,  Conny Rumondor,
Bobby Daud,  Morris Korah,  dan Benny Parasan kepada Tribun Manado secara terpisah, Jumat (16/3). Rumondor menuturkan banyak solusi guna  mencegah jatuhnya korban jiwa. Ia berharap Pemerintah Kota (Pemko) Manado melakukan pencegahan bukan hanya fokus pada penanggulangan pasca bencana.

Pemerintah Rekrut 125 Ribu PNS

* Untuk Tenaga Honorer K1 dan K2

JAKARTA, TRIBUN - Walaupun ada program moratorium atau penghentian sementara penerimaan PNS hingga 31 Desember 2012, namun akan dibuka 125.000 lowongan PNS baru. Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) beralasan rekrutmen ini untuk menggantikan PNS yang pensiun tahun 2012.

"Moratorium tetap sampai 2012, jadi yang kita terima ini yang khusus, ada jatah yang pensiun tahun ini 125 ribu, lebih kurang ya, nanti kita juga akan terima 125 ribu," ujar Menteri PAN,  RB Azwar Abubakar saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (16/3).

Tak Nyenyak di Bibir Tebing

*  Longsor Mengancam Rumah Warga
*  Pemko Manado Belum Punya Dana Relokasi
*  Bongkar Paksa Rumah Warga Yang Bandel

MANADO, TRIBUN - Hujan selalu membawa mimpi buruk bagi puluhan warga Kelurahan Dendengan Luar dan Paal 2, Kecamatan Tikala, Manado. Bermukim di bibir tebing curam,  mereka tidur tak pernah nyenyak lantaran maut mengintai setiap saat.

Seperti diamati Tribun Manado, Kamis (15/3/2012), kenyataan pahit itu melanda sejumlah warga Lingkungan 1, Kelurahan Dendengan Luar, Kecamatan Tikala, Manado. Rumah mereka berada persis di pinggir tebing. Bahkan ada rumah yang halamannya hampir ludes tergerus longsoran.

Rumah keluarga Dali Wungku, misalnya. Batas rumah Wungku hanya sekitar dua meter dari dinding tebing. Dinding tebing dengan kemiringan 30 derajat itu cuma ditumbuhi dua pohon rambutan. Sisanya ilalang. Ada lima rumah tepat berada di pinggir tebing tersebut.

Duo Korea Adu Jotos di PBB

* Korut Pertanyakan Laporan Marzuki Darusman

JENEWA, TRIBUN  -  Permusuhan abadi duo  Korea memanas lagi bahkan dalam sidang resmi PBB. Diplomat Korea Utara (Korut) dan Korea Selatan (Korsel)  terlibat adu jotos pada pertemuan Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, Swiss.

Sebelum terlibat duel fisik, kedua pihak adu argumen soal status pembelot Korut yang melarikan diri ke China atau Korsel. Seperti diberitakan Telegraph, Selasa 13 Maret 2012, insiden ini dimulai saat delegasi Korut,  So Se-pyong, membantah laporan PBB soal buruknya catatan HAM di negaranya. Dia mengatakan, "Menolak interpretasi tidak berdasar tersebut, yang dibuat-buat oleh musuh negara."

Wali Kota Naik Angkot ke Kantor

* Program Car Free Day Tiap Rabu di Manado

Peristiwa tak lazim terjadi Rabu (14/3/2012). Wali Kota Manado Godbless Sofcar Vicky Lumentut datang ke kantornya di depan Sparta Tikala naik angkot.

VICKY Lumentut tiba di kantornya sekitar pukul 11.00 Wita seusai membayar pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Manado di Teling.  Setelah kembali ke rumah dan beristirahat sejenak Vicky Lumentut kemudian menumpang angkot menuju kantornya yang berjarak sekitar 2 km.

Mengenakan safari berwarna abu-abu tua, sambil tersenyum suami  Prof Julyeta Runtuwene ini melangkah ke ruang kerjanya di lantai 2 Kantor Wali Kota.

Deva Indah: Hakim Cantik

Deva Indah
SETELAH mantan Putri Indonesia asal Manado, Angelina Sondakh meninggalkan dunia modeling untuk merambah jagat politik, kini giliran mantan finalis Miss Indonesia 2006, Deva Indah berkarier sebagai hakim. Hakim yang cantik!

Pilihan Deva jadi hakim membuat bangga Komisi Yudisial (KY) sebab hakim harus siap tidak kaya, tetapi hidup sederhana. "Ini luar biasa. Dia berani meninggalkan dunia modeling yang penuh gemerlap. Memilih kehidupan yang sederhana, menjadi hakim yang bertugas di daerah," kata Wakil Ketua KY, Imam Anshari Saleh, Selasa (13/3/2012).

Ketua Mahkamah Agung (MA), Hatta Ali juga menanggapi positif  Deva Indah memilih karier sebagai hakim. "Bagus kan? Jadi penontonnya banyak nanti," kata Hatta Ali kepada wartawan usai melantik Ketua Pengadilan Tinggi dan PTUN di Gedung MA Jakarta Pusat, Rabu (14/3).

Menurut Hatta, keputusan Deva memilih karier hakim ketimbang dunia entertainment sah-sah saja. Yang terpenting Deva mampu melaksanakan tugas secara profesional. "Kalau cantik itu kan anugerah ya. Tapi saya mau lihat wajahnya kalau sudah menjadi hakim," canda Hatta Ali.

Minggu, 22 April 2012

Larasati Gading: Berkuda Bikin Awet

Larasati
MELIHAT latar belakangnya sebagai model dan peragawati serta tampangnya yang cantik, orang bakal mengira kalau Larasati Iris Rischa alias Larasati Gading adalah pribadi yang kalem dan lemah lembut.

Namun,  begitu melihat rutinitas Larasati menikmati olahraga berkuda di pacuan kuda di kawasan Cilandak Ragunan Jakarta Selatan, maka kesan kalem itu akan langsung sirna. Ya, Larasati memang sangat menikmati olahraga maskulin yang biasa ditekuni kaum Adam itu setelah tak jadi model.

Kini ia malah semakin diandalkan sebagai salah seorang atlet olahraga berkuda nasional. Pada ajang SEA Games XXVI 2011 lalu, Larasati  termasuk atlet yang menyapu bersih medali emas yang diperebutkan dalam pesta olahraga antarbangsa Asia Tenggara tersebut.

"Olahraga ini sudah menjadi lifestyle karena dapat dilakukan bersama dan seluruh keluarga dapat menikmatinya. Hal itu yang paling menarik buat saya," ujar Larasati.

Bekerja Setahun Tanpa Gaji

*  Nasib 110 Sukarelawan Pol PP Manado
*  Terpaksa Minta Bantuan Orangtua

"Tetap tidak dapat kami bayar saat ini karena tidak tertata di APBD 2012."
  - Vicky Lumentut,  Wali Kota Manado -

MANADO, TRIBUN -  Bekerja selama setahun bahkan lebih namun belum pernah mendapatkan gaji dari pemerintah. Begitulah nasib yang menimpa 110 anggota sukarelawan Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) Kota Manado.

"Saya belum pernah menerima gaji sejak masuk sampai dengan saat ini," ujar  salah seorang anggota sukarelawan Pol PP Manado yang ditemui, Selasa (13/3). Anggota Pol PP yang tidak mau ditulis namanya itu mengaku bekerja sejak tahun 2010.
Untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari, anggota Pol PP yang masih lajang ini terpaksa meminta bantuan orangtua.

Birokrat Berdedikasi Tinggi

* In Memoriam JF  Mailangkay

Mantan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekprov) Sulawesi Utara, Drs. JF Mailangkay meninggal dunia dalam usia 70 tahun, Selasa (13/3/2012) malam. 

ALMARHUM tutup usia pada pukul 19.45 Wita di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Prof Kandou Manado. JF Mailangkay meninggalkan istri tercinta,  Syeni Netty Tendean (60), tiga orang anak dan enam cucu.

Kepada Tribun Manado di rumah duka semalam, Iche, salah seorang anggota  keluarga Mailangkay mengatakan, almarhum kemungkinanan dikebumikan di kampung halamannya di Romboken. "Tapi saya belum tahu karena tergantung keluarga," kata Iche.

Tetty: Saya Mengampuni Mereka

Tetty Paruntu
* Proses Hukum Jalan Terus

"Nama saya dan keluarga besar saya dicemarkan dengan fitnahan itu, sehingga saya akan melakukan perlawanan."
  - Bupati Minahasa Selatan Tetty Paruntu -

MANADO, TRIBUN -   "Selaku umat yang percaya, saya telah mengampuni mereka. Namun,  proses hukum akan tetap ditempuh," kata Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Tetty
Paruntu kepada Tribun Manado usai acara pesta ulang tahun anaknya di Manado Convention Centre, Minggu (11/3) malam.

Tribun secara khusus mewawancarai Bupati Minsel itu sejak dia dilaporkan LSM Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) ke Polda Sulawesi Utara (Sulut), Kamis (8/3), dengan tuduhan menggunakan ijazah palsu saat mengikuti pemilukada Minahasa Selatan tahun 2010. 

Menurut Tetty Paruntu, tudingan itu  merupakan fitnah yang sengaja diembuskan segelintir oknum yang kalah bertarung dalam pemilukada dua tahun lalu. "Saya katakan bahwa tudingan itu tidak benar," tegasnya.

Ismiyati Terima 7 Ribu Dollar

* Nazar Yakin Bisa Gantung Anas di Monas

JAKARTA, TRIBUN -  Ketua DPC Partai Demokrat (PD) Bualemo, Provinsi Gorontalo, Ismiyati Saidi mengakui adanya aliran dana untuk pemenangan Anas Urbaningrum menjadi ketua Umum Partai Demokrat pada Mei 2010. Dia telah menerima dana sebesar 7 ribu dollar Amerika Serikat  atau sekitar Rp 63,8 juta dari Eva selaku staf Nazaruddin.

Rinciannya, lanjut Ismi, dia mendapat 2 ribu dolar pada putaran pertama di Hotel Aston. Kemudian, ia menerima 5 ribu dollar pada pemilihan Ketua Umum PD pada putaran kedua.
Ismiyati mengungkapkan hal itu saat bersaksi untuk terdakwa Nazaruddin di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (12/3/2012). 

Melinda Jacqueline: Rumus Cepat

Melinda
MENJADI guru bukan pekerjaan mudah. Saat mengajar, seorang mesti menggunakan teknik-teknik khusus agar pelajaran mudah dicerna para peserta didik.

Melinda Jacqueline memiliki cara sendiri. Metode yang gunakan Melinda yang kini mengajar sebagai guru Fisika di Lembaga Bimbingan Belajar Ganesha Manado disebut the king atau metode rumus cepat. Menggunakan metode ini biasanya siswa lebih cepat mencerna dan memahami pelajaran.

"Meski telah menggunakan metode rumus cepat tetapi tidak dipahami juga, maka  kita ajak diskusi. Biasanya siswa itu malu bertanya di depan kelas yang banyak orang. Kita lakukan pendekatan dalam bentuk diskusi," ungkap wanita kelahiran Jakarta 4 Desember 1986 kepada Tribun Manado, Senin (12/3/2012).

Dalam metode diskusi,  Melinda yang senang menari dan membaca dengan motto hidup Ora Et Labora  merasa nyaman dan lebih dekat dengan siswa-siswi.

Habiskan Waktu Lebih Lama di Kantor

* Abdul Haris Ringkus Pembobol ATM

Menjadi karyawan BNI menjadi kebanggan tersendiri bagi lelaki bernama lengkap Abdul Haris atau sering dipanggil Ais.

SEJAK diterima sebagai staf sekuriti atau  satpam  Bank BNI tahun 2010, pemuda kelahiran Tidore, Maluku Utara 14 Agustus 1989 itu sangat bersyukur. Dia enjoy menjalankan tugas, berusaha memberikan yang terbaik bagi perusahaan.

Apalagi Ais bekerja dalam lingkungan yang sangat kondusif. Rekan-rekannya pung mendukung dan bisa bekerja sama dengan baik. Kerja sama tim yang solid itu membuat Ais tidak merasa bosan atau capek bertanggungjawab sebagai sekuriti.

Model Cantik Itu Belum Mahir Menyetir

* Tewas Terpanggang Usai Pesta Ulang Tahun

JAKARTA, TRIBUN - Model cantik Olivia Dewi (17)  yang tewas terpanggang di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, Sabtu (10/3) dinihari belum mahir mengemudi.

James Artur, paman Ollivia, menuturkan biasanya Olivia tidak mengemudikan mobil sendiri. "Biasanya nggak nyetir sendiri. Dia dianggap keluarga kurang oke nyetir," kata Artur. Olivia bersama temannya, Joy Sebastian, pada Sabtu sekitar pukul 03.00 WIB menumpang mobil bernopol B 60 GOH.

Mobil yang dikemudikan Olivia melaju kencang menuju arah Bundaran HI sebelum menabrak tiang reklame dan terbakar di depan Wisma Graha Tantana-Jakarta. Olivia tewas terbakar dan rekannya, Joy Sebastian alami luka bakar di sekujur tubuh.

Tuhan Masih Sayang Kami


*  Ratusan Nyawa di Kombos Barat Terancam

MANADO, TRIBUN - Kondisi tidak menentu dialami Keluarga Kolakia-Antahari pasca longsor yang menimbun sebagian rumahnya di Kelurahan Kombos Barat, Kecamatan Singkil Barat, Manado, Jumat (9/3). Mereka dihantui rasa takut akan datangnya longsor susulan.

Ditemui Tribun Manado, Sabtu (10/3) siang, Rafles Kolokia terlihat cemas. Sesekali ayah dua orang anak ini memandangi puing-puing rumahnya. Bukan hanya rumah tapi perabotan seperti kursi, tempat tidur dan meja ikut hancur.

Ditemani sang adik Moni Kolokia, ia bertutur tentang kesulitan yang tengah dialami. Rafles tidak menampik bencana longsoran menimbulkan trauma bagi istri dan anak-anaknya. "Mereka terpaksa berteduh di rumah kerabat terdekat," katanya.

Lin tak Putus Asa Mencari Jimmy

Sudah lebih dari sebulan bocah berusia 11 tahun, Jimmy Tjuendra Kusuma hilang dari rumah. Sang ibu tak putus asa mencarinya dengan berbagai cara.

TJEN Fui Lin,  warga Kelurahan Pinaesaan, Kecamatan Wenang, Kota Manado masih yakin bisa menemukan anaknya yang hilang sejak meninggalkan rumah 7 Februari 2012  lalu. Keyakinan bahwa Jimmy masih hidup merupakan sumber kekuatan  Tjen Fui Lin.

Berbagai cara telah ditempuh Lin dan suaminya Kasim Juhendra Kusuma (52) untuk mengetahui keberadaan Jimmy. Sejak Jimmy hilang  saat pamit untuk bermain game online di warnet Februari lalu, mereka telah menyebarkan pamflet yang berisi foto diri serta ciri-ciri fisik Jimmy. Media massa di Kota Manado pun ikut menyebarluaskan informasi kehilangan Jimmy.

Tetty Meneteskan Air Mata

Segera Lapor LSM GNPK ke Polda Sulut

MANADO, TRIBUN -  Air mata menetes membasahi pipi Bupati Minahasa Selatan (Minsel), Tetty Paruntu saat dia didoakan sejumlah Hamba Tuhan pada peringatah HUT ke-18 anaknya di Manado Convention Centre (MCC), Minggu (11/3) malam,
Dalam doa usai acara tiup lilin  HUT anaknya Adrian Jopie,  hamba Tuhan meminta diberikan kekuatan kepada Bupati Minsel itu dalam menghadapi setiap cobaan yang merintangi kepemimpinanya di Kabupaten Minsel.  Seperti diwartakan, LSM GNPK pada Kamis (8/3) mendatangi Mapolda Sulawesi Utara melaporkan penggunaan ijazah palsu Tetty Paruntu dalam mengikuti pemilukada Minahasa Selatan tahun 2010.  Ketika masalah ini mengemuka, Tetty Paruntu sempat tidak enak badan dan memilih curhat lewat akun facebook miliknya.

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...