Kamis, 22 Juli 2021
"Sakramen Penghibur" Bernama Bola
Solusi Pers Mengatasi Masalah Bangsa
![]() |
| cover depan |
Pangan dan Hukum SPITZ
Oleh Tony KledenTragedi De Kuip
![]() |
| Italia juara Euro 2020 |
Euro adalah jalan sengsara bagi Squadra Azzurra. Jejak pilu berurai air mata dalam penggalan waktu lebih dari lima puluh tahun. Derita setengah abad yang belum berujung.
Setelah pesta gemerlap 1968 berkat kemenangan 2-0 atas Yugoslavia, dua kali Italia mencapai tangga puncak Piala Eropa. Namun, kegetiran menyelimuti justru ketika hampir semua orang yakin mereka meraih trofi juara.
Di antara via dolorosa Gli Azzurri, tak ada yang lebih perih ketimbang tragedi De Kuip.
Sayatan sembilu itu masih membekas utuh di hati Paolo Maldini Cs meskipun sudah lebih dari seratus purnama berlalu.
Ibu yang Malang
![]() |
| Dion dan Bukunya |
Inggris adalah tanah air sepak bola, ibu yang melahirkan cabang olahraga terpopuler di Bumi.
Seluruh dunia tahu tentang hal itu secara baik. Sejarah bola mencatatnya dengan tinta emas dan segala orang menerima tanpa prasangka.
Tetapi Inggris adalah ibu yang malang, dan tidak bahagia. Ibu yang kesepian karena sang anak pergi sangat lama, bertualangan terlampau jauh hingga ke mana-mana.
Begitu mesra mengasihi dan dikasihi oleh segala bangsa, sehingga ia lupa pulang ke pangkuan ibu kandung yang melahirkannya.
Memang, pada suatu penggalan masa yang sudah lama sekali, anak bandel itu sempat pulang ke pangkuan ibunda. Tahun 1966, Britania yang menjadi tuan rumah World Cup menyanyikan tembang football coming home.
Koor itu sungguh terbukti ketika Geoff Hurst dkk menumbangkan Jerman Barat 4-2 pada final tanggal 30 Juli 1966. Jules Rimet, trofi resmi Piala Dunia 1966 direbut Inggris.
In Memoriam Valentino Luis
Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...




