
ANAK SoE kena batunya saat hari raya Natal 2009 yang lalu.
Gara-gara urusan di Kupang yang tidak bisa dia tinggalkan, Anak SoE
tidak sempat bersilaturahmi dengan orangtua angkatnya di SoE, ibukota
Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS). Padahal dia mendapat hak libur
Natal selama empat hari.
"Saya akhirnya memilih kirim ucapan Natal via SMS saja kepada orangtua
angkat yang membesarkan dan menyekolahkan saya sampai sarjana. SMS itu
malah jadi bumerang. Bapa dan Mama angkat tidak kasi muka. Telepon dan
SMS tidak dijawab. Belakangan baru saya tahu mereka marah besar karena
waktu Natal, saya tidak ke sana bersama istri dan anak," kata Anak SoE.









































