Tampilkan postingan dengan label Koleksi Dion. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Koleksi Dion. Tampilkan semua postingan

Kamis, 06 Maret 2025

Ndori

Saya dan Ka'e Frans Sarong (kiri)

Kala itu saya masih wartawan baru. Baru jadi jurnalis. Belum lama terbius pesona jurnalisme yang nyatanya memang asyik. 

Saya sedang berada di Ende. Cuti tahunan. Pulang sejenak dari Kupang demi menengok orang tua dan saudara. 

"Aji (bahasa Ende yang artinya adik) Dion, besok saya mau ke Ndori. Kalau aji tidak sibuk, ayo ikut," katanya lugas kepada saya di rumahnya yang mungil di Jalan Kokos Raya, Perumnas, Kota Ende.

"Siap ka'e (kakak)," jawabku.

Siapa berani menolak? Bagi saya ajakan itu bak durian runtuh.  Saya bisa jalan-jalan sambil meliput bersama  kakak,  guru dan mentor jurnalistikku.

Keesokan hari kami berangkat pagi-pagi. Kabut tipis masih menyelimuti Gunung Wongge, Meja dan Gunung Iya.

Jumat, 08 November 2024

Anomali Salju


Pertama dalam 103 tahun Gunung Fujiyama Jepang tanpa sehelai salju di puncaknya yang menawan. Pertama dalam sejarah dunia, hujan salju jatuh berlumuran di Al-Jawf, padang gurun di Saudi Arabia.

Ada apa gerangan dengan bumi? Perubahan iklim tak mungkin tuan dan puan mungkiri. Ini masalah kita. Masalah anda dan saya. Bukan orang lain!

Mari kita tengok Fujiyama. Di bulan Oktober 2024 puncak Gunung Fuji tak tertutupi salju. Padahal Gunung Fuji lazim  tertutup salju hampir sepanjang tahun hingga mencair pada musim panas. 

Setelah musim panas berlalu, salju kembali menyelimuti gunung tersebut.  Saban tahun biasanya salju mulai terbentuk rata-rata pada tanggal 2 Oktober.

Jumat, 25 Oktober 2024

Kembali ke Bali


Kembali ke Bali sekarang tak begitu menyenangkan. Macet lalu lintasnya sungguh semakin menggila.

Senin petang 21 Oktober 2024, pesawat Lion Air yang membawa  saya dari Bandara El Tari Kupang tiba di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai sekira pukul 15.20 WITA.

Dua puluh menit kemudian, saya sudah berada dalam mobil taksi yang langsung bergerak meninggalkan Bandara Ngurah Rai menuju sebuah hotel di Jalan Gatot Subroto Barat ( Gatsu), Kota Denpasar.

"Perjalanan kita ke sana kira-kira memakan waktu satu jam  kalau tidak macet, Pak," kata Pak Gede, sopir mobil yang ramah.

Pamit


ilustrasi

 Kata itu sontak riuh di bulan September 2024.   Sejumlah rekan kerja di Tribun Network pamit.

Pamit karena tidak lagi menjadi bagian dari tim kerja  jaringan media di bawah naungan Kompas Gramedia.

Empat orang yang pamit di bulan kesembilan tahun 2024.  Saya mengenal baik keempatnya yaitu Mas Taufik Zuhdi atau akrab disapa Mas Tof, Mas Hasyim Ashari, Mbak Marina Napitupulu dan terakhir Kander Turnip.

Mas Tof terakhir bertugas di Jakarta. Dia sejatinya karyawan Harian Surya Surabaya. Sempat menjadi Pemimpin Perusahaan di sana.  

Mas Hasyim Ashari terakhir menjabat Pemimpin Redaksi Harian Tribun Batam. Marina Napitupulu terakhir Manajer Bisnis sejumlah unit Tribun Network di wilayah Papua.

Selasa, 13 Agustus 2024

Ficus Benjamina


Partai Golongan Karya atau Golkar memilih pohon beringin ( Ficus benjamina) sebagai lambangnya. 

Tumbuhan asli benua Asia-Australia dengan ketinggian mencapai 20 hingga 35 meter ini berciri rimbun, akar tunggang, dan dari cabang-cabangnya muncul akar gantung. 

Daun beringin mungil berbentuk bulat telur yang meruncing ke ujung dengan tajuk berwujud payung. Buah kecil, bulat, dan permukaannya halus. Beringin sangat nyaman untuk berteduh.

Hari-hari ini partai berlambang beringin bikin geger seluruh negeri. Beringin alias ficus benjamina riuh terhempas angin musim. Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengundurkan diri dari jabatannya pada Minggu 11 Agustus 2024. 

Jumat, 09 Agustus 2024

Pesta Para Jawara

Spanyol juara Euro 2024

Catatan Sepak Bola Dion DB Putra

Usailah sudah pesta sepak bola sebulan penuh yang membuat tuan dan puan pemuja bola begadang atau bangun tidur lebih awal.

Sejak 14 Juni hingga 14 Juli 2024, tersaji dua turnamen besar yaitu Piala Eropa atau Euro dan Piala Amerika atau Copa America.

Seorang kawan, anggota komunitas gila bola di Kupang mengaku kualitas tidurnya agak terganggu sebulan terakhir. Demikian pula konsentrasi kerja pada siang hari.

Maklum, dia begadang nonton tim kesayangan di Piala Eropa kemudian lanjut menonton pertandingan Copa America yang ditayangkan langsung pagi hari.

"Tapi saya senang, tim kesayanganku Argentina juara Copa America," katanya semringah.

Coming Home

Timnas Inggris 2024

Catatan Sepak Bola Dion DB Putra

Setelah melalui perjuangan panjang melelahkan sebulan penuh, bolehlah hari ini anak-anak Inggris mendendangkan lagu football coming home.

Coming home. Sepak bola pulang ke rumah yang melahirkannya dua abad lalu.

Di antara negara Eropa, kiprah Timnas Inggris paling manis dalam tiga tahun terakhir. Tim asuhan Gareth Southgate tersebut lolos lagi ke babak final kejuaraan Piala Eropa.

Tiga tahun lalu di rumah sendiri, Inggris lolos ke final Euro 2020 yang baru digelar bulan Juli 2021 karena pandemi Covid-19.

Di babak semifinal 8 Juli 2021, Inggris menang dramatis 2-1 atas Denmark berkat gol penentu dari Harry Kane pada menit ke-104.

Pangeran Sialan

Jude Bellingham

Catatan Sepak Bola Dion DB Putra

Inggris adalah negeri Prince and Princess. Negeri para Pangeran dan Putri. Raja dan Ratu. Di era modern ini tak ada monarki konstitusional di dunia yang lebih tersohor dan makmur dibandingkan Kerajaan Inggris.

Inggris pun diakui sebagai tanah air sepak bola. Bumi yang melahirkan cabang olahraga permainan tim dengan penggemar terbanyak sejagat raya.

Sepak bola lahir di Britania Raya tapi di ladang penuh pesona ini Inggris sekadar Pangeran bola sialan. Belum sekalipun naik tahta sebagai raja Eropa.

Pernah sekali mereka jadi Raja Mondial bola, 1966. Sudah lama nian. Telah lebih dari setengah abad lampau. Di kala layar televisi masih hitam putih. Sebagian besar tuan dan puan mungkin belum lahir.

Air Mata Pepe

Pepe menangis

Catatan Sepak Bola Dion DB Putra

Cristiano Ronaldo mendatangi Pepe lalu memeluknya erat. Tanpa kata-kata. Tapi jelas pesannya yaitu meneguhkan Pepe yang sedang berurai air mata.

Portugal kalah adu penalti 3-5 atas Prancis setelah bermain imbang 0-0 selama 120 menit. Target meraih trofi Piala Eropa pupus di babak perempat final.

Dinding Stadion Volkspark Hamburg, Jerman, Jumat (5/7/2024) malam, menjadi saksi bisu perjuangan sehabis-habisnya CR7 dan Pepe demi kejayaan tanah air mereka.

Dua veteran berusia 41 dan 39 tahun telah total memberi diri untuk kehormatan Selecao das Quinas. Apa daya penalti berakhir pahit. Portugal pulang. Prancis masih bertahan.

Espana

Timnas Spanyol 2024

Catatan Sepak bola Dion DB Putra

Yang manis tapi bukan gula adalah Espana. Ya Spanyol manis amat penampilannya di fase grup Euro 2024.

Dia satu-satunya tim sempurna. Tanpa cacat. La Furia Roja total mengoleksi 9 poin dan belum kebobolan gol.

Cara mereka bermain pun mengesankan kecuali sedikit dibantu dewi fortuna saat membekap juara bertahan Italia.

Andai jawara hanya berlandaskan hasil fase grup, merekalah yang berhak naik tahta sepak bola Eropa 2024. Spanyol tentu patut masuk tim unggulan. Kandidat kuat pemegang trofi Piala Eropa.

Tapi turnamen bahkan belum separuh jalan. Ujian di depan mata bagi Espana, mampukah mengggusur Georgia yang bikin Cristiano Ronaldo naik pitam?

Kamis, 20 Juni 2024

Senja di Tanjung Bastian

Lembayung senja di Tanjung Bastian, Selasa 11 Juni 2024 mengusir letih perjalanan kami yang panjang dari Kota Kupang. Saya bersama dua rekan kerja yaitu Paul Kopong Burin dan Kristanto Bisilisin.

Kira-kira 20 menit kami menepi di sisi jalan yang lengang, menikmati sang raja siang kembali ke peraduannya sambil menebarkan rona merah jingga.

Kutengok ke sisi kanan. Sepasang remaja tak ketinggalan melepas hari mereka.

Semua orang kiranya menyukai senja yang selalu terasa lekas berlalu dengan keindahan lama membekas. 

Sabtu, 02 Maret 2024

Pesona Kefamenanu


Durasi kehidupan malam terasa lebih lama. Rumah makan tersebar di beberapa tempat. Pilihan menu pun bervariasi. Satu hal yang membuat girang, ada menu kuah ikan asam dan ikan bakar. Makanan kesayangan saya.

Di warung pinggir jalan kita berhak pilih sendiri jenis ikan, umumnya  masih segar dalam kotak khusus berisi es batu. Baru sekali mati, kata empunya rumah makan melukiskan kondisi ikan.

Sungguh malam itu beta melihat wajah Kefamenanu yang sudah jauh berubah. Ya, setelah lima tahun beta kembali ke ibu kota Kabupaten Timor Tengah Utara tersebut di penghujung Februari 2024.

Saya ke sana bersama dua rekan dari Harian Pos Kupang, Paul Kopong Burin dan Kristanto Bisilisin. Kami ke sana untuk silaturahmi dengan mitra kerja di Kefa.

Pemilu yang Pilu


Oleh Dion DB Putra

PEMILU 2024 adalah pemilu yang pilu bagi seluruh rumpun keluarga Marselina Hoar. Marselina adalah Ketua Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di  TPS 07 Desa Bakiruk, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Marselina Hoar meninggal dunia setelah menjalankan tugas bersama rekan-rekannya KPPS TPS O7 Desa Bakiruk.

"Kami keluarga besar KPU Kabupaten Malaka turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya Ketua KPPS TPS 07 Desa Bakiruk," kata Ketua KPU Kabupaten Malaka, Yuventus Adrianus Bere, Jumat 16 Februari 2024.

Sabtu, 30 Desember 2023

Srikandi di Sarang Pria

Hasanah (kiri) dan Ahmad Suroso

Dalam rentang waktu terbilang panjang, lebih dari dua dasawarsa, dia sungguh srikandi di sarang pria. Nyaris sendirian. 

Namun, kehadirannya memberi warna kepemimpinan yang kuat dan khas di ruang redaksi Tribun Network - Kompas Gramedia.

Dia pekerja keras yang cerdas dan tangguh. Tegas, berintegritas, berani, juga disiplin.

Sebagai jurnalis dan pemimpin dia mempraktikkan pepatah Latin, suaviter in modo, fortiter in re. Teguh dalam prinsip tapi lembut dalam cara.

Mereka yang pernah jadi rekan kerja, kolega atau dipimpinnya mengenal gayanya mendidik dan membimbing dengan hati yang hangat. 

Senin, 04 September 2023

Purnabakti

Saya dan Mas Surnarko di Mataram, 4 Sept 2023
Pada suatu titik waktu saya pernah selevel dengan mereka. Selevel dalam hal tugas dan tanggung jawab sebagai pemimpin redaksi unit media naungan Tribun Network-Kompas Gramedia.

Medio 2023 satu per satu mereka mengucapkan sayonara kepada Tribun Network karena sudah tiba saatnya untuk purnabakti.

Meski pensiun sebagai karyawan adalah hukum natur tetap saja saya merasa agak terkejut. Kaget bahwa saya pun tidak akan lama lagi menyandang NIK alias nomor induk karyawan Tribun Network- Kompas Gramedia.

Sampai bulan September 2023, empat saudaraku pensiun.  Paling awal pamit dari Grup WA Pemimpin Redaksi adalah Mbak Wenny Ramdiastuti. 

Mbak Wenny terakhir menjabat sebagai Pemimpin Redaksi Tribun Sumsel-Sriwijaya Post di Palembang, Sumatera Selatan.

Kamis, 28 Desember 2017

Menikmati Istanbul dari Selat Bosporus


Jembatan Bosporus I
HARI itu Sabtu 1 Oktober 2016, akhir pekan yang indah di Istanbul.  Kota tergemuk di Turki dengan populasi  14 juta jiwa  seolah bergerak lebih lamban dari biasanya. Arus lalu lintas padat lancar. Banyak senyum dan tawa di mana-mana meski Istanbul masih siaga satu,  dua bulan pasca percobaan kudeta yang gagal.

Itulah hari terakhir kami sebanyak  18 wartawan asal  Indonesia berada  di Istanbul, kota unik yang berada di dua benua. Rekan-rekan dari Karpowership rupanya sudah menyiapkan agenda spesial yakni city tour yang mengasyikkan. Setelah dua hari berturut-turut kami serius bergelut tentang  kiprah  perusahaan terkemuka Turki yang membuat kapal pembangkit listrik atas pesanan pemerintah RI, akhir pekan itu saatnya piknik. Sungguh cara mengatur jadwal yang aduhai

Mampir Sejenak di Ayasofya Istanbul


Gerbang utama Ayasofya
SEBELUM meninggalkan Jakarta pekan terakhir bulan September 2016 menuju Istanbul, seorang teman yang sudah beberapa kali berkunjung ke kota Turki yang elok itu mengingatkan agar tidak lupa  menyambangi Hagia Sophia.

"Sebaiknya bung ke sana  untuk melihat keunikan dan terutama pesannya yang luar biasa bagi umat manusia," kata rekanku itu. Saya coba menanyakan lebih lanjut apa yang istimewa dari tempat itu sehingga dia getol mempromosikan, namun tidak mendapat jawaban. Rupanya dia sengaja membiarkan rasa penasaran terbawa hingga ke negara yang berada di dua belahan benua tersebut.

Gayung bersambut. Manajemen Karpowership, perusahaan pembuat kapal listrik yang mengundang kami 18 wartawan asal Indonesia  bertandang ke Istanbul ternyata sudah mengagendakan city tour ke Hagia Sophia. Dan, tiba saatnya city tour  hari itu, Sabtu 1 Oktober 2016. Kami sungguh terkagum-kagum melihat Hagia Sophia atau orang Turki umumnya menyapa  Ayasofya.

Jumat, 18 Agustus 2017

Selamat Jalan Simpai Nabas

Barnabas nDjurumana
Penghujung 1989 ketika remaja kurus pendek dari kampung bergabung di dojo Universitas Nusa Cendana (Undana),  nama itu sudah begitu tersohor. Warga kota sekecil Kupang umumnya tahu siapa dia. 

Lebih-lebih bagi komunitas Shorinji Kempo Nusa Tenggara Timur, pria asal pulau eksotik  Sumba itu sungguh the Legend! Dia perintis, pendiri,  pelatih, guru, manajer sekaligus mengurus segala tetek bebek demi tertanamnya semangat  persaudaraan beladiri kempo dari negeri Sakura ke dalam diri putra-putri Flobamora.

Kami selalu menyebut namanya dengan rasa hormat bukan karena takut tapi karena kewibawaannya sebagai pelatih dan maha guru.

Dia sosok tak banyak omong tetapi selalu hadir memantau latihan di setiap dojo. Yang tidak semangat dijewernya dengan cara yang khas. Tinju dan tendangannya  keras menohok  tapi mudah dimengerti gerak, trik dan tekniknya. Yang sudah bagus terus dipompa semangatnya agar menjadi yang terbaik.

"Lebih baik kau mandi keringat saat latihan begini daripada berdarah-darah kena hajar di arena pertandingan sesungguhnya," begitu yang kerap dia katakan saban kali memotivasi murid-muridnya.

Rabu, 14 Desember 2016

Mampir Sejenak di Ayasofya Istanbul

Gerbang utama Ayasofya
SEBELUM meninggalkan Jakarta pekan terakhir bulan September 2016 menuju Istanbul, seorang teman yang sudah beberapa kali berkunjung ke kota Turki yang elok itu mengingatkan agar tidak lupa  menyambangi Hagia Sophia.

"Sebaiknya bung ke sana  untuk melihat keunikan dan terutama pesannya yang luar biasa bagi umat manusia," kata rekanku itu. Saya coba menanyakan lebih lanjut apa yang istimewa dari tempat itu sehingga dia getol mempromosikan, namun tidak mendapat jawaban. Rupanya dia sengaja membiarkan rasa penasaran terbawa hingga ke negara yang berada di dua belahan benua tersebut.

Gayung bersambut. Manajemen Karpowership, perusahaan pembuat kapal listrik yang mengundang kami 18 wartawan asal Indonesia  bertandang ke Istanbul ternyata sudah mengagendakan city tour ke Hagia Sophia. Dan, tiba saatnya city tour  hari itu, Sabtu 1 Oktober 2016. Kami sungguh terkagum-kagum melihat Hagia Sophia atau orang Turki umumnya menyapa  Ayasofya.

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...