Tampilkan postingan dengan label Herman Darmo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Herman Darmo. Tampilkan semua postingan

Jumat, 17 Juli 2020

Pria Berjin Biru Itu


Saya dan Herman Darmo (kanan) 2019
Oleh Dion DB Putra

Jin. Warnanya biru. Berpadu kemeja lengan pendek yang ujungnya dibiarkan berjuntai. Jarang amat dia memasukkannya ke dalam celana panjang.

Kakinya pasti berbalut sepatu, jenis sporty lazimnya. Bukan sepatu formal resmi. Satu lagi asesoris harian yang tak pernah ketinggalan yaitu tas model ransel.

Fashionable sekali sih tidak, tapi penampilannya selalu good looking. Fresh. Memberi spirit bahwa usia boleh tua tetapi semangat tidak mesti menua apalagi redup berderai.

Ini secuil kenangan tentang seorang pria berjin biru. Sejak dulu saya menyapanya Om.

Om Herman Darmo, Kuat dugaan biru adalah warna idolanya.

Selasa, 24 September 2019

Pria Berjins Biru Itu


Jakarta 18 Septermber 2019
PANGGILAN suara tak terjawab itu tercatat di ponselku pada pukul 17.40 Wita hari Kamis 19 September 2019.  Saya buru-buru mengirim pesan WA singkat, “Siap, Selamat Sore Om” diakhiri emotion minta maaf karena tidak sempat merespons langsung panggilan telepon tadi.

Dua menit kemudian beliau mengirim pesan balasan lewat WA.  Saya tersenyum  membaca isinya. “Oh, Terima kasih banyak Om” jawabku. Hanya begitu. Mau menambahkan lagi, tapi saya kok seolah kehilangan kata-kata. Yah sudah, Om Herman pasti memahami, kataku membatin!

Beri surprise. Begitulah gaya khas Om Herman Darmo.  Perhatiannya tak pernah surut kepada kami anak buahnya.  Bukan semata soal materi, tapi sentuhan kasih kemanusiaan itu yang tak ternilai.

Bagi saya beliau itu tidak sekadar  seorang pemimpin dalam garis hirarkis pekerjaan dan perusahaan yang kaku.  Beliau adalah juga orang tua, guru dan pendidik yang membimbing dan mengayomi.


Kamis, 19 September 2019

Tribun Meniti Buih Perubahan


Palmerah, 18 September 2019
Tak mudah memang meniti buih perubahan zaman. Namun, Tribun takkan mundur. Kami akan terus mendayung perahu besar ini mengarungi gelombang bahkan badai sekalipun.

Ikhtiar kecil melalui Tim Ombudsman sudah bergerak sejak 8 Mei 2019. Kurang lebih 20 telaahan dan rekomendasi yang kami berikan kepada pimpinan unit hingga pimpinan tertinggi.

Respons baik.  Semua bergerak menuju Tribun nomor satu, tidak hanya pengunjung, tapi yang tak kalah penting kualitas kontennya.

Konten yang taat dan tertib berbahasa, taat hukum dan etika, akurasi fakta dan data, tidak berselera rendah dan ramah terhadap SARA.

Sidang Ombudsman Tribun bersama petinggi Tribun di Palmerah Jakarta, 17-18 September2019 menyusun agenda aksi konkret demi membenahi mutu konten sekaligus memperkokoh komitmen dan sikap kerja profesional.

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...