Jumat, 20 Juli 2012

Kegagalan Negara Singkong

CARILAH ironi yang mencabik-cabik harga diri bangsa agraris-maritim dan itu kita  temukan di negeri tercinta ini. Di abad ke-21 yang seharusnya kita lebih tangguh, lebih cerdas dan lebih bermartabat. Faktanya Indonesia terus melapuk karena salah urus, karena pemimpin lebih suka ribut ketimbang berpikir tentang kesejahteraan umum.

Sekadar urusan isi perut pun kita  tidak sanggup menghasilkannya dari tanah sendiri. Kita bergantung dari hasil kerja bangsa lain yang bahkan luas lahan pertanian serta lautnya cuma sejengkal.

Oh My God. Apa yang salah dengan Indonesia? Bayangkan saja dalam kurun waktu lebih dari 15 tahun untuk kebutuhan pangan rakyat negeri tropis yang kaya sumber daya alam ini bergantung dari impor. Sejak lama  Indonesia dikenal sebagai negara pengimpor  beras, garam, kedelai, daging, gula, garam, susu dan buah- buahan.  Paling menggelikan kejadian terakhir. Pemerintah Indonesia  mengimpor singkong dari Vietnam dan China.

Benar-benar berita pilu buat petani Indonesia. Bukan hanya beras, gula dan garam asing yang menyerbu pasar domestik. Hasil pertanian sekelas singkong pun harus bersaing keras   menghadapi gempuran produk impor yang pasti harganya lebih murah. Pemerintah sungguh mau enaknya saja.   Untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri kran impor dibuka selebar-lebarnya. Silakan mekanisme pasar yang bekerja. Yang kalah bersaing pasti terjungkal.

Pemerintah tidak berpikir sebaliknya yaitu membangun bidang pertanian dengan sungguh-sungguh agar kebutuhan pangan dalam negeri bisa kita penuhi dari kebun sendiri.   Dari jumlah total penduduk Indonesia, sekitar 75 persen hidup dari pertanian. Maka betapa apesnya nasib mayoritas rakyat negeri ini. Yang disebut pemerintahan  pro rakyat hanyalah jargon. Sekadar pemanis bibir  politisi yang dalam praktiknya hanya berpikir untuk kepentingan diri sendiri dan kelompoknya.

Kaum cerdik cendekia sudah mengingatkan beribu kali bahwa salah satu ciri negara gagal adalah kebutuhan pangan bergantung dari impor.  Bukankah hari-hari ini Indonesia sedang berziarah dengan lekas menuju negara gagal? 

Kalau ada yang berteriak nyaring bahwa warning negara gagal itu berlebihan, sebaiknya tutup mulut karena sekadar singkong dan garam pun kita impor. Laut kita paling luas di Asia. Eh, garam saja dipasok dari luar. Singkong itu tanaman Nusantara yang menghidupkan anak Indonesia  sejak abad ke-15. Di awal abad ke- 21, pemerintahnya malah mengimpor dari negara tetangga. Kemunduran mengerikan!

Bagaimana dengan kita di Sulawesi Utara, di  bumi Nyiur Melambai yang mendapat anugerah dari Tuhan lewat alam yang subur? Berkatalah jujur Kawanua. Tak banyak lagi petani di Sulut yang berkebun singkong. *

Sumber: editorial Tribun Manado 19 Juli 2012 hal 10

Senin, 16 Juli 2012

Omset Puluhan Juta per Hari

* Geliat Pasar Ramadhan di Kotamobagu
 
Setiap bulan Ramadhan, geliat perekonomian warga Kampung Baru, Kelurahan Kotobangon sangat  terasa. Omset per hari puluhan juta rupiah.

HARI Sabtu (14/7/2012) siang,  Hartono Goniobala tampak cermat memperhatikan empat pria yang sedang membuat meja panjang di sisi Jalan Sugiono, Kotamobagu. Los tersebut memanjang dari sisi mini market hingga tikungan di depan RS Datoe Binangkang. Los tambahan juga telah dibuat di depan bekas toko onderdil yang terbakar beberapa waktu lalu.

Warga Borong Daging Sapi dan Ayam

*  Jelang Ramadhan Harga Merangkak Naik
*  Pedagang Beras Bingun Mau Jual Eceran

MANADO, TRIBUN - Menjelang bulan Ramadhan, harga sejumlah bahan kebutuhan pokok (sembako) di berbagai daerah di Sulawesi Utara (Sulut) merangkak naik. Bahkan ada yang kenaikannya sudah mencapai 100 persen.
Kenaikan harga sangat terasa di Kotamobagu.   "Beberapa minggu lalu harga daging ayam satu ekor Rp 25 ribu yang kecil, sementara yang besar Rp 34 sampai 40 ribu satu ekor. Tapi sekarang harganya mencapai Rp 60 ribu per ekor," ujar Emon Mamonto, warga Desa Moyag, Sabtu (14/7/2012).

Tombeng-Lumentut Makan Bersama

* DPP Demokrat Akan Putuskan Cabup Minahasa

MANADO, TRIBUN -  Demikian Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demkorat  Minahasa, Denie Tombeng dan beberapa pengurus makan bersama Ketua DPD Partai Demokrat Sulawesi Utara (Sulut) di sebuah restoran siap saji di Manado, Sabtu (14/7/2012) malam.
Denie Tombeng   tampak berbincang serius dengan  Vicky Lumentut. Lumentut yang juga menjabat  Wali Kota Manado terlihat memberikan beberapa arahan kepada  Tombeng dan rombongannya dari Tondano.
Menjawab pertanyaan Tribun Manado usai makam malam bersama  Tombeng, Lumentut mengatakan Tombeng menempati posisi teratas menurut hasil survei  Lembaga Survei  Indonesia (LSI) terhadap calon bupati (cabup) Minahasa yang dilaksanakan Partai Demokrat.

Puluhan Kilogram Narkoba Masuk Manado

TONDANO, TRIBUN - Ini warning bagi masyarakat Manado dan sekitarnya. Berdasar catatan Badan Narkotika Nasional, Manado menjadi sasaran empuk mafia obat-obatan terlarang. Bahkan menurut Deputi Pemberantasan BNN, Brigjen Dr Benny J Mamoto, ada jatah hingga puluhan kilogram narkoba tiap bulan yang dikirim mafia ke Manado.

"Ini angka yang sangat besar. Ini menunjukkan Manado sudah menjadi sasaran pasar narkoba. Kami dari BNN sudah mengincar dan tinggal menunggu waktu untuk menggulung jaringan ini," kata Benny Mamato dalam wawancara khusus dengan Tribun Manado di Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara, Minggu (15/7/2012).

Sarundajang Terharu

- Raih Gelar Doktor HC dari UIN Maliki Malang

MANADO, TRIBUN - Gubernur Sulut, Dr Sinyo Harry Sarundajang menorehkan sejarah  menerima gelar Doktor Honoris Causa (Dr HC) dari Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim  (UIN Maliki) Malang, Sabtu (14/7/2012). Ini jadi sejarah, karena Sarundajang seorang Kristiani pertama yang mendapatkan gelar kehormatan tersebut dari UIN Maliki Malang.

Sarundajang membawakan orasi ilmiah Kepemimpinan Dalam Masyarakat Majemuk dalam Sidang Senat Terbuka UIN Maliki Malang. Sarundajang menyatakan,  keberagaman dan kemajemukan merupakan salah satu nilai luhur dan sangat mendasar yang mengikat kita sebagai sebuah negara-bangsa. 

Ratna Mariana Promosikan Bunaken

BANYAK yang mencibir Bunaken karena sampah mulai merajalela di kawasan wisata nasional yang berlokasi di wilayah Kota Manado, Sulawesi Utara ini. Namun bagi Ratna Mariana, sebagai 1st Runner-up Miss Tourism of Asia 2011, wajah cantik Bunaken tetap mendominasi pandangan matanya.

Hal ini diungkapkannya saat berkunjung ke Bunaken akhir pekan lalu, sehari usai menjadi tamu kehormatan pada acara Pemilihan Nyong Nona Manado 2012. "Bunaken memiliki potensi wisata bahari terutama underwater yang luar biasa. Nah, menurut aku yang dikatakan pariwisata berbasis masyarakat sudah diimplementasikan di Bunaken ini. Hanya saja harus disadari untuk menjaga dan mengembangkan kawasan ini bukan hanya tugas pemerintah tapi tugas kita semua," ungkap gadis muda yang juga menyandang gelar 2nd runner up Putri Pariwisata Indonesia 2011 ini kepada Tribun Manado, Minggu (15/7/2012).

Vox Populi Facebook

Kebakaran hebat terjadi di Tanjung Batu. Apa saran Anda untuk manajemen kebakaran yang lebih profesional di Kota Manado?

Nixon Tambuwun: Sebaiknya Mobil Pemadam kebakaran minimal 2 mobil Pemadam kebakaran stand by di setiap Kantor Kecamatan...setiap rumah menyediakan pemadam kebakaran. Akan lebih bijaksana mencegah bahaya kebakaran untuk lebih berhati - hati mengunakan listrik harus standar PLN...kompor gas penggunanya harus hati - hati.semoga

Jack Manimpurung: Minta ke pemerintah pusat mobil pemadam kebakaran yang baru karna yg lama so dapa sayang ja lia..

Rudy Yakin Prisilia Sembuh

* Bayi Hidrosefalus Balik ke Manado


Anda masih ingat  penderita hidrosefalus, Prisilia Megawati Takalao? Bayi itu telah kembali ke Manado setelah menjalani pengobatan di RSCM Jakarta.


RAHMA Hassan, ibu dari Prisilia Megawati Takalao (3) terkejut. Layar di laptop milik seorang dokter RS Cipto Mangunkusumo (RSCM)  Jakarta menunjukkan kondisi otak  Ega - panggilan akrab Prisilia. Di situ terlihat bagaimana parahnya kondisi otak buah hatinya.

Novi Selamatkan Anaknya

* Api Ludeskan 8 Rumah di Tanjung Batu
* Juga Kantor Disbudpar Sulut dan 2 Gedung SD

MANADO,TRIBUN- Wajah Novi Mebinta (41) terlihat lesu ketika menyaksikan rumah tinggalnya di  Tanjung Batu, Lingkungan IV, Kecamatan Wanea  Manado dilalap jago merah, Senin (1/7/2012) sekitar pukul 02.15 Wita. Namun, Novi merasa bersyukur lantaran dia sempat menyelamatkan dua anaknya dari dalam rumah.

Kobaran api meludeskan delapan rumah penduduk,  gedung SD Negeri 08 dan SD Negeri  17 Manado serta Kantor  Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Kesedihan Novi  tak tertahankan menatap rumah peninggalan mertuanya  telah rata dengan tanah.
Novi trenyuh  menyaksikan kobaran api yang tengah melalap rumah mereka.

Jabatan Menag Digoyang

* Korupsi Al Quran Rp 35 M

JAKARTA - Jabatan Menteri Agama Suryadharma Ali digoyang, menyusul terbongkarnya dugaan korupsi pengadaan Al Quran di Kemenag Rp 35 miliar. Suryadharma dianggap paling bertanggungjawab ternodanya institusi yang mengurusi agama dari gurita korupsi.
Tak hanya para alim ulama dan pemuka agama yang gusar, publik di Tanah Air yang terkejut menuntut penegakan hukum yang tegas dan pemulihan fungsi dan peran Kemenag secara benar.  Pemuda Persatuan Umat Islam (P3UI) menggugat tanggungjawab Menag. "Kami mendesak Suryadharma Ali sebagai menteri agama bertanggungjawab, dan meletakkan jabatannya demi menjaga wibawa Kemenag," tegas Ketua Umum Pemuda Persatuan Umat Islam (PPUI), Iman Budiman di Jakarta, Minggu (1/7/2012).

 Tuntutan meletakkan jabatan Menag itu merupakan keutamaan sikap PPUI merespon kasus korupsi pengadaan Al Quran yang diduga melibatkan pejabat Kemenag dan H Zulkarnaen Djabar, anggota Komisi VIII DPR dari Partai Demokrat.

Ibas Tunggu Demokrat

- Deklarasi Ical sebagai Capres 2014

SENTUL, TRIBUN -  Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie menorehkan sejarah di pentas politik negeri ini. Pria yang akrab disapa Ical itu dideklarasikan kali pertama sebagai calon presiden oleh partainya, Minggu (1/7/2012) di  Internasional Convention Centre (SICC) di Sentul, Jawa Barat.

Tak pelak, sejumlah nama calon pendamping pun sempat beredar. Raja Yogyakarta yang juga Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan HB X menolak usulan sejumlah kader agar mendampingi Ical di Pilpres 2014.

Kapolda Janji Sikat Koruptor

HUT ke-66 Bhayangkara--upper merah


MANADO, TRIBUN - Puncak peringatan HUT ke-66 Bhayangkara di Sulawesi Utara dilangsungkan di Mapolda Sulut dalam sebuah upacara, Minggu (1/7/2012).

Usai upacara, Kapolda Brigjen Dicky Atotoy mengatakan, ulang tahun kali ini diharapkan menjadi tonggak sejarah perubahan Polri ke arah yang lebih baik. Untuk itu harus dilakukan evaluasi diri.

"Hari ulang tahun Polri yang ke-66 adalah hari bagi kita untuk mengevaluasi kinerjanya polisi," kata Atotoy.

Harian Pos Kupang Digugat Mantan Karyawannya


Senin, 16 Juli 2012 | 10:26
Ilutrasi Harian Pos Kupang [kompas] Ilutrasi Harian Pos Kupang [kompas]   

Berita Terkait

    Harian Pos Kupang Digugat Rp 6,9 Miliar

[KUPANG] Manajemen Harian umum Pos Kupang, koran harian pertama yang terbit di Nusa Tenggara Timur (NTT), kini berurusan dengan hukum. Tony Kleden, salah seorang wartawan yang 16 tahun bekerja di harian di bawah Kompas Gramedia Grup itu dengan jabatan terakhir sebagai redaktur pelaksana, menyeret manajemen harian ini ke Pengadilan  Hubungan Industrial Kupang karena tidak membayar pesangon setelah harian ini memberhentikannya. 

Sengketa perusahaan dan pekerja ini mulai disidangkan Senin (16/7) hari ini. Kepada wartawan di Kupang, Senin (16/7) pagi, Tony menjelaskan, dengan terpaksa harus menyeret manajemen Pos Kupang ke Pengadilan Hubungan Industrial karena anjuran mediator dari Dinas Tenaga Kerja Kota Kupang, tidak dipenuhi oleh Pos Kupang. Manajemen Pos Kupang bersikeras memberhentikannya tetapi tidak mau membayar pesangon sebagai hak pekerja  sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Tenaga Kerja.

Sabtu, 14 Juli 2012

Hanya Supit yang Sumringah

Temuan  BPK

* Kabupaten Sangihe
Indikasi Kerugian Negara: Rp 1.880.979.775
Total Temuan Rp: 7.676.046.901

* Kabupaten Bolmong
Indikasi Kerugian Negara: Rp 2,599,798
Total Temuan: Rp 59.855.866.713

* Kota Tomohon
Indikasi Kerugian Negara: Rp 2.765.337.221
Total Temuan: Rp 3.183.506.607

* Kabupaten Sitaro
Indikasi Kerugian Negara: Rp 198.195.691
Total Temuan: Rp 941.383.194

* Kabupaten Boltim
Indikasi Kerugian Negara: Rp 3.848.988.449
Total Temuan: Rp 6.225.259.009

Sumber: BPK Perwakilan Sulut

Tombeng tak Mau Sesumbar

* Verifikasi Calon  PDIP Selesai  Hari Ini


TRIBUN,  TONDANO - Bakal calon bupati (cabup) Minahasa  dari Partai Demokrat  kemungkinan besar ditetapkan pekan depan karena pelaksanaan survei yang dilakukan LSI  telah berakhir. Demikian Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demkorat  Minahasa, Denie Tombeng kepada Tribun Manado, Kamis (12/7/2012).
Tombeng mengatakan, dia bersama pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat  Sulut  akan berangkat ke Jakarta untuk melakukan pertemuan dengan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat. Dalam pertemuan itu akan ditetapkan cabup yang diusung dalam Pemilukada Minahasa Desember nanti. "Topik utama pertemuan itu untuk membahas penetapan cabup," ujarnya.

Jalan Protokol Bebas Parkir

* Program Lumentut Atasi Kemacetan
* Bangunan Kumuh Akan Dicat

MANADO, TRIBUN - Kota Manado akan genap berusia 389 tahun hari Sabtu 14 Juli 2012. Ada tiga persoalan yang patut dibenahi pemerintah kota (Pemko) Manado yaitu kebersihan, tata kota serta kemacetan arus lalu lintas.

Dalam wawancara khusus dengan Tribun Manado, Kamis (12/7/2012), Wali Kota Manado Vicky Lumentut menjelaskan program serta berbagai langkah yang akan ditempuh pemerintahannya guna mengatasai ketiga persoalan tersebut.

Torang Kanal

* Yesi Hendriani Supartoyo
Buka Bersama Keluarga

BULAN Ramadhan tinggal beberapa hari lagi. Berbagai persiapan dilakukan umat Muslim  mulai dari kesiapan fisik, pikiran dan hati. Setiap orang tentu memiliki cara masing-masing dalam menyambut bulan puasa. Bagaimana dengan  Yesi Hendriani Supartoyo?
"Ramadhan adalah bulan penuh berkat yang memiliki makna tersendiri bagi saya, sehingga akan saya jalani dengan baik," kata wanita kelahiran Manado, 11 Oktober 1989 ini. Penyuka bakso ini mengaku sudah menyiapkan diri untuk menjalani puasa. "Saya saya sudah mempersiapkannya sejak beberapa waktu lalu yaitu dengan menjaga kesehatan fisik, mengonsumsi makanan bergizi dan minum vitamin agar ibadah puasa bisa dilaksanakan dengan baik, " kata wanita yang akrab disapa Echi ini kepada Tribun Manado, Sabtu (14/7/2012).

Mangindaan: Manado Butuh Monorel

* Solusi Atasi Kemacetan di Manado

"Perlu ada angkutan alternatif seperti monorel yang menjadi jawaban atas masalah kemacetan di Kota Manado."
EE Mangindaan 
Menteri Perhubungan RI

MANADO, TRIBUN - Menteri Perhubungan (Menhub) RI EE Mangindaan angkat bicara soal kemacetan arus lalu lintas di Kota Manado. Mantan Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) itu menyarankan pemerintah kota Manado membangun monorel sebagai salah satu solusi mengurai kemacetan.

"Coba Anda bayangkan jika bus, truk dan segala macam kendaraan ada di jalan. Kendaraan itu bertambah menurut deret ukur sedangkan pertumbuhan penduduk bisa menurut deret hitung. Perlu ada angkutan alternatif seperti monorel yang menjadi jawaban atas masalah kemacetan di Kota Manado," kata Mangindaan  usai  Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Manado dalam rangka peringatan HUT ke- 389  Kota Manado, Sabtu (14/7/2012).

Kepala KPP Bogor jadi Tersangka

* Pejabat Pajak tak Jera Korupsi

JAKARTA, TRIBUN  - Kejaksaan Tinggi Jawa Barat menetapkan status tersangka kepada Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Bogor Anggrah Suryo 
dan orang suruhan PT.GEA berinisial E.
Saat dihubungi, Sabtu (14/7), Asisten Pidana Umum Kejati Jawa Barat, Jaya Kusuma  mengatakan kedua tersangka itu sudah ditetapkan statusnya kemarin pagi. "Setelah diperiksa, akhirnya keduanya kita tetapkan sebagai tersangka atas kasus penyuapan," katanya. Anggrah Suryo tertangkap tangan petugas KPK Jumat (13/7). Pimpinan tertinggi pada kantor pajak Bogor itu diciduk ketika menerima uang yang diduga suap senilai Rp 300 juta dari pegawai PT GEA, berinisial E.

Mereka Kasih Kado Lewat Lagu

Semarak Wenang Peduli---upppeerr


Halaman parkir pusat perbelanjaan itCenter penuh sesak. Gelaran Wenang Peduli dalam rangka HUT ke-389 Kota Manado benar-benar luar biasa.

Ketika berkunjung ke Tribun Manado, girl band 7 Icons janji akan tampil heboh menghibur masyarakat Kota Manado dalam merayakan ulang tahunnya. Dan di depan ribuan penggemarnya, Sabtu (14/7/2012) malam di pelataran parkir itCenter, Angela, Grace, Linzy, Mezty, Natly, PJ dan Vanila memenuhi janjinya.

Ribuan warga Kota Manado yang sebagian besar anak baru gede rela berdesak- desakan demi ingin menyaksikan tujuh dara cantik yang terkenal leway tembang Playboy itu.

Riuh sorak-sorai penonton terdengar saat menyambut Angel dan kawan-kawan muncul di atas panggung "Selamat malam Manado," ujar personel 7 Icons serempak menyapa penonton.

Magnet Itu Bernama Afgan

MANADO, TRIBUN - Afgan adalah magnet. Tak percaya? Lapangan Megamas menjadi saksi. Sabtu (14/7/2012) malam, ribuan orang memadati lapangan itu untuk menyaksikan penampilan Afgan dalam perayaan HUT ke-66 Bank BNI 46. 

Para fans yang dikenal dengan sebutan Afganisme itu terus meneriakkan nama Afgan yang tak muncul-muncul di atas panggung. Pemandu acara pun piawai memainkan rasa penasaran penonton.

Bahkan, CEO BNI Wilayah Manado, Emil Ermindra yang selalu tampil keren ikut- ikutan memanaskan suasana dengan berjoged bersama karyawan BNI. Dan melihat penonton yang makin penasaran, barulah MC memanggil Afgan.

"Kita akan bersenang-senang sambil melihat penampilan Afgan. Mana suaranya untuk Afgan...," kata MC yang disambut sorak-sorai meriah.

Community

* Komunitas Levitasi Hore Manado
Model Terlihat seperti Melayang


Komunitas Levitasi Fotografi Indonesia kini hadir di Kota Manado yang dikenal dengan nama Levitasi Hore Manado. Di sini  diajarkan teknik bergaya dan mengambil foto terhadap objek sehingga terlihat seperti melayang

KETUA Komunitas Levitasi Hore Manado, Trina Tallei mengatakan, Komunitas Levitasi Hore Manado merupakan komunitas pecinta fotografi tetapi dengan hasil karya mereka agak berbeda dari biasanya.
"Foto levitasi dilakukan oleh model yang melompat dan membuat pose seolah-olah model itu tampak melayang. Hasil foto levitasi terlihat lebih natural tanpa diedit," ujarnya kepada Tribun Manado, belum lama ini.

Smart Mom

* Ria Christiani N Stirman
Perkenalkan Lingkungan ke Anak

Meningkatkan rasa percaya diri pada anak tidak semudah membalik telapak tangan. Peran orangtua sangat menentukan.

KARENA itulah, Ria Christiani N Stirman menanamkan rasa percaya dini terhadap anaknya sejak dini. Bagi ibu ini  rasa percaya diri anak akan berguna sepanjang hidup. Rasa percaya diri menguatkan motivasi ke seseorang agar tetap survive dalam kondisi berat.

Cooking

Menu Unggulan
- Tomyam Seafood
- Kepala Kakap Bakar
- Goropa Woku
- Paket Oci
- Goropa Steam.


* Kuliner di Kopitiam Cafe
Sajikan Empat Menu Unggulan /// Jdl


Cafe yang menawarkan Seafood terus menjamur di pusat Kota Manado. Namun, Seafood dengan racikan bumbu yang pas, dan Oriental tak ada salahnya mencoba di Kopitiam Cafe.

DI Kopitiam Cafe sebenarnya menyediakan banyak makanan berbahan dasar Seafood. Tapi ada empat menu unggulan yang menjadi ikon di cafe tersebut. Di antaranya, Tomyam Seafood, Kepala Kakap Bakar, Goropa Woku, Paket Oci, dan Goropa Steam.

Smart Youngsters

Lapangan Pekerjaan Belum Merata

Sulitnya mendapatkan pekerjaan memicu meningkatnya pengangguran. Selain itu sumber daya setiap orang juga menentukan cepat lambatnya mendapatkan pekerjaan.

KONDISI ini yang membuat pengangguran menjadi satu di antara persoalan krusial di negeri ini termasuk di Sulawesi Utara (Sulut). Menyikapi fenomena ini ketuju tamu Smart Youngsters Edisi Minggu Tribun Manado kali ini memberikan pendapat.
Edwin Triwiyono, satu dari tamu Youngsters mengatakan, angka pengangguran dapat diatasi dengan cara membuka lapangan pekerjaan.

Smart Woman

Biofile:
- Nama: Grace Nova Ngantung
- TTL: Tomohon 1 September 1980
- Hobi: Makan,  film Korea
- Makanan Favorit: Tinutuan
- Minuman favorit: jus sirsak
- Jabatannya: Sales Manager Sintesa Peninsula Hotel


Tak Suka Tunda Pekerjaan /// Jdl


Menjadi wanita karier harus mampu mengatur waktu dengan baik.  Jika tidak maka semua aktifitas akan terhambat. Caranya sebenarnya mudah yakni, melakukan perencanaan semua kegiatan dengan matang.

HANYA memang banyak orang menganggap perencanaan dalam mengatur waktu merupakan hal sepele. ''Akhirnya hal yang dianggap sepele ini membuat kita pusing sendiri, '' ujar wanita bernama lengkap Grace Nova Ngantung saat ditemui Tim Edisi Minggu Tribun Manado, Sabtu (14/7).

Health

* Pakar Kecantikan dr Viena Mengko //
Rahasia Kecantikan Alami /// Jdl


Memiliki kulit wajah muda, cantik dan awet erat kaitannya dengan kesehatan tubuh. Namun, rahasianya sebenarnya tubuh harus mempunyai nutrisi dan gizi cukup dengan olahraga teratur. Selain itu, gaya hidup juga mempengaruhi.

PATUT diingat kata dr Viena Mengko, Dokter Kecantikan di Yokoverra Health and Beauty Center, seseorang terlihat cantik bukan hanya karena kepribadian, dan sikap. Melainkan fisik juga harus segar, dan terawat.

Rendevouz

* Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara (ISBSU)
Wow... Ada Terompet Raksasa /// Jdl


Ada satu kawasan seluas tiga hektar di Perkebunan Padior, di Desa Talikuran, Kecamatan Tompaso telah menjadi pusat pengembangan kebudayaan Minahasa. Tempat itu bernama Yayasan Institut Seni Budaya Sulawesi Utara (ISBSU).

SUASANA tenang dan asri begitu terasa saat melangkah melewati gerbang besar yang terbuat dari kayu. Semua pengunjung yang datang ke lokasi ISBSU pasti akan langsung melihat satu terompet raksasa yang berdiri kokoh di tengah kawasan tersebut.

Home Living

* Keluarga Drs Max Rembang-Kaparang \\
Terinspirasi saat Membaca Buku Design Interior ///Jdl


Saat ini rumah bukan lagi hanya sekadar tempat tinggal, melainkan sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Karena itu, membangun rumah semakin mempertimbangkan keindahan dan estetika.

RUMAH juga harus dibuat dengan baik agar penghuninya betah menempatinya. Saat ini tersedia berbagai macam bentuk, dan model rumah tinggal.
Drs Max Rembang Msi, dosen Ilmu Komunikasi Fisip Unsrat, mengaku, sewaktu membangun rumah terinspirasi melalui buku-buku design interior, dan eksterior rumah yang dibacanya. Keluarga Rembang-Kaparang, membangun rumah mengikuti tipe Mediteranian.

Senin, 21 Mei 2012

Orangtua Michel Kesulitan Biaya

*  Derita Bayi tak Miliki Pori-Pori
 
Anda yang berkenan membantu silakan kontak Meili 081244061233  atau hubungi di alamat Desa Esandom Kecamatan Tombatu Timur Minahasa Tenggara. 

RATAHAN, TRIBUN - Kulitnya putih bersih, senyumnya  menawan, tapi siapa pun yang melihatnya langsung paham bahwa Michel,  bayi esandom kelahiran 4 Juli 2010 ini menahan sakit luar biasa. Ya, kepala Michel membesar ke kiri dan ke kanan dua kali lipat dari ukuran bayi seusianya. Ia tak sanggup berdiri.

Mandagi Pakai Uang Pribadi

*  Liow: Minim Dana Akibat Salah Perencanaan
*  Peraih Emas Dapat Bonus Rp 100 Juta

MANADO,TRIBUN - Minimnya dana menjadi salah faktor yang mengganggu persiapan atlet Sulawesi Utara (Sulut) menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) di Riau bulan September 2012. Meski demikian para atlet yang telah lolos ke  PON tetap disiplin berlatih. Bahkan ada atlet yang mengeluarkan dana pribadi agar latihannya tidak terhambat seperti dialami atlet terjun payung Pingkan Mandagi.

"Saat ini kami sedang melakukan pemusatan latihan daerah (pelatda) untuk mempersiapkan atlet mengikuti PON di Riau," kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sulut,  Steven E Liow, di ruang kerjanya, Senin (23/4).Dikatakannya, pelatda ini akan dilakukan selama lima bulan mulai bulan April hingga Agustus 2012.

Christine Chen: Suka yang Alami

INDONESIA merupakan salah satu negara di dunia yang sangat kaya sumber daya alamnya. Banyak jenis tumbuh-tumbuhan di negeri tropis ini yang bisa dijadikan sebagai obat. Obat alami tanpa efek samping itulah yang disukai Christine Chen.

"Saya lebih suka yang alami karena lebih aman digunakan dan tidak menyebabkan efek samping. Khasiatnya juga tahan lama, asalkan kita rutin menggunakannya," kata Christine kepada Tribun Manado, Senin (23/4).

Fornita Jualan Ubi Sejak Jam Tiga Dinihari

* Perempuan-perempuan Tangguh di Pasar Bersehati
 
Tak perlu jauh melanglang untuk menemukan perempuan-perempuan tangguh. Datanglah ke Pasar Bersehati Manado. Niscaya Anda bisa menemukan mereka yang bekerja keras demi asap dapur tetap mengepul.

KETIKA banyak orang masih lelap di peraduannya,  Fornita Madak dan Shanty Tomolango justru telah memulai aktivitas mereka sebagai penjual di  Bersehati, pasar tradisional terbesar di Kota Manado. "Saya berjualan mulai dari jam 3 subuh sampai jam 8 malam, dan itu saya lakukan setiap hari," ujar Fornita kepada Tribun Manado di Pasar Bersehati, Jumat (20/4).

Jumat-Minggu Rapikan Rambut

* Gaya Hidup Eksekutif Muda di Manado

MANADO, TRIBUN - Bagaimana eksekutif muda di Kota Manado menghabiskan waktu luang dan uang mereka? Penelusuran Tribun menemukan fakta menawan. Ada yang kumpul bareng kolega di cafe mewah. Minum-minum, berdiskusi, main biliard atau karaoke. Ada pula yang berolahraga. Yang mirip mereka rutin merawat tubuh minimal merapikan rambut pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu. Wow!

James, satu di antara eksekutif muda Manado  mengatakan, dia dan teman- temannya sering kumpul di Black Canyon, dterace, Exelso dan beberapa tempat ngopi. '' Biasanya kami janjian dulu untuk ketemu di beberapa tempat itu kemudian ngumpul pada waktu yang telah disepakati, biasanya sore, ''ujar James yang selain punya jabatan di pemerintahan juga aktif di organisasi kepemudaan dan gereja.

Mawar pun Terpikat

* Pameran Gaun The House of Goen

MANADO, TRIBUN -  Menikah bagi banyak orang sangatlah sakral dan gaun pengantin merupakan satu sarana penting untuk mewujudkan momen itu. The House of Goen kembali memberikan pilihan menarik. Sebanyak 25 gaun pengantin dengan model Eropa disajikan dalam pameran gaun pengantin bertajuk  The Wedding 2012' di Megamall Manado mulai pukul 19.00 Wita, Sabtu (21/4/2012).

Ruang tengah Megamall  yang biasa digunakan untuk pameran berbagai produk berubah ramai. Panggung berbentuk huruf  T  menampilkan puluhan model cantik dengan balutan gaun dari House of Goen. Semua mata memandang pada setiap sosok yang berlenggak-lenggok di atas catwalk. Sempurna! Ya kata itu yang bisa mewakili pameran gaun pengantin dengan 25 model cantik yang makin anggun dan bersinar dengan berbagai gaun karya House of Goen.

Pamela Indah Bowie: Harap-harap Cemas

SOSOK cantik dan lembut ini tak pernah lepas dari nama  Mawar. Padahal nama aslinya Pamela Indah Bowie (18). Dia lebih dikenal sebagai Mawar setelah sukses membintangi iklan XL dan berperan sebagai Mawar.

Saat ditemui Tribun Manado, Sabtu (21/4), Pamela sedang harap-harap cemas menunggu hasil Ujian Nasional (UN). "Iya ini sedang menunggu hasilnya, harap- harap cemas. Namun saya yakin bisa mendapat nilai bagus," ujarnya.

Pamela yang telah membintangi beberapa film layar kaca maupun layar lebar  memutuskan berhenti dari aktivitas syuting film dua minggu sebelum UN. Selama dua minggu ia fokus belajar agar bisa melewati UN dengan baik.

Marthin Takut Perahu Mogok di Perjalanan

*  Siswa SMPN 9 Bitung  Masuk Karantina

Berbagai cara dilakukan sekolah agar anak didik mereka sukses dalam Ujian Nasional (UN) tingkat SLTP yang dilaksanakan mulai hari ini
.

SEKOLAH Menengah Pertama Negeri SMPN 9 Bitung di Kelurahan Mawali Kecamatan Lembeh Utara mengkaranti seluruh  peserta UN sejak selama enam hari sejak  Sabtu (21/4)  hingga Kamis (26/4/2012) mendatang.

"Murid-murid di sekolah ini ada yang berasal dari kampung yang jauhnya hingga lima kilometer di Kelurahan Pintu Kota sampai dengan Kelurahan Baturirir, sehingga komite meminta  agar anak-anak ini dikarantina," kata  Kepala SMP Negeri 9 Bitung, Wasthi Marthin S.Pd, Map,  Minggu (22/4).

Menurutnya, selain tempat tinggal sangat jauh dari sekolah faktor teknis berkaitan dengan sarana transportasi turut menjadi pertimbangan pihak sekolah melakukan karantina. "Kalau hendak ke sekolah dengan perahu, sementara ada perahu yang mogok di perjalanan maka siswa peserta UN tersebut akan terlambat bahkan tidak bisa mengikuti UN," kata Marthin.

Dengan karantina seperti ini pola belajar siswa akan terjaga dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Dijelaskannya, peserta UN  di sekolah tersebut 58 orang dengan rincian 28 perempuan, dan 30 laki-laki. "Sedangkan yang berdomisi di luar sekolah dengan jarak 4 hingga 5 km  ada  11 orang dari Kelurahan Pintu Kota Besar, 4 orang dari Pintu Kota Kecil, dan 1 orang dari Kelurahan Baturirir," tandasnya.

Jhony Terbaring Pegang Rokok

* Kakak Anggota DPRD Minut Tewas

AIRMADIDI, TRIBUN -  Tangis Arny Harahap (40) tak tertahan. Air matanya berlinang meratap sedih. Suaminya Jhony Karamoy (47) warga Likupang 1, Kecamatan Timur ditemukan tak bernyawa di tengah jalan Desa Likupang Timur, Minggu (22/4) sekitar pukul 19.00 Wita

"Oh Tuhan, nda sangka jadi begini," ujar Arny tersedu-sedu. Dugaan kasus pembunuhan membuat warga Desa Likupang 1 dan 2, Kecamatan Likupang Timur gempar. Jhony Karamoy (47) merupakan kakak kandung  Anggota DPRD Minahasa Utara (Minut) Yetty Karamoy. Korban ditemukan warga terkapar di jalan dan mengalami luka sabetan di leher kiri, lutut kaki kanan, dan lengan kiri.

Meiva Optimis RS Pancaran Kasih Makin Baik

Siapa yang Kami Ampuni?

MANADO,TRIBUN - Puluhan pekerja melakukan mediasi dengan dikrektur RS Pancaran Kasih, Badan Pekerja Sinode GMIM, di ruang mediasi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sulut, Kamis (19/4).

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Ir Boy Rompas, sebelum mulai mediasi meminta para peserta bermusyawarah. "Mari kita bermusyawarah di sini. Kita cari bersama jalan keluarnya," kata Rompas.

Rompas mengimbau kepada para pekerja, direktur rumah sakit, serta sekretaris Umum BPS GMIM dalam musyawarah menggunakan kepala dingin agar  mendapatkan hasil yang tidak merugikan semua pihak. "Tapi kalau sampai tidak menemukan jalan keluar, kita harus fair dibawa ke ranah hukum," tutur Rompas.
Rompas mengatakan, sebagai warga GMIM dan kepala Disnakertrans ia berharap masalah ini jangan ditunggangi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Ia  pun meminta tidak melakukan demo. "Kita ini punya kasih, mari kita buktikan itu kepada masyarakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan," tuturnya.

Margaretha Monginsidi: Jangan Pernah Mengemis

SEORANG perempuan jangan pernah mengemis, jangan pernah menjual diri untuk menutup dirinya. Biarlah pakaian sobek, namun tetap bermartabat. Kalimat itulah yang sering diucapkan Margaretha Monginsidi, sejak pertama ia mengajar 44 tahun lalu hingga kini.

Baginya harga diri seorang perempuan harus dijunjung tinggi, jangan sebaliknya, sebab perempuan memegang peranan penting dalam kehidupan. "Sebagai seorang perempuan saya merasa prihatin dengan kondisi saat ini. Seluruh aspek boleh modern, tapi seharusnya moral jangan pernah luntur, oleh perubahan zaman," ujarnya saat ditemui Tribun Manado di kediamannya, Jumat (20/4/012).

Lemari Es untuk Menyimpan Koran

* Pengadaan Inventaris DPRD Minahasa Utara


Mungkin hanya di kantor DPRD Minahasa Utara (Minut), lemari es digunakan untuk menyimpan koran.


ANEH  tapi itulah faktanya. Beberapa lembar koran tersusun rapi di rak kedua lemari es  di ruang Komisi B, DPRD Minut . Entah disengaja atau tidak. Pasalnya, di ruang yang sama ada lemari yang fungsinya meletakkan dokumen.Selain koran, remote air conditioner pun diletakkan di dalamnya bersama bekas bungkusan makanan cepat saji.

Lemari es ukuran sedang itu terlihat masih baru tetapi sambungan kabel tak terhubung dengan kontak listrik. Tak perlu memang, karena tak ada makanan atau minuman yang harus didinginkan di dalam kulkas itu.

Anak-anak Tunggu Saya Pulang

* Perempuan  Tangguh Sulawesi Utara

MANADO, TRIBUN -  "Dibanding daerah lain di Indonesia, perempuan Sulut jauh di atas jika dilihat dari berbagai sudut." Demikian pandangan Anggota DPR RI asal Sulawesi Utara (Sulut), Paula Sinjal SH MH.

Paula menilai, perempuan Sulut punya kemampuan lebih jika dibandingkan perempuan dari daerah lain di Indonesia. Alasannya, bertipikal pekerja keras dan jujur, perempuan Sulut mampu menggenggam posisi strategis di berbagai bidang kehidupan. "Perempuan Sulut itu, bisa dibilang 'di atas laki-laki,' karena bisa berperan di banyak bidang. Perempuan Sulut pekerja keras dan jujur. Ia berkata apa adanya. Semisal jika ia tak bisa menjalani profesi tertentu, ia pasti bilang, saya tak bisa melakukan pekerjaan ini," kata legislator Partai Demokrat ini, Jumat (20/4).

Sering Salah Panggil Pak...

SIDANG ke-41 Sinode Gereja Masehi Injili di Bolaang Mongondow (GMIBM) di Bongkudai, Bolmong Timur bulan September tahun lalu mencatat sejarah. Untuk kali pertama seorang perempuan terpilih menjadi ketua sinode tersebut.

Adalah Pendeta Christine Raintama Mth terpilih sebagai ketua sinode Gereja terbesar di wilayah Bolaang Mongondow (Bolmong). Bagi Raintama, hal tersebut menunjukkan GMIBM  sudah tak memandang perbedaan laki-laki dan perempuan.

"Gereja di Bolmong sudah tidak melihat perbedaan lelaki atau perempuan. Yang dilihat adalah kualitas, mental dan kemampuan seseorang," ujar Raintama kepada Tribun Manado usai memberikan pelayanan di Imandi  Dumoga, Jumat (20/4).

Selasa, 15 Mei 2012

Buat Pestisida dari Bawang dan Cabai

*  Kelompok Tani Skipa Rintis Pertanian Organik
 
Siapa sangka daun sirsak, bawang putih, cabai dan daun pepaya bisa menjadi sumber utama bahan pestisida organik?
TANGAN terampil anggota kelompok tani Skipa Airmadidi Bawah Kabupaten Minahasa Utara mampu mengelola bahan-bahan tersebut menjadi pestisida organik yang ramah lingkungan dan sehat. Mereka  bekerjasama dengan PT Tirta Investama Airmadidi.

Menurut Herry Rumimpen, penyuluh pertanian kelompok Skipa, pengembangan pestisida organik digeluti petani sejak setahun silam. Tumbuhan yang dipilih mengandung kadar racun untuk hama serangga, jamur dan ulat. Pembuatannya pun relatif mudah. Petani mendemonstrasikan pembuatannya di tengah sawah Airmadidi, Rabu (18/4). Kali ini mereka memilih bahan daun sirsak, bawang putih, dan cabai rawit. Semuanya direbus. Tetapi menurut Rumimpen bahan dari daun seperti daun pepaya dan mahoni tidak perlu dimasak.

Sinode Fokus Selamatkan Aset

* RS Pancaran Kasih Kebanggaan GMIM

"Saat belum banyak rumah sakit di Manado, warga dari pelosok daerah memilih untuk berobat di Pancaran Kasih.
 Dr Djouhari Kansil
Wakil Gubernur Sulut

MANADO,TRIBUN - Keberadaan Rumah Sakit (RS)  Pancaran Kasih  Manado selama 57 tahun sangat membantu warga Sulut awesi Utara (Sulut). Rumah sakit itu harus diselamatkan. Masalah yang ada perlu diselesaikan secara bijak.  Demikian Wakil Gubernur Sulut Dr Djouhari Kansil. "Saat belum banyak rumah sakit di Manado, warga dari pelosok daerah memilih untuk berobat di Pancaran Kasih," kata Kansil kepada Tribun Manado, Rabu (18/4).

Doa Non Stop Bagi Warga Manado

* Dengar Suara Tuhan Sambil Awasi Kota
* Ujud Khusus Buat Para Pemimpin Sulut

MANADO, TRIBUN - Suara orang berdoa terdengar lamat-lamat dari ruang berukuran 6 x 6 meter persegi itu. Di dalamnya tampak empat orang wanita sedang berdoa. Duduk bersila mengelilingi ruangan. Mereka khusyuk melantunkan ujud.
 Di pojok kiri ruangan tampak foto raksasa Gubernur Sulut SH Sarundajang menghimpit peta daerah Manado. Sebuah bendera Merah Putih berkibar. 

Sementara di bagian kanan terdapat peta tepat di belakang bendera negara Israel. Di tengah ruangan tampak Alkitab besar berhadapan dengan sepuluh bendera ukuran mini aneka warna. Pemandangan Kota Manado tampak melalui kaca di kanan kiri ruangan.

Dokter Jenny Bertahan Sampai Akhir

* Pasien  RS  Pancaran Kasih Menurun Drastis
* Ruang Perawatan Terpaksa Dialihfungsikan

MANADO, TRIBUN - Rumah Sakit (RS) Pancaran Kasih Manado yang selama puluhan tahun  menjadi idola masyarakat  Sulawesi Utara (Sulut) kini kondisinya jauh berbeda. Kunjungan pasien tidak seramai dulu. Meski demikian dokter dan tenaga medis di sana tetap memberikan pelayanan terbaik kepada pasien.

Berdasarkan pantauan Tribun Manado, Rabu (18/4),  Rumah Sakit Pancaran Kasih masih terawat baik, kebersihannya pun terjaga. Ruangan pasien, perawat, dokter dan ruangan administrasinya tertata rapi tetapi jumlah pasien sedikit.

Jenny Kambey, dokter tetap di RS Pancaran Kasih, mengakui kondisi rumah sakit saat ini memang memrihatinkan, tetapi pelayanan terhadap pasien harus tetap jalan. "Keadaan rumah sakit tidak mempengaruhi kinerja saya, apalagi ini merupakan tugas dan tanggung jawab saya untuk melayani masyarakat, apapun kondisinya," ujarnya kepada Tribun, Rabu (18/4).

Alexa Assagaf: Dengan Sepenuh Hati

KALAU Anda bertanya apa harapan Alexa Assagaf terhadap pelayanan rumah sakit,  maka inilah jawaban yang terungkap spontan dari bibirnya. "Pelayanan kepada pasien itu harus dilakukan dengan sepenuh hati jangan setengah-setengah," kata Alexa kepada Tribun Manado,  Rabu (18/4/2012).

Gadis kelahiran Manado 25 oktober 1991 ini mengatakan, rumah sakit akan ditinggalkan  pasien-pasiennya bila tidak memberikan pelayanan yang prima.

Veronika Ponto: Siapkan Dana Khusus

WAKIL rakyat yang terhormat lazimnya tidak melupakan konsituen atau pendukungnya yang telah memberikan kepercayaan lewat pemilu sehingga membawa legislator tersebut duduk di kursi dewan.

Demikian pula Veronika Ponto, anggota Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dari Partai Barnas. Veronika bahkan selalu menyiapkan dana khusus tiap bulan untuk membantu konstituen.

"Saya siapkan dana sekitar Rp 3 juta tiap bulan untuk membantu konsituen," jelasnya kepada Tribun Manado, Senin (16/4). Ibu dua anak ini mengaku kebutuhan konstituen ia utamakan. Dana khusus tersebut biasa dia gunakan untuk membantu pendukungnya yang mengalami kedukaan atau menikah.

Pengeluaran Saya Rp 30 Jutaan

* Kotambunan Blak-Blakan Soal Kewajiban Legislator
* Selain Bantu Konstituen Wajib  Setor ke Partai

MANADO, TRIBUN - Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara (Sulut) Arthur Kotambunan blak-blakan tentang kewajiban legislator untuk setor ke partai. Kotambunan yang berasal dari Partai Damai Sejahtera (PDS)  mengatakan ia setor ke partai Rp 3,5 juta setiap bulan.

Menurutnya setoran tersebut wajar bahkan untuk konsituen ia mengaku mengeluarkan puluhan juta tiap bulan. "Catatan pribadi saya pengeluaran sosial bermasyarakat sebagai legislator DPRD provinsi sekitar Rp 30 jutaan per bulan. Jadi, kalau anggota dewan hanya mengandalkan pendapatan dari dewan sangat menderita jadinya. Tidak heran banyak teman yang susah hadir di kantor dewan," jelasnya melalui pesan singkat BlackBerry Messenger (BBM) kepada Tribun Manado dari Hongzhou China Timur, Selasa (17/4/2012).

Minggu, 06 Mei 2012

Ayah Mati Sampai Tiga Kali

*  Alasan Konstituen Mohon Bantuan Dana
*  DPRD Terima Ribuan Proposal Per Bulan

MANADO, TRIBUN - Siapa bilang terpilih menjadi wakil rakyat itu serba enak? Setelah meraih mandat rakyat lewat pemilu, anggota dewan dihadapkan pada kewajiban merawat kepercayaan konstituen dengan beragam cara.  Salah satu yang populer adalah mengabulkan proposal permintaan dana dari berbagai elemen masyarakat. Andalkan gaji tak mungkin cukup.

Dewan mesti cerdas mengakalinya.

Amplop Pesta Minimal Rp 250 Ribu

* Di Balik Kursi Terhormat Anggota DPRD Manado


Setiap hari pasti ada konstituen yang datang. Ada yang minta sumbangan untuk kegiatan organisasi, beli sepatu anak sampai amplop saat hadir pesta.

SEMUA itu sudah menjadi pengeluaran wajib setiap hari. Demikian anggota DPRD Kota  Manado Benny Parasan kepada  Tribun Manado di ruang kerjanya, Senin (16/4). Ungkapan hati pria yang dicalonkan Partai Damai Sejahtera (PDS) ini tidak jauh berbeda dengan cerita anggota dewan lainnya.

Warna Coklat Banyak Kutu

* Raskin Berulat di Desa Kauneran


TRIBUN, TONDANO - Sekitar dua ton beras untuk masyarakat miskin (raskin) yang diterima pemerintah Desa Kauneran, Kecamatan Sonder Minahasa berulat dan banyak dipenuhi kutu.

Kepada Tribun Manado, Senin (16/4), Kepala Jaga I Desa Kauneran, Jessy Runtu mengatakan, jatah raskin itu diterima dari Bulog sejak Januari 2012. Menurutnya, saat itu sebagian jatah raskin sudah tidak layak makan. Akibatnya, sekitar 30 karung masing-masing berisi 50 kilogram tidak dia bagikan kepada masyarakat.
"Saat kami terima, kondisi raskin itu sangat buruk. Warnanya kecoklatan, banyak kutu berwarna hitam dan banyak ulat kecil,"  kata Runtu.

Angin Terus Bergerak ke Arah Kami

* Bencana Alam di Tompaso Minahasa


Sekitar 20 warga yang berkumpul di rumah duka keluarga Kolibu Pantouw di Desa Tonsewer, Kecamatan Tompaso Barat Minahasa Sabtu (14/4) kocar-kacir saat bangsal tempat mereka berteduh dihantam angin puting beliung.

RONNY Pantouw (48),  kepala jaga satu menceritakan, saat itu puluhan warga berkumpul untuk membantu keluarga mempersiapkan acara mingguan pasca ibadah pemakaman. Tiba-tiba embusan angin kencang menerpa bangsal. Sebagian besar warga sadar bahwa itu bukan angin biasa.

Beberapa pria berteriak memerintahkan semua orang dalam bangsal yang terbuat dari besi untuk masuk ke dalam rumah atau pergi ke rumah lain dekat lokasi tersebut. Saat warga dalam kepanikan, bangsal berguncang keras dan embusan angin semakin kencang. "Beberapa orang tua  menyelamatkan anak-anak ke dalam rumah. Mungkin ada sekitar 15 anak dalam bangsal," ujarnya.

Guru-guru Ronda Malam

* Gubernur: Jangan Mengganggu
* 28.698 Siswa ikut UN Mulai Hari Ini

MANADO,TRIBUN -  Puluhan ribu siswa SMA, SMK dan Madrasah Aliyah (MA) di Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) siap mengikuti Ujian Nasional (UN) mulai hari ini hingga 19 April 2012.  Naskah ujian sudah berada di setiap sekolah dan guna menjaga keamanan naskah dari kebocoran, satu  SMK di Kota Manado menugaskan guru-guru dan satpam melakukan ronda malam secara bergiliran.

"Seperti yang Anda lihat,  semua sudah siap. Kami mengadakan ronda malam bergiliran. Dua guru satu giliran jaga," ujar Beni Tene,  ketua panitia pelaksana UN Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 1 Manado kepada Tribun, Minggu (15/4).  Beni mengatakan lembaran soal UN disimpan di ruang kerja kepala sekolah.

Ansela Maria Rotty : Saya Mohon Dukungan

PEKAN Olah Raga (PON) XVIII  tidak lama lagi akan berlangsung di Riau. Persiapan terus dimatangkan pemerintah sulawesi utara termasuk mengkarantina para atlet yang akan berlaga dalam pesta olah raga multieven  terbesar di Indonesia tersebut.

Di antara para atlet  yang dikarantina adalah dara cantik bernama lengkap Ansela Maria Rotty,  atlet tim bolavoli putri Sulut. Saat ditemui di sela-sela acara Jalan Sehat bertajuk Melangkah Bersama  Tribun Manado dan Kopi Kapal Api di Megamas Manado, Sabtu (14/4),  Ella sapaan akrab Ansela Maria Rotty  mengaku untuk menjadi yang atlet bola voli butuh kedisiplinan dalam berlatih.

Prisca Patricia Tulena: Dua Kali Seminggu

BANYAK cara perlu dilakukan seseorang agar tubuh sehat dan bugar. Berolahraga secara rutin, mengonsumsi makanan sehat  dan istirahat yang cukup merupakan beberapa cara yang dilakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat.

Kebiasaan itu pula yang dijalani  Prisca Patricia Tulena. Prisca bahkan berolahraga rutin dua kali dalam seminggu. Jenis olahraga yang diminatinya pun termasuk yang mudah dan praktis.

"Saya gemar jalan sehat atau jogging bersama teman-teman yaitu dua kali seminggu dan sering juga mengikuti aerobik yang diadakan oleh Harian Tribun Manado pada setiap hari Sabtu, " ujar mahasiswi semester 8 STIE Eben Haezer Manado.

Desby Lihat Seng Berterbangan

* Puting Beliung Sapu Delapan Rumah di Tondano

TRIBUN, TONDANO - Delapan rumah di Desa Tonsewer dan Tonsewer Selatan, Kecamatan Tompaso Barat Kabupaten Minahasa  rusak berat dihantam angin puting beliung, Sabtu (14/4). Hukumtua Desa Tonsewer, Bernard A Pantouw menjelaskan, angin yang oleh warga desa tersebut disebut angin selendu muncul sekitar pukul 13.30 Wita. Pusaran angin awalnya muncul di areal perkebunan Seda Mata, sekitar 300 meter sebelah timur laut desa.

Mneurut Pantow, saat hujan rintik-rintik di areal perkebunan muncul angin berputar menuju ke pemukiman warga. Angin bergerak melintasi desa dan mengangkat atap rumah. "Angin menghantam satu rumah di pinggiran desa dan bergerak ke rumah lainnya. Angin berhenti di ujung selatan desa," ujarnya.

Marwan Terkejut Dapat Motor

* Jalan Sehat Tribun Manado di Megamas


Begitu nomor 004629 diumumkan, Marwan sontak terkejut. Dengan ekspresi tidak percaya, ia bergegas  menuju panggung disambut panitia.
DENGAN hati berdebar-debar dia menerima replika kunci raksasa Sepeda  Motor Honda Vario New Techno langsung dari Gubernur Sulut, Dr. Sinyo H  Sarundajang.  Menatap sepeda motor Honda keluaran terbaru itu, ekspresinya berubah dari terkejut menjadi takjub.

Kepada Tribun, pria lajang berusia 28 tahun ini mengaku memiliki sepeda motor merupakan impiannya sejak lama. Tanpa kendaraan tersebut ia kesulitan dalam beraktivitas. Biaya harian pun membengkak untuk ongkos transpor. "Kita kos di Lawangirung, setiap hari mesti pulang bale nae oto (pulang pergi numpang angkutan)  umum," kata Marwan yang sehari-hari bekerja sebagai tenaga  sekuriti alias satpam.

Gubernur: Ini Luar Biasa

- Jalan Sehat Semangat Melangkah
- Kenalkan Atlet-atlet PON 

MANADO, TRIBUN - Jarum jam masih menunjukkan pukul 05.00 Wita. Suasana masih gelap. Udara pagi juga terasa menusuk kulit. Namun semua ini tak menjadi hambatan bagi ribuan warga untuk berbondong-bondong ke kawasan Megamas, Sabtu (14/4).

Mengenakan kaus seragam putih merah mereka siap mengikuti jalan sehat terakbar, Semangat Melangkah bersama Tribun Manado dan Kopi Kapal Api. Selain menyehatkan, acara ini juga sekaligus sebagai ajang pemecahan Rekor Muri Telapak Tangan Terbanyak yang hasilnya akan diumumkan Minggu pagi ini.

Acara jalan sehat ini benar-benar istimewa. Bagaimana tidak istimewa, karena ajang ini juga menjadi kesempatan masyarakat bertatap muka dengan Gubernur Sulawesi Utara, Dr SH Sarundajang, Ketua DPRD Sulut, Pdt Meiva Salindeho Lintang, Kapolda Sulut, Brigjen Dicky Atotoy, Sekdaprov Sulut, Siswa Rachmat Mokodongan dan anggota Forum Pimpinan Kepala Daerah lainnya.

Saya Mengisi Kekosongan Hatinya

*  Perkawinan Langgeng Elisabeth - Agustinus

Cinta adalah keputusan. Perbedaan apapun tidak akan menghalanginya. Cinta yang langgeng dari pasangan ini bisa menjadi pembelajaran bagi kita.

SENYUM tak henti-hentinya tersungging di bibir Agustinus Saba dan Janneke Elisabeth Mangindaan. Keramahan terpancar saat menyapa Tribun Manado di kediaman mereka, Kamis (12/4). Agustinus dan Elisabeth sedang berbahagia. Pasangan suami istri (pasutri) ini baru saja mengadakan pesta emas  (50 tahun) perkawinan mereka tanggal 11 April 2012.

Kisah cinta keduanya bak sinetron. Agustinus yang berasal dari Flores, Nusa Tenggara Timur   tidak menyangka akan bertemu pujaan hatinya Elisabeth ketika mereka sama-sama berada di Makassar, Sulawesi Selatan.

Dewi Pernah Coba Bunuh Diri

* Perceraian Merusak Mental Anak
* Minder, Suka Marah dan Kesepian

MANADO, TRIBUN - Perceraian orang tua menebarkan pengaruh buruk terhadap mental anak-anak, bahkan anak bisa terjerumus ke hal-hal negatif. Demikian pengakuan sejumlah anak dari keluarga yang bercerai seperti Susan, Dewi, Lisa yang ditemui Tribun Manado secara terpisah.

Ditemui Selasa (10/4), Susan (23)  menyesali keputusan orang tuanya berpisah. "Sebenarnya saya tidak setuju pada saat orang tua mau berpisah, karena saya ingin hidup dalam keluarga yang utuh, apalagi orang tua saya bercerai pada saat saya berusia 11 tahun," ujarnya.

Satu Hari Satu Perceraian

* Keretakan Rumah Tangga di Sulut Mencengangkan
* Rekor Tertinggi Manado dan Bolmong

MANADO, TRIBUN - Keretakan rumah tangga yang berujung perceraian di Sulawesi Utara (Sulut) mencengangkan. Rata-rata terjadi satu kasus perceraian setiap hari sepanjang tahun.  Faktor pemicunya beragam namun  paling dominan justru ketidaksetiaan. Suami memiliki Wanita Idaman Lain (WIL) dan sang istri menyimpan Pria Idaman Lain (PIL). Anak adalah korban paling menderita akibat perpisahan orangtua mereka.

Data yang diperoleh Tribun  dari Pengadilan Negeri (PN) Manado dan Pengadilan Agama (PA) Kotamobagu bisa memberi gambaran tentang tingginya frekwensi perceraian di Sulut. Dalam tiga bulan pertama tahun 2012 (Januari-Maret) total 94 kasus gugatan cerai pasangan suami istri (pasutri)  di PN Manado. Bulan Januari 30 kasus, Februari 35 dan Maret 29 kasus.  Pada tahun 2012  PN Manado mencatat 291 kasus perceraian,  terbanyak pada bulan Oktober dengan 37 pasutri bercerai.

Erni Sutjiadi: Menerima Kekurangan

TIDAK mudah mempertahankan bahtera rumah tangga agar langgeng selamanya. Dibutuhkan  sikap saling menghormati antara  suami dan istri, saling menerima kekurangan dan jujur satu sama lain. Inilah yang dilakukan Erni Sutjiadi dan suaminya hingga pernikahan mereka harmonis sampai saat ini.

Wanita yang telah membina rumah tangga selama 30 tahun mengakui pernah mengalami masalah rumah tangga, tetapi dapat diselesaikan dengan baik. "Selama kita masih hidup masalah itu akan selalu ada. Begitu juga dengan keluarga saya. Kami pernah mengalami masalah rumah tangga, penyebabnya mulai dari masalah ekonomi sampai anak-anak, tetapi sebagai suami istri kami mencari jalan keluar bersama, " ujar  istri  Daniel Julian Laoh, gembala Gereja Tiberias Sulawesi Utara.

MA Vonis Syahrial 3 Tahun Penjara

* Kejati Sulut Siap Eksekusi

MANADO, TRIBUN - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Utara siap mengeksekusi terpidana kasus korupsi Manado Beach Hotel, Syahrial Damopolii. Mahkamah Agung sudah menyampaikan putusannya ke Pengadilan Negeri Manado.

"Kami tinggal tunggu surat resmi dari Pengadilan ke Kejaksaan dan jaksa siap mengeksekusi," ungkap Jaksa Penuntut Umum Oikurnia Zega, Kamis (12/4/2012)

Saya Terpaksa Naikkan Harga

* Pasokan dari Gorontalo Anjlok

MANADO, TRIBUN - "Kenaikan harga cabe memaksa saya untuk menaikkan harga menu makanan. Tetapi takaran cabenya  tidak berkurang karena makanan yang kami sediakan semuanya memerlukan cabe."  Demikian  Vivi (38), pengelola rumah makan Wakeke, Rabu (11/3).

Pantauan Tribun Manado menunjukkan dalam dua pekan terakhir harga cabe melonjak drastis hingga menembus angka Rp 60 ribu per kilogram. Dua pekan lalu harga cabe di pasaran masih Rp 40 ribu per kilogram. Dua hari terakhir harganya turun sampai level Rp 50 ribu per kg.

Diandra Gabriela Nelwan: Kurang Nyaman

SPANDUK dan baliho yang dipasang sekenanya saja di berbagai tempat umum di Kota Manado akan merusak keindahan kota. Pemerintah harus mengatur sebaik mungkin agar keberadaan spanduk dan baliho terlihat rapih dan tidak mengganggu kenyamanan warga kota. Siapa pun agaknya setuju dengan pandangan Diandra Gabriela Nelwan ini.

Duta anti narkoba 2010 itu merasa kurang nyaman melihat baliho atau spanduk yang dipasang tidak pada tempatnya. "Melihat baliho atau spanduk yang dipasang sembarangan membuat saya merasa sangat terganggu, karena merusak pemandangan," ujar wanita kelahiran Manado 15 April 1991 itu.

Petani Cabai Tidur di Kebun

* Harga Melonjak Rawan Pencurian

TRIBUN, TONDANO - Selama dua pekan terakhir harga cabai rawit  melonjak drastis  hingga menembus angka Rp 60 ribu per kilogram. Guna mencegah pencurian, petani cabai di Kawangkoan Minahasa   rela tidur di kebun dan bergiliran patroli keliling kebun bersenjatakan parang dan senapan angin.

Saat diwawancarai Tribun Manado, Rabu (11/4), Lexi Pandeiroth mengatakan dia harus tidur di kebun karena harga cabai yang tinggi berpeluang menarik orang lain untuk mencuri. Ayah dua anak ini mengaku tidak sendirian tidur di kebun cabai. Dia ditemani tiga rekannya sehingga mereka bisa  berjaga secara bergiliran semalaman di kebun tersebut.

Motto Janjikan Pelatihan Segera

* Bidan tak Mahir Pakai USG

MANADO, TRIBUN - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota  Manado dr Robby Motto mengatakan pihaknya segera menyelenggarakan pelatihan lagi bagi para bidan dan perawat di tujuh Puskesmas PONED   tentang cara menggunakan USG (ultrasonografi). "Sebenarnya mereka telah dilatih pada saat alat tersebut datang. Namun, jika masih ada yang belum dapat mengoperasikan akan kami lakukan lagi pelatihan, sepulangnya kami dari Jakarta," ujarnya, Rabu (11/4).

Menurut Motto, anggaran untuk pelatihan biasa diperoleh dari sumber APBD atau dari pos anggaran lainnya. Diakuinya pelatihan tentang penggunaan alat USG tidak terlalu sulit dan pesertanya tidak begitu banyak, sehingga bisa segera dilakukan.

Veybe Lumempouw: Butuh Kesabaran Tinggi

TIDAK mudah seseorang selalu loyal dan total terhadap profesinya. Loyalitas terhadap profesi membutuhkan tanggung jawab serta kesungguhan hati dalam bekerja. Tuntutan itu disadari sepenuhnya oleh Veybe Lumempouw, wanita cantik yang bekerja sebagai perawat di Puskesmas Ranomut Manado. Veybe memandang profesinya bukan sebagai beban melainkan suatu pelayanan bagi sesama.

Veybe Lumempouw, mengakui profesi perawat butuh kesabaran tinggi serta kehati- hatian mengingat pekerjaan itu menyangkut nyawa orang lain. "Bekerja di bidang kesehatan memang tidak mudah karena menyangkut dengan nyawa orang lain. Saya harus hati-hati dalam memeriksa pasien," ujar Ketua Ikatan Perawat Komunitas Indonesia Sulawesi Utara itu kepada Tribun Manado, Selasa (10/4/2012).

Tomat dan Cabai Sisihkan Kopi

* Sekali Panen Tomat Rp 30 Juta

KOTAMOBAGU, TRIBUN  - Tanaman  holtikultara seperti tomat dan cabai  menjadi primadona baru bagi para petani di daerah Purworejo dan Liberia, Kecamatan Modayag, Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Sulawesi Utara. Keuntungan yang lebih besar dari tanaman tersebut membuat mereka beralih dari kopi.

Hujan yang mengguyur daerah Modayag, Selasa (10/4) membuat Zukidi urung ke kebun. Warga Desa Modayag Timur ini terpaksa berteduh di Toko Sendy yang menjual obat-obatan dan pupuk bagi tanaman. Sambil mengisap rokok, dia bercengkerama dengan Ridho Widodo yang sedang menunggu kendaraaannya diperbaiki di bengkel depan toko.

Melangkah Bersama Tribun dan Kopi Kapal Api

Sekprov - Pejabat Eselon Bergabung

Gelaran Jalan Sehat Massal bertajuk Semangat Melangkah Bersama Tribun Manado dan Kopi Kapal Api yang akan digelar Sabtu 14 April pagi dipastikan spektakuler.


PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Sulut di bawah pimpinan Golden Triangle, Gubernur Dr SH Sarundajang, Wakil Gubernur Dr Djouhari Kansil dan Sekprov Ir Siswa Rahmat Mokodongan mendukung penuh kegiatan ini.
Sekprov Mokodongan memastikan, pejabat eselon II dan jajaran di dinas badan se- Pemprov Siap ikut serta dalam kegiatan yang  akan memecahkan rekor MURI, telapak tangan peserta jalan sehat terbanyak. 

Bidan tak Mahir Pakai USG

* Alat Kesehatan Puskesmas Mubazir
* Pasien Gigi Disarankan ke Dokter Praktek

MANADO, TRIBUN - Alat kesehatan (alkes) di beberapa Puskemas di Kota Manado mubazir karena tenaga kesehatan seperti bidan dan perawat belum mahir menggunakannya. Salah satu alkes yang belum digunakan sejak tahun 2010 adalah USG yang dibeli dengan harga puluhan juta rupiah.

"Ya,  alat itu (USG) belum dioperasikan karena tidak ada orang yang dapat mengoperasikan alat itu," kata Kepala Puskesmas  Tuminting Manado Dr Meiny Manumpil, Selasa (10/4). Hal senada  diungkapkan Srihayati Mansauda, koordinator bidan di Puskesmas Tuminting. Menurut Sirhayati, USG itu  ada sejak tahun 2010. Kehadiran alat persalinan ini dibarengi dengan pelatihan dari Dinas Kesehatan Manado. "Hanya waktu itu  saya dan teman-teman diajar oleh teknisi. Jadi kami belum paham betul," ujarnya.

Kami Sempat Terpukul

* Kopi Tomohon Tinggal Kenangan

KOTAMOBAGU, TRIBUN  - Kopi instan memborbardir pasar dengan promosi yang masif sempat membuat kopi lokal Sulawesi Utara (Sulut) terpukul. Pasar kopi lokal tergusur oleh  merk kopi berskala nasional atau internasional.

Handri Sulangi, pengusaha kopi asal Kotamobagu, mengakui, kopi instan memang praktis pembuatanya sehingga lebih disukai konsumen. Dengan kekuatan modalnya, kopi instan pun mampu penetrasi sampai ke warung atau kios-kios.

 "Terus terang kami memang sempat terpukul. Namun, kopi lokal masih bisa bertahan karena memang mempunyai pasar tersendiri," ujar Handri yang sudah memasarkan merk kopi sendiri saat ditemui Tribun Manado di tokonya, Senin (19/4).   Dia pun mulai promosi lewat media massa. Untuk menarik minat konsumen dia memberikan hadiah bagi mereka yang menukarkan plastik bekas pembungkus kopi buatannya. "Kami juga melakukan pengemasan lebih baik lagi untuk menarik minat pembeli," tambah pria ini. 

Sehari 3.600 Cangkir Kopi

* Geliat Bisnis Rumah Kopi di Manado
* Kopi Jarod tak Ada Duanya di Indonesia

MANADO, TRIBUN - Tahukah Anda berapa gelas kopi yang dihabiskan warga Manado dalam sehari di berbagai rumah kopi yang menjamur di kota ini? Penelusuran Tribun  pada 32 rumah kopi di Manado mendapatkan data menarik. Dalam sehari sedikitnya 3.600 cangkir  kopi yang habis diseruput ribuan orang yang berkunjung ke rumah-rumah kopi tersebut.

Itu berarti warga Manado memang penggemar berat minuman klasik tersebut dan rumah kopi menjadi kekhasan Manado yang tidak dipunyai kota lain di Indonesia. Di antara puluhan rumah kopi di Manado, rumah kopi di Jalan Roda terbilang paling ramai. Di Jalan Roda atau populer dengan sapaan  Jarod   terdapat 20 rumah atau kedai kopi yang berjejer sepanjang jalan di pusat kota tersebut. Rumah kopi Jarod  mulai dibuka sejak pukul 06.00 Wita hingga 19.00 Wita.

Minggu, 29 April 2012

Anjing Sehat tak Mahal Ongkosnya

*  Belajar dari Pet Gallery  Manado
 
Merawat anjing  tidak  semata soal biaya. Sangat penting bagi Anda mengetahui cara perawatan yang benar sehingga anjing dapat tumbuh  sehat.

SORE itu, ruang depan Pet Gallery Mando tampak ramai. Gonggongan tiga ekor anjing jenis Husky dan Pug menyambut setiap pengunjung. Di bagian belakang galeri  terdapat ruang kecil yang ditempati seorang pria. Mengenakan pakaian putih ia tampak sibuk. Di sisi kiri persis di atas tempat tidur mini tampak seekor anjing besar berbulu putih. Anjing yang cantik.

Ditemui Tribun Manado, Kamis (5/4/2012),  pria bernama Nyoman Reli tersebut menyambut ramah. Selain bertugas sehari-hari  di Kantor Dinas Peternakan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dokter hewan ini mengawasi klinik di galeri  itu.

Isu Denny Untungkan Bandar Narkoba

* Mamoto: BNN Akan  Sidak ke Manado

MANADO, TRIBUN-  "Agak memprihatinkan isu pokok kejadian ini sebenarnya pemberantasan narkoba. Tetapi yang dihadirkan ialah isu Denny Indrayana. Ini menguntungkan para bandar narkoba karema mereka terkesan bebas dari pemberitaan."

Demikian Direktur Penindakan dan Pengejaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Benny Mamoto kepada Tribun Manado  di sela-sela acara penganugerahaan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuknya sebagai pemrakarsa Pawai Salib Terbanyak di wilayah kalawat I GMIM Manado, Sabtu (7/4/2012) sore.

Pernyataan Benny itu terkait kasus dugaan  pemukulan terhadap sipir di Lapas Pekanbaru oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM  Denny Indrayana. Benny Mamoto  prihatin  dengan bergesernya isu pokok kasus itu. Menurutnya, isu pokok yang seharusnya diangkat media massa adalah pemberantasan narkoba. Kondisi sekarang justru sebaliknya, media memblow-up dugaan kasus pemukulan sipir oleh Denny sehingga menguntungkan para bandar narkoba.

Pegang Salib Terbanyak Sejauh 3 Km

* GMIM Kalawat Pecahkan Rekor MURI

MANADO, TRIBUN -  Setiap benda punya makna tertentu bagi manusia jika disusun dan dibentuk. Itulah kira-kira kekuatan sebuah kayu salib bagi orang Kristen. Sabtu siang (7/4/2012) ribuan orang menyemut memenuhi balai Desa Maumbi, Mihaasa Utara.

Mereka merupakan jemaat Gereja Masehi Injili di Manado (GMIM) wilayah Kalawat 1 Kabupaten Minahasa Utara. Hari itu ribuan orang memegang potongan kayu. Tapi bukan potongan kayu sembarangan karena itu kayu salib. Kayu-kayu berjumlah sekitar  2.300 potong yang digunakan untuk memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) yakni rekor pawai dengan salib yang dipegang ribuan orang dalam jarak sejauh 3 kilometer.

Lukisan Bung Karno Berdetak Jantungnya

BLITAR, TRIBUN  - Lukisan potret Presiden pertama RI, Bung Karno, dikabarkan bisa berdetak persis di jantungnya. Lukisan tersebut kini dipajang di galeri yang berada satu komplek dengan makam Bung Karno, Blitar, Jawa Timur.
Lukisan dipasang dekat pintu masuk Galeri sehingga tampak mencolok bagi pengunjung yang masuk. Berbingkai kayu kelir emas, lukisan berukuran sekitar 1,5x1,75 meter tersebut ditopang penyangga besi sekitar setengah meter dari dinding, sehingga terlihat gagah.

Tak ada yang aneh saat melihat lukisan ini dari depan. Keganjilan baru terlihat ketika pengunjung melihat lukisan dari samping. Kanvas di dada kiri Bung Karno bergerak maju-mundur, menciptakan ilusi degup jantung. Menariknya, ritme degup jantung ini sekitar 60-70 detak per menit, mirip manusia normal.

Ibu-ibu Meneteskan Air Mata

* Jemaat Penuhi Gereja Saat Jumat Agung
* Copot Alas Kaki Sebelum Cium Salib

MANADO, TRIBUN -  Perayaan Jumat Agung di berbagai kota di Sulawesi Utara, Jumat (6/4),  berlangsung khusuk dan aman. Di Manado,  jemaat memadati gereja- gereja saat ibadah pagi maupun sore.

Suasana khas terlihat di Desa Laikit, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara. Sejumlah ibu meneteskan air mata saat menyaksikan drama jalan salib pada perayaan Jumat Agung di desa itu. Pada Jumat (6/4) pagi  umat Katolik di pusat Paroki Desa Laikit, Kecamatan Dimembe mengadakan prosesi jalan salib.  Jalannya prosesi berlangsung hikmat. Kelompok muda-mudi Katolik (mudika) melakoni drama jalan salib hidup kira-kira sejauh 4 kilometer.

Semua Desa Bangun Pusat Rabies

* 46 Warga Sulut Tewas Digigit Rabies
* Korban Terbanyak di Manado

MANADO, TRIBUN - Penyakit rabies (anjing gila) yang telah menelan korban jiwa sebanyak 46 orang sejak tahun 2009 kini  menjadi perhatian khusus pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).  Gubernur Sulut Dr. Sinyo Harry Sarundajang menyarankan pemerintah kabupaten/kota membangun pusat rabies di setiap desa atau kelurahan.

Kehadiran pusat rabies itu untuk memudahkan penanganan terhadap warga masyarakat yang digigit anjing rabies. "Pak Gubernur menyarankan membuat center-center (pusat)  rabies di kabupaten/kota kalau perlu sampai di desa-desa. Kalau desa itu berhasil artinya akan dikembangkan di daerah lain," tutur Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulut dr Max Rondonuwu melalui Kepala Bidang Pengendalian Masalah Kesehatan dr Jemmy Lampus di Manado, Rabu (4/4/2012).

Winda Natalia Titah: Ingat Warga Kepulauan

SENYUM yang terpancar dari aura cantik Winda Natalia Titah menyejukkan hati. Namun wakil rakyat asal  daerah pilihan (dapil) Nusa Utara tersebut sulit mengabaikan kegalauan hatinya mengingat nasib masyarakat.

Ya, anggota  Komisi IV  DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang membidangi masalah kesejahteraan rakyat ini khawatir dengan nasib masyarakat terutama yang bermukim di wilayah kepulauan terkain rencana penaikan bahan bakar minyak (BBM).

"Sekarang saja di kepulauan harga bensin per liternya Rp 9.000, bagaimana kalau naik?" katanya lugas kepada Tribun Manado, Rabu (4/4).  Winda yang dikenal sebagai srikandi di Fraksi Barindra DPRD Sulut ini menyatakan sikapnya tidak menyetujui kebijakan menaikkan harga BBM.

Wajah Mereka Berseri-Seri

* Misa Pembaharuan Janji Imamat di Katedral Manado

MANADO, TRIBUN - Wajah puluhan pastor terlihat berseri-seri usai mengikuti misa Krisma Pemberkatan Minyak-Minyak Suci dan Pembaharuan Janji Imamat di Gereja Katolik Hati Tersuci Maria Katedral Manado, Rabu (4/4) malam.

Misa Krisma yang didahului dengan Rekoleksi Pastores Keuskupan Manado itu dipimpin  Uskup Manado Mgr. Joseph Suwatan MSC. Upacara itu berlangsung sangat khusyuk dimulai dengan perarakan para pastor  dan uskup yang berkasula kuning dan putih. Misa mulai jam 18.00  Wita diikuti sekitar 70-an orang pastor serta umat yang memenuhi gereja.

Pemerintah Bantu Pupuk dan Modal

* Lahan Kemangi di Manado 15 Ha

MANADO, TRIBUN - Kepala Dinas Pertanian dan Perternakan (Dispertanak) Kota Manado Ricky Poli mengatakan saat ini luas lahan yang ditanami kemangi di Manado sekitar 15 hektare. Usaha kemangi merupakan bagian dari program pemanfaatan pekarangan dengan menanam hortikultura.

"Holtikultura yang ditanam selain kemangi adalah tomat dan cabe," ujar Poli saat ditemui di kantornya, Senin (2/4). Poli juga  menambahkan pemerintah siap memberikan bantuan modal dan pupuk bagi petani yang menanam  hortikultura.

Simpanan Dua Tahun Ludes

* Jago Merah Lumat Tiga Rumah di Kawangkoan
*  Bengkel Motor di Paal Dua Tak Berbekas

AIRMADIDI, TRIBUN -   Tak ada harta tersisa kecuali baju di badan. Inilah yang dialami pasangan suami istri Pendeta Fanny Repy (29) dan Nita Pungus (28) pasca kebakaran  melanda rumah mereka di Desa Kawangkoan jaga II, Kecamatan Kalawat, Kabupaten Minahasa Utara, Selasa (3/4) sekitar pukul 08.10 Wita. .

Tiga rumah di Kawangkoan dilahap di jago merah, dua di antaranya tinggal puing. Tiga keluarga yang jadi korban yakni Keluarga Pungus, rumah Ebert Mandey, dan Keluarga Rotinsulu Mamengkey selamat, meski sempat dijilat api.

Jual Mie Sampai tak Mampu Lagi

* Kisah Sukses Orang-Orang Ulet (2-Habis)
 
Mie pangsit Pak Sumarna memang beda rasa.  Pelanggannya dari mana-mana. Tidak hanya dari daerah sekitar Kampung Ternate Manado.

BILA perut Anda terasa lapar, jangan bingung, coba sekali-kali kunjungi Lapangan Sepak Bola Kampung Ternate Manado. Di sana  teradapat aneka jajanan murah meriah, dan pasti mengenyangkan perut. Cukup satu porsi dalam takaran mangkuk putih, mungkin perut Anda akan terpuaskan oleh hidangan lezatnya. 

Yah, inilah jajanan mie pangsit Sukabumi ala pak Sumarna di lapangan sepak bola Kampung Ternate. Lokasinya mudah dijangkau karena berada di pusat keramaian. "Pangsit Sukabumi buatan saya beda, belum ada di tempat lain di seluruh Manado," tuturnya kepada Tribun Manado belum lama ini.

Kantor Gubernur jadi Contoh

* Ilalang tumbuh subur di Kantor PU

MANADO, TRIBUN - Gubernur Sulawesi Utara (Sulut)  Dr Sinyo Harry Sarundajang saat rapat evaluasi kinerja Senin lalu geram melintak kantor pemerintah yang kotor. Dia pun  mengingatkan agar semua instansi di jajaran pemerintah provinsi menjaga estetika dan kebersihan kantor masing-masing. Bagaimana dengan keadaan kantor gubernur sendiri?

Pantauan Tribun Manado, Selasa (3/4), kantor gubernur Sulut di jalan 17 Agustus Manado  memang terlihat asri. Rumput di halaman kantor dipangkas setiap minggu. Beberapa tanaman hias diatur semenarik mungkin di depan kantor. Di samping kiri dan kanan terdapat pohon-pohon besar sehingga menambahkan kesan asri.

Intinya Kesabaran dan Kejujuran

* Kisah Sukses Orang-Orang Ulet  (1)

Banyak manusia sukses di sekitar kita. Modalnya sederhana saja. Bekerja tekun, ulet, jujur  dan senantiasa bersyukur.
SALAH satu inspirasi kehidupan itu bisa kita petik dari pengusaha bakso asal Pasuruan Jawa Timur, Imam Kuswandi. Dia merantau ke Manado, Sulawesi Utara. Dan, di kota ini dia sukses menjalankan bisnisnya. Namun, kesuksesan tersebut bukan dia peroleh dengan mudah. Dia sempat jatuh bangun. Harus melewati onak dan duri.
Suami dari Ruth Sahari ini memulai usaha bakso pada tahun 2000 dengan menjajakan bakso di Kota Manado menggunakan gerobak dorong. Modal usahanya diperoleh dari hasil kerja serabutan mulai dari tukang parkir hingga loper koran.

Feibe Rondonuwu: Bisnis Kecantikan

PELUANG berkarier  menjadi seorang pengusaha ternyata sangat menarik minat Feibe Rondonuwu. Abdi negara yang tengah disibukkan dengan rutinitas sebagai asisten tiga bidang umum dan keuangan di Pemkab Minahasa Tenggara ini mengaku melihat peluang di bidang jasa dan retail.

"Saya tertarik membuka usaha kecantikan misalnya salon atau supermarket," ujar ibu tiga anak ini sambil tersenyum. Feibe yang memiliki motto bersama Tuhan Yesus tak ada yang mustahil ini mengaku, menjadi pengusaha harus disesuaikan dengan peluang, dan akan maksimal jika didukung dengan minat serta kerja keras  dari yang bersangkutan.

Robby Ros jadi Buah Bibir

* Jelang Paskah Permintaan Kemangi Meningkat

MANADO, TRIBUN -  Petani kemangi Robby Rorong dan istrinya Rosmiati menjadi buah bibir para tetangganya di Kelurahan Paniki II  Kecamatan Mapanget, Manado.  Para tetangga merasa bangga atas sukses Robby  dan Ros menanam kemangi hingga mendapat penghasilan bersih rata-rata  Rp 1 juta perhari.

"Para tetangga memperbincangkan saya dan mereka mengatakan bersyukur ada tetangganya yang sukses," kata Robby kepada Tribun Manado, Senin (2/4). Robby  mengucapkan terima kasih terhadap pemberitaan Tribun yang mengangkat usahanya dari nol hingga sukses seperti saat ini. "Saya senang dan tidak menyangka karena tanggapannya," ungkapnya.

Kamis, 26 April 2012

Mujizat Kemangi

Kemangi berarti tumbuhan beraroma. Aroma wangi daun kemangi berasal dari kandungan minyak atsiri dengan seribu satu manfaat bagi manusia. Apa saja?

KEMANGI dapat tumbuh di sembarang tempat dan toleran terhadap cuaca panas maupun dingin. Kemangi yang ditanam di daerah dingin daunnya lebih lebar dan lebih hijau, sedangkan kemangi di daerah panas daunnya kecil, tipis, dan berwarna hijau pucat. Kemangi berkerabat dengan selasih (Ocimun sancium), daun mint (Mentho arvensis), dan daun jinten (Coleus amboinicus). Kerabat terdekatnya basil (Ocimun amboinicus). Aroma daun kemangi sangat khas, kuat namun lembut dengan sentuhan aroma limau.

Di Jawa Barat, daun kemangi (disebut surawung) dimakan sebagai lalapan dan digunakan dalam beragam masakan Sunda yang lezat seperti ulukutek oncom leunca (tumis leunca), pais lauk (pepes ikan), laksa bogor, dan karedok. Di Jawa Timur, daun kemangi biasa disajikan dengan nasi krawu, krawu, botok, trancam (urap), pencek tempe, dan ikan bumbu pesmol. Di Jakarta, kemangi lazim digunakan dalam sajian laksa dan nasi ulam. Dalam masakan khas Manado, daun kemangi sering ditambahkan pada bubur agar terasa lebih nikmat.

Untung 1 Juta per Hari

* Tanam Kemangi Beli Mobil
* Kemangi Robby Ros Kuasai Pasar Manado

MANADO, TRIBUN - Kemangi (acimum camum)  merupakan tanaman yang  biasa dimanfaatkan untuk lalapan, pepes, woku blanga maupun campuran masakan lainnya. Tanaman tersebut biasa tumbuh di pekarangan dan kerap dianggap remeh.Tidak banyak petani yang menanam kemangi sebagai usaha produktif.

Hal  tersebut berbeda dengan Robby Rorong dan istrinya Rosmiati, warga Kelurahan Paniki II  Kecamatan Mapanget, Manado.  Kemangi atau di Sulawesi Utara (Sulut) dikenal sebagai balakama adalah sumber kehidupan bagi keluarga, dengan cara bercocok tanam kemangi kemudian menjualnya di pasar.

Berkat keberhasilannya menjadi petani kemangi, nama  Robby-Ros  sangat terkenal dikalangan pedagang di seluruh pasar Kota  Manado serta petani lainnya di Manado. Kemangi hasil usaha mantan karyawan swasta ini memiliki kualitas yang baik sehingga tidak pernah mengecewakan pelanggan.

Chita Tak Pusingkan Perbedaan

* Makna Sebuah Kelompok Koor


Minggu palma  yang dirayakan di berbagai gereja, Minggu (1/4/2012) menyisakan banyak cerita bermakna. Salah satunya tentang kelompok Koor SMUK Rex Mundi Manado.
GADIS itu bernama lengkap Chita Vithea Shella Moningkey. Dia merupakan Ketua OSIS SMU Rex Mundi. Suara merdunya berpadu indah dengan suara orang lain dalam paduan suara SMU Rex Mundi yang tampil memegahkan suasana liturgis misa kedua  Minggu Palma di Katedral Manado Minggu (1/4) pukul 08.30 Wita.

Melihat penampilannya yang mengagumkan terutama saat menyanyikan lagu latin Misa Ordinarium Jesus Maria Josep karya Joudy Aray, pasti orang mengira ia merupakan umat Katolik. Tapi siapa sangka ternyata Chita,  panggilan akrabnya merupakan jemaat GMIM Sion Ranowangko Tondano.  Gadis kelahiran Tondano 26 Mei 1996 ini tidak sendirian. Siswi kelas XI IPA IV bersama teman-temannya dari berbagai denominasi gereja  tampil apik menyemarakkan misa di Katedral. Bahkan ada yang beragama Islam. Remaja muslim itu bernama Roi Isa, warga lorong Martadinata 5, Paal Dua Manado.

Olivia Prang: Jangan Boros

RENCANA pemerintah pusat menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) yang nyaris terealisasi per 1 April 2012 berdampak serius bagi masyarakat yang berpenghasilan kecil. Rakyat makin menderita lantaran hampir semua harga bahan makanan telah naik, termasuk biaya kesehatan, pendidikan serta kebutuhan lainnya.
Kenyataan tersebut menjadi perhatian Olivia Sicilia Prang,  gadis yang pernah menyabet juara Lomba Cerdas Cermat Alkitab se- Sinode GMIM (Gereja Masehi Injili di Minahasa) itu.

"Di tengah kondisi perekonomian bangsa yang terpuruk pemerintah seharusnya mengambil kebijakan yang pro rakyat kecil misalnya tidak menaikkan harga BBM tetapi meningkatkan mutu pelayanan publik terutama bidang kesehatan dan pendidikan," kata Olivia Sicilia Prang kepada Tribun Manado, Sabtu (31/3).
Menurut mahasiswi Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi Universitas Sam Ratulangi (Unsrat)  Manado ini, pemerintah harus memberikan contoh yang baik kepada rakyat teristimewa dalam sikap hidup hemat. "Lakukanlah penghematan, contohnya pergi ke kantor dengan menggunakan sepeda," kata Sekretaris Komisi Pelayanan Remaja (KPR) GMIM Alfa Omega Kumaraka ini.

Sumbang Beras Dapat Daun Palem

* Perayaan Pekan Suci Paskah 2012


Orang bijak mengatakan, jika tuan menabur kebaikan pasti akan menuai sukacita.

MULAI hari Sabtu (31/3/2012) umat Katolik di seluruh dunia termasuk Manado  mulai sibuk dengan berbagai persiapan menyambut Paskah 2012. Maklumlah perayaan liturgis Pekan Suci mulai pada hari ini, Minggu (1/4) yang dikenal dengan Minggu Palma. Dalam tradisi Kristen perayaan Minggu Palma mengenang peristiwa Yesus dielu-elukan saat masuk kota suci Yerusalem sekitar dua ribu tahun silam.

Menyongsong Minggu Palma biasanya panitia perayaan dari gereja akan meminta umat menyediakan daun palem atau daun-daunan sejenis sesuai kondisi daerah setempat. Jika di suatu paroki ada lembaga persekolahan  maka biasanya siswa sekolah mendapat tugas untuk mencarikan daun palem segar.

Rabu, 25 April 2012

Kota Manado Paling Aman di Indonesia

* Polisi Asyik Bermain Bola

Manado tergolong kota paling aman di Indonesia dalam hiruk-pikuk aksi demonstrasi menolak kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM.

SEPANJANG hari Jumat (30/3) hampir tidak ada aktivitas demo di berbagai lokasi strategis di Manado. Menurut pantauan Tribun Manado di kantor DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kemarin sepi dari aktivitas demonstrasi. Yang ada hanya sejumlah aparat kepolisian yang berjaga-jaga.

Farel Masih Mencari Ayahnya

* Doakan Kesembuhan Ibu Agnes

MANADO, TRIBUN - Sedih dan tak percaya. Itulah yang dialami Febri (14) anak pertama pasangan Antonius Silitona (39) dan Agnes Lilonaung (33), korban kecelakaan maut di depan MGP, Jalan A.A Maramis, Kelurahan Kairagi II Manado, Jumat (30/3). Anak itu harus menerima kenyataan pahit. Ayahnya meninggal dunia, sedangkan ibunya Agnes  dalam keadaan koma. Di saat yang sama ia tengah  bersiap menghadapi ujian akhir.

Hari Jumat siang (30/3)  rumah duka Keluarga Silitona - Lilonaung ramai dikunjungi pelayat.  Sejak pagi, rumah yang terletak di Kelurahan Kairagi II Lingkungan II tak henti didatangi. Mulai dari keluarga, tetangga hingga kerabat semuanya datang untuk memberi penghiburan.

SBY Utus Syarif Lobi Parpol

JAKARTA, TRIBUN- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tidak main-main atas rencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi. Angka yang beredar, kenaikan sebesar Rp 1.500 per liter dari posisi sekarang solar dan bensin Rp 4.500 per liter. Mengingat kerasnya penolakan di DPR, ia mengutus Sekretaris Sekretariat Gabuangan koalisi 6 parpol pendukung pemerintah, Syarif Hassan ke DPR.

"Yah, kewajiban saya kan begitu (melobi). Mudah-mudahan saja bisa," kata Syarif di depan ruang lobi rapat paripurna Gedung DPR RI Jakarta, Jumat (30/3). Syarif Hasan, terlihat tegang. Keningnya berkerut.  Keringat membasahi rambut dan jidat. Di depan ruang lobi rapat paripurna Gedung DPR RI, Anggota Dewan Pembina Partai Demokrat itu tampak serius. Matanya sesekali menatap Blackberry Bold berwarna putih di tangan kanannya. Sejurus kemudian dia memasuki ruang lobi. Di dalam ruangan sana, Syarif menghampiri Menteri Keuangan Agus Martowardojo.

Cap Tikus Masuk Hotel Berbintang

* Minuman Berkelas, Berkhasiat Tinggi dan Sehat
* Sarundajang: Investor Melihat Prospek Cap Tikus

MANADO, TRIBUN -  Siapa bilang minuman cap tikus produksi masyarakat Sulawesi Utara (Sulut) hanya menyebabkan banyak orang mabuk kepayang hingga meningkatkan angka kriminalitas? Branding cap tikus  kuat dan tersohor sejak lama. Orang luar mengenang Sulut tidak sekadar Boulevard, Bubur Manado dan Bunaken. Ingat Sulut, ingat  cap tikus!

Minuman keras (miras) produksi petani Sulut itu  bila diolah akan menjadi minuman yang berkelas, berkhasiat tinggi serta sehat bagi mereka yang mengonsuminya. Produk turunan cap tikus pun sangat dibutuhkan untuk medis dan industri seperti kosmetika dan lainnya.

Timah Tunjuk Incinerator di Paniki

* Tidak Takut Dipanggil Dinkes

MANADO, TRIBUN - Manajer  Keperasi Serba Usaha (KSU) Cipta Setia  Stefanus Timah akhirnya menepati janjinya. Kepada Tribun Manado, ia bersedia menunjukkan lokasi incinerator milik koperasi tersebut di Paniki Bawah.

Dengan diantar Agus, pegawainya, Tribun menuju ke lokasi, Minggu (25/3)/2012 sekitar pukul 10.00 Wita. Incinerator tersebut berada di perkebunan wilayah Lingkungan IV Paniki Bawah. Jarak dari Jl A.A Maramis, kilometer 8 hingga ke lokasi  sekitar dua kilometer. Sebelum masuk perkebunan itu terdapat perumahan Wale Nusantara.

Stephanny Bergmann: Jaga Hak Paten Cap Tikus

SETIAP daerah di negeri ini  punya ciri khas seperti pakaian, makanan maupun minuman. Nah, jika di Bali ada tuak maka di Sulawesi Utara (Sulut) ada minuman khas tradisional yaitu cap tikus. Baunya memang khas menyengat hidung tapi diteguk setengah gelas bisa melegakan tenggorokan atau menghangatkan tubuh yang kedinginan.  Bagi Stephanny Bergmann minuman khas Sulut itu harus dilestarikan mengingat brand cap tikus sudah dikenal luas publik Indonesia.

"Tentu saja kalau minum secara berlebihan,  namanya miras (minuman keras) akan menyebabkan mabuk. Tapi pada dasarnya minuman beralkohol bukan persoalan utamanya tetapi pengendalian diri seseorang saja," ungkap gadis kelahiran Kota Bitung, 7 September 1993.

Pangkerego: Kami Selidiki Lebih Lanjut

* Besok Bahas Sampah Medis  Dengan Dinkes Sulut

MANADO, TRIBUN -  Selain Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dan Dinkes Manado, Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota  Manado pun langsung merespons  adanya sampah medis yang dibuang sembarangan di  Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sumompo.

"Kami selidiki lebih lanjut siapa yang membuang sampah medis itu," kata Kepala BLH Manado Drs Joshua Pangkerego sambil  mengatakan akan berkoordinasi dengan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Manado, Senin (26/3/2012) besok. Ia menegaskan pembuangan sampah medis seperti jarum suntik, bekas botol infus dan lainnya tidak bisa sembarangan.  "Kecuali sampah organik atau anorganik bisa dibuang ke tempat sampah atau langsung ke TPST Sumompo," ujarnya saat dikonfirmasi Tribun Manado, Selasa (24/3).

Rachel Senang Bisa Pulang

* Sartje tak Sabar Bertemu Meryl

MANADO, TRIBUN -  Dua anak baru gede (ABG) asal Minahasa  Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), masing-masing Rachel Apriska Ngaloh (14) dan Meryl Toundatuon (15), korban traficking yang akan dikirim ke Singapura akhirnya kembali ke kampung halamannya, Sabtu  (24/3) malam.

Dengan menumpang pesawat Lion Air dari Jakarta, kedua ABG itu tiba di Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado, Sabtu (24/3/2012) sekitar pukul 19.00 Wita. Mereka didampingi  dua orang polwan dari PPA Polda Kepulauan Riau (Kepri).
Di bandara Rachel dan Meryl  dijemput kanit PPA Polda Sulut Kompol Nony Sengkey dan beberapa anggota dari PPA Polda dan Polsek Bandara Sam Ratulangi. Usai mengambil bagasi, mereka langsung beranjak meninggalkan bandara melalui pintu keluar yang juga dilalui penumpang lainnya.

Rondonuwu: Tim Kami Sedang Bekerja

^  Koperasi Olah Sampah Medis Harus Penuhi Syarat

MANADO,TRIBUN - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) dr Max R Rondonuwu langsung menindaklanjuti temuan sampah medis yang dibuang sembarangan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sumompo Manado.  Rondonuwu sudah membentuk tim khusus yang kini sedang bekerja menyelidiki asal sampah medis tersebut.

"Tim kami sudah turun ke lapangan untuk mengecek dan menyelidiki dari rumah sakit mana sampah ini berasal?" kata Rondonuwu kepada Tribun Manado di ruang kerjanya, Kamis (22/3/2012).  Ia mengatakan, kecuali menyelidiki asal sampah medis di TPST Sumompo, tim Dinkes  Sulut juga mengecek rumah sakit dan klinik yang belum memiliki incenarator serta proses pengolahan limbah medisnya seperti apa.

Sriyatty Sengkey: Ada Racunnya

Sriyatty Sengkey
WALAUPUN serangan serangga kecil bernama tomcat belum terjadi Manado
namun perlu ada sikap antisipasi karena serangga itu ada racun yang menyebabkan penyakit kulit. Demikian dr Sriyatty Sengkey, dokter spesialis kecantikan yang sehari-hari bertugas di Puskesmas Paniki Bawah. "Tomcat itu menyebabkan penyakit kulit. Itu karena serangga ini ada racunnya," kata dr Yatty, sapaan akrabnya kepada Tribun Manado, Jumat (23/3/2012).

Jika digigit tomcat, kata Yatty,  sebaiknya segera ke puskesmas, rumah sakit atau dokter terdekat. "Jangan digaruk karena akan melepuh. Sebaiknya ke rumah sakit nanti ada  salep dan anti biotik yang tepat untuk mengobatinya," ujarnya. Selain itu, kata penyuka warna biru ini,  bekas gigitan tomcat jangan dicuci atau diberikan sembarangan obat. "Bila terdesak minum obat anti nyeri atau anti inflamasi. Sebenarnya gejalanya hampir sama dengan dengan herpes. Ada bintik-bintik merah dan berair di dalamnya," ujarnya.

Semua Beban Hilang

* Spa untuk Kebersihan Tubuh

Perawatan wajah, kulit dan semua bagian tubuh hingga daerah sensitif sekalipun sudah menjadi kebutuhan agar hidup lebih sehat dan menyenangkan.

AROMA wangi tercium dari semua ruangan di House of Dura Beauty Clinic Manado, Jumat (23/3) sore. Musik instrumentalia dari piano dan biola silih berganti. Tidak heran, selain perawatan kesehatan banyak konsumen yang datang ke klinik ini untuk mendapatkan ketenangan serta menghilangkan stress.

"Ketika spa, tubuh dilulur rasanya ada ketenangan. Segar dan menyenangkan. Rasanya semua beban hilang," ucap Lidya Jocom seorang pelanggan House of Dura. Jika spa, Lidya memilih mengunakan minyak zaitun. Minimal sebulan sekali ia memilih spa untuk perawatan tubuh.

Susan Olivia Mandagi: Air Makin Langka

Susan Mandagi
AIR merupakan senyawa kimia yang terpenting dalam kehidupan manusia, bahkan tidak hanya manusia, tetapi semua mahkluk yang ada di bumi ini seperti hewan dan tumbuhan membutuhkan air agar tetap hidup.

Pendapat inilah terlontar dari gadis berambut panjang lurus, Susan Olivia Mandagi ST, saat ditemui Tribun Manado, Kamis (22/3/2012). Pandangannya itu berkaitan dengan hari air sedunia yang jatuh setiap 22 Maret 2012. "Tubuh kita saja hampir 90 persen terdiri dari unsur air, makanya tidak heran kita itu bergantung sekali pada unsur air," ujarnya.

Tetapi berdasarkan pengamatannya, kondisi air di bumi ini semakin terkontaminasi oleh berbagai ulah manusia. Misalnya mereka yang mendirikan pabrik atau perusahaan tambang, buangan limbahnya mencemari sungai dan lautan.  "Kondisi air sudah lagi tidak bersih, murni. Banyak yang tercemar, sudah tidak aman untuk kita konsumsi," kata perempuan kelahiran Tomohon 9 September 1988 ini.

Senin, 23 April 2012

Vanda Rorimpandey: Samakan dengan Koruptor

UNTUK memberantas aksi trafficking (pedagangan manusia) bukan hanya tanggung jawab  orangtua korban saja, melainkan seluruh elemen masyarakat. Demikian Vanda Rorimpandey dari Aliansi Perempuan Sulawesi Utara (Sulut).

"Ada ungkapan yang mengatakan bahwa perlu satu kampung untuk mendidik anak, dan perlu satu kampung juga untuk memproteksi mereka. Nah inilah yang seharusnya dilakukan oleh daerah-daerah yang selalu menjadi sasaran para pelaku trafficking," kata Vanda Rorimpandey kepada Tribun Manado, Rabu (21/3/2012).

Enda tak Mau Terjebak

* Tawaran Kerja di Luar Sulut Dengan Gaji Tinggi

Sebagai perempuan Enda selalu prihatin dan sedih membaca kabar gadis-gadis Sulawesi Utara menjadi korban perdagangan orang (trafficking). Pasalnya, ia pernah berjumpa dengan sahabatnya yang menjadi korban di Batam.

"WAKTU itu saya bekerja untuk agen perjalanan dan hendak ke Singapura. Sebelum sampai di Singapura saya dua hari di Batam. Di situ saya bertemu dengan teman yang bekerja di sana. Ternyata hidupnya menderita," ujar Enda yang bernama lengkap Sendra Rorimpandey kepada Tribun Manado, Rabu (21/3/2012).

Tak Letih Merajut Kebersamaan

Pdt Awuy dan istri
* In Memoriam Pendeta HOH Awuy

PENDETA Hendrik Otto Herman (HOH) Awuy dikenal para koleganya sesama pemimpin umat beragama di Sulawesi Utara (Sulut) sebagai sosok rendah hati, bekerja keras dan toleran.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sulut KH Fauzi Nurani melukiskan Pdt HOH Awuy sebagai sosok yang lebih banyak bekerja dibandingkan bicara. Ia seorang gembala yang total melayani umatnya dengan setulus hati.

"Itu yang saya kenal dari sosok beliau," ujar Nurani kepada Tribun Manado, Selasa (20/3/2012). Nurani sering bertemu dengan almarhum dalam pertemuan tokoh agama maupun pribadi. "Pembawanaan beliau bersahaja dan cool," ungkapnya.

Sikap dan tindakan  Pdt HOH Awuy apa adanya.  "Perbincangan apapun, beliau selalu apa adanya dan menjadi teman yang baik dalam berdiskusi," kata Nurani.

Sering Diejek Teman Sekolah

* Anak Pemulung Ingin Jadi Tentara dan Pendeta

Ketika banyak anak menikmati kehidupan menyenangkan dengan fasilitas lengkap dari orang tua,  tak sedikit pula rekan seusianya yang kurang beruntung. Tetapi mereka tidak putus asa.

MEMIKUL label sebagai anak pemulung tidak menyurutkan semangat juang serta harapan Deni, David, Novri dan rekan-rekannya. Anak-anak pemulung di Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Sumompo Manado tersebut tetap sekolah sambil bekerja sebagai buruh sampah membantu orangtua mereka.

Berdasarkan pantauan Tribun Manado di TPST  Sumompo, Sabtu (17/3),  anak-anak dan remaja di sana membantu orangtuanya dengan riang. Sebagaimana anak seusianya, mereka tetap memiliki waktu untuk belajar dan bermain. Bedanya mereka mempunyai pekerjaan tambahan yakti membantu orangtua sebagai buruh sampah. Berton-ton sampah rumah tangga warga Manado yang dibuang ke Sumompo saban hari adalah sumber pendapatan keluarga pemulung. Mereka hidup dari sampah yang bagi kebanyakan orang dianggap tak berguna lagi.

Cewek Itu Langganan Terduga Teroris

* Densus 88 Temukan Sejumlah CD Jihad

DENPASAR, TRIBUN  -  Satu dari tiga cewek pekerja seks komersial (PSK) sudah menjadi langganan terduga teroris yang tewas ditembak anggota Detasemen Khusus (Densus) 88 di Denpasar, Minggu (18/3/2012) malam lalu.

Hal itu diungkapkan Gita (bukan nama sebenarnya), salah seorang cewek PSK ketika diperiksa polisi pada malam kejadian.  Gita mengaku sudah beberapa kali berkencan dengan terduga teroris di tempat yang sama yaitu Bungalo Laksmi, Sanur, Bali.  Gita dan kedua temannya diboking terduga teroris untuk kencan singkat dengan bayaran Rp 150 ribu hingga Rp 200 ribu. Namun, sebelum rencana kencan batal karena Densus 88 lebih dahulu melakukan penyergapan.

Benny Pattinasarany Memberi Inspirasi

* Konser Doa Pra World Prayer Assembly

Konser Doa dalam rangkaian kegiatan World Prayer Assembly (WPA)  diikuti ribuan umat Kristen di Kota Manado dan sekitarnya, Senin (19/3) malam. Kesaksian hidup Benny Pattinasarany memberi inspirasi.

KONSER doa di lapangan Megamas Manado diawali dengan puji-pujian dilanjutkan kesaksian hidup dari Ps Benny Pattinasarany yang sungguh memberi inspirasi bagi warga Manado.

Benny pernah menjalani kehidupan yang hancur. Dia dikeluarkan dari kampus, menjadi pencuri dalam keluarga bahkan menjadi pengguna dan pecandu narkoba. Menurut Benny, setelah apa yang dimilikinya hilang, hingga harus tidur di jalanan, mencari  makanan sisa dan dianggap sampah, dia mengalami pemulihan setelah bertemu Tuhan Yesus.

Dinas Kebersihan Kecolongan

* Limbah Medis Dibuang Sembarangan
* Dinkes Manado Baru Tahu

MANADO, TRIBUN -  Kepala Dinas Kebersihasan dan Pertamanan Kota Manado
Julises Oehlers merasa kecolongan dengan aksi  pembuangan sampah medis secara sembarangan di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Sumompo. Sementara Kepala Dinas Kesehatan Manado Robby Matto mengaku baru mendengar tentang hal itu.

"Padahal hal tersebut dilarang keras karena sampah medis sangat membahayakan kesehatan masyarakat sekitar," ujar Julises Oehlers kepada Tribun Manado, Senin (19/3/2012). Oehlers mengatakan,  petugas kebersihan selalu memantau aktivitas pembuangan sampah ke TPST  Sumompo untuk mengetahui jenis sampah apa saja yang dibuang ke sana.

Doa Bagi Indonesia dari Kawanua

* Pra WPA di Lapangan Megamas Sore ini

MANADO, TRIBUN -  Pra World Prayer Assembly (WPA) dengan pembicara Rev Suzette Hattingh, Pdt Bambang Yonan, Pdt Daniel Pandji dan Ps Benny Pattinasarany, akan menggelar konser doa dan seminar di Manado hari ini dan besok. Secara khusus Pra WPA akan mendoakan transformasi bagi bangsa Indonesia dari bumi Kawanua.

Sekretaris Forum Pemuda Lintas Gereja (FPLG) Sulut, Charles Lepar SE,  menjelaskan konser doa dilaksanakan Senin (19/3) pukul 18.00 Wita di Lapangan Megamas Manado. Sedangkan seminar berlangsung Selasa (20/3) mulai pukul 08.00 Wita di Hotel Arya Duta Manado.

Neni Tubagus: Pandai Rawat Diri

KONDISI lingkungan yang kumuh biasanya rentan terhadap pengidapan penyakit yang membahayakan dan menular. Hal inilah yang menjadi kekuatiran dari Dokter Neni Tubagus saat berbincang dengan Tribun Manado, Minggu (18/3). Gudang penyebaran penyakit biasanya ada di lingkungan yang kotor, dipenuhi banyak sampah seperti daerah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Sumompo Manado.

"Di situ ada banyak orang yang beraktivitas, kuatir mereka itu mengidap penyakit yang menyerang daya tahan tubuhnya," ujar wanita yang kini bertugas sebagai Kepala Puskesmas Ranomut.

Terbang Setiap Hari Minggu

* Midsea Express Layani Rute Manado-Davao

MANADO, TRIBUN - Guna meningkatkan kunjungan wisatawan manca negara ke Sulawesi Utara, PT Bumi Mas yang bergerak di bidang jasa tur dan travel bekerjasama dengan maskapai  Midsea Express Filipina membuka rute penerbangan Davao-Manado PP. Pesawat berkapasitas 20 penumpang itu akan terbang setiap hari Minggu. Warga Manado yang hendak ke Davao atau sebaliknya kini tidak lagi mengandalkan kapal laut semata. 

Konsulat Jenderal (Konjen) Republik Indonesia untuk Davao Filipina, Eko Hartono ikut bersama sejumlah pengusaha pariwisata dalam penerbangan perdana Midsea Express Davao-Manado, Minggu (18/3/2012).

Jenguk Nazaruddin dengan Ferrari 6 Miliar

Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea bukan hanya suka memakai berlian di tangannya. Dia pun memiliki mobil Ferrari senilai Rp 6 miliar.

HOTMAN Paris Hutapea 'memamerkan' mobil mewahnya itu saat dia menjenguk kliennya, terdakwa dugaan kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games,  M Nazaruddin yang terbaring di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/3/2012).

Jazzyca Mamondol: Papan Peringatan

Jazzyca Olivia Mamondol
SAMPAI saat ini masih  ada ratusan bahkan ribuan  rumah penduduk Kota Manado  yang bertengger di lereng tebing yang curam.  Maut mengintai mereka setiap saat terutama pada musim hujan seperti saat ini. Jazzyca Olivia Mamondol melukiskan kenyataan tersebut sangat mengerikan dan perlu dicegah secepatnya.

"Saya melihat rumah-rumah itu rasanya mengerikan. Tetapi mungkin  bagi mereka itu biasa.  Menurut saya, pimpinan pemerintahan seperti camat atau lurah perlu memperhatikan mereka misalnya membuatkan tanggul untuk mengamankan rumah-rumah tersebut," ujar fotomodel yang akrab disapa Chyka kepada Tribun Manado, Jumat (16/3).

Chyka yang meraih predikat Puteri Indonesia Sulut 2011 (unner up I ) dan Puteri Pariwisata Bandara Sam Ratulangi Manado tahun 2011 berharap pemerintah mengusung prinsip siapkan payung sebelum hujan.

"Sebelum ada korban bencana, ya sebaiknya ada pencegahan. Misalnya memasang papan peringatan dilarang membangun rumah atau bangunan di tempat-tempat yang rawan bencana longsor ataupun banjir," ungkap honorer pada Kantor  Balai Bina Marga  Pekerjaan Umum Sulawesi Utara (Sulut) ini.

Vicky: Pindah Sementara Dulu..!

* Selamatkan Warga dari  Daerah Rawan Longsor
* Jull: Pemko Jangan Obral Janji
* Perumahan Pandu Dianggap Terlalu Jauh

MANADO, TRIBUN - Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Manado meminta Wali Kota GS Vicky Lumentut segera mengambil langkah cepat dan tepat bagi ribuan warga yang kini terancam jiwanya karena tinggal di lereng tebing yang rawan longsor.

Permintaan tersebut disampaikan anggota DPRD Kota Manado,  Conny Rumondor,
Bobby Daud,  Morris Korah,  dan Benny Parasan kepada Tribun Manado secara terpisah, Jumat (16/3). Rumondor menuturkan banyak solusi guna  mencegah jatuhnya korban jiwa. Ia berharap Pemerintah Kota (Pemko) Manado melakukan pencegahan bukan hanya fokus pada penanggulangan pasca bencana.

Pemerintah Rekrut 125 Ribu PNS

* Untuk Tenaga Honorer K1 dan K2

JAKARTA, TRIBUN - Walaupun ada program moratorium atau penghentian sementara penerimaan PNS hingga 31 Desember 2012, namun akan dibuka 125.000 lowongan PNS baru. Kementerian Pemberdayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB) beralasan rekrutmen ini untuk menggantikan PNS yang pensiun tahun 2012.

"Moratorium tetap sampai 2012, jadi yang kita terima ini yang khusus, ada jatah yang pensiun tahun ini 125 ribu, lebih kurang ya, nanti kita juga akan terima 125 ribu," ujar Menteri PAN,  RB Azwar Abubakar saat ditemui di Kantor Kemenko Perekonomian, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (16/3).

Tak Nyenyak di Bibir Tebing

*  Longsor Mengancam Rumah Warga
*  Pemko Manado Belum Punya Dana Relokasi
*  Bongkar Paksa Rumah Warga Yang Bandel

MANADO, TRIBUN - Hujan selalu membawa mimpi buruk bagi puluhan warga Kelurahan Dendengan Luar dan Paal 2, Kecamatan Tikala, Manado. Bermukim di bibir tebing curam,  mereka tidur tak pernah nyenyak lantaran maut mengintai setiap saat.

Seperti diamati Tribun Manado, Kamis (15/3/2012), kenyataan pahit itu melanda sejumlah warga Lingkungan 1, Kelurahan Dendengan Luar, Kecamatan Tikala, Manado. Rumah mereka berada persis di pinggir tebing. Bahkan ada rumah yang halamannya hampir ludes tergerus longsoran.

Rumah keluarga Dali Wungku, misalnya. Batas rumah Wungku hanya sekitar dua meter dari dinding tebing. Dinding tebing dengan kemiringan 30 derajat itu cuma ditumbuhi dua pohon rambutan. Sisanya ilalang. Ada lima rumah tepat berada di pinggir tebing tersebut.

Duo Korea Adu Jotos di PBB

* Korut Pertanyakan Laporan Marzuki Darusman

JENEWA, TRIBUN  -  Permusuhan abadi duo  Korea memanas lagi bahkan dalam sidang resmi PBB. Diplomat Korea Utara (Korut) dan Korea Selatan (Korsel)  terlibat adu jotos pada pertemuan Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Jenewa, Swiss.

Sebelum terlibat duel fisik, kedua pihak adu argumen soal status pembelot Korut yang melarikan diri ke China atau Korsel. Seperti diberitakan Telegraph, Selasa 13 Maret 2012, insiden ini dimulai saat delegasi Korut,  So Se-pyong, membantah laporan PBB soal buruknya catatan HAM di negaranya. Dia mengatakan, "Menolak interpretasi tidak berdasar tersebut, yang dibuat-buat oleh musuh negara."

Wali Kota Naik Angkot ke Kantor

* Program Car Free Day Tiap Rabu di Manado

Peristiwa tak lazim terjadi Rabu (14/3/2012). Wali Kota Manado Godbless Sofcar Vicky Lumentut datang ke kantornya di depan Sparta Tikala naik angkot.

VICKY Lumentut tiba di kantornya sekitar pukul 11.00 Wita seusai membayar pajak di Kantor Pelayanan Pajak Pratama Manado di Teling.  Setelah kembali ke rumah dan beristirahat sejenak Vicky Lumentut kemudian menumpang angkot menuju kantornya yang berjarak sekitar 2 km.

Mengenakan safari berwarna abu-abu tua, sambil tersenyum suami  Prof Julyeta Runtuwene ini melangkah ke ruang kerjanya di lantai 2 Kantor Wali Kota.

Deva Indah: Hakim Cantik

Deva Indah
SETELAH mantan Putri Indonesia asal Manado, Angelina Sondakh meninggalkan dunia modeling untuk merambah jagat politik, kini giliran mantan finalis Miss Indonesia 2006, Deva Indah berkarier sebagai hakim. Hakim yang cantik!

Pilihan Deva jadi hakim membuat bangga Komisi Yudisial (KY) sebab hakim harus siap tidak kaya, tetapi hidup sederhana. "Ini luar biasa. Dia berani meninggalkan dunia modeling yang penuh gemerlap. Memilih kehidupan yang sederhana, menjadi hakim yang bertugas di daerah," kata Wakil Ketua KY, Imam Anshari Saleh, Selasa (13/3/2012).

Ketua Mahkamah Agung (MA), Hatta Ali juga menanggapi positif  Deva Indah memilih karier sebagai hakim. "Bagus kan? Jadi penontonnya banyak nanti," kata Hatta Ali kepada wartawan usai melantik Ketua Pengadilan Tinggi dan PTUN di Gedung MA Jakarta Pusat, Rabu (14/3).

Menurut Hatta, keputusan Deva memilih karier hakim ketimbang dunia entertainment sah-sah saja. Yang terpenting Deva mampu melaksanakan tugas secara profesional. "Kalau cantik itu kan anugerah ya. Tapi saya mau lihat wajahnya kalau sudah menjadi hakim," canda Hatta Ali.

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...