Jumat, 06 Agustus 2021

Foto Klasik dari Budapest

Foto Attila Manek

Foto yang indah diambil oleh seorang fotografer telah menjadi klasik yang beredar selama beberapa dekade. 

Seorang fotografer Hungaria, Attila Manek, secara tidak sengaja menjepret seorang ibu yang sedang membeli buah & sayuran di sebuah pasar di Budapest, Hungaria pada tahun 1987, membawa bayi kecil dalam kantong plastik transparan, dan bayi itu mengunyah apel.

Dalam foto tersebut, ibu dengan rambut pendek diprofilkan & dia tampak anggun & tampak seperti Putri Diana dari Inggris, yang membuat kagum banyak orang. 

Namun, yang lebih menarik perhatian adalah dia pergi ke pasar sayur dan membawa bayinya di dalam kantong plastik besar. 

Garis otot urat tampak dilengan beban berat telah membuat foto ini banyak dikirim ulang  oleh netizen selama bertahun-tahun.

33 tahun kemudian, fotografer Attila Manek sekali lagi menemukan pasangan ibu & anak Hungaria. 

Kamis, 22 Juli 2021

"Sakramen Penghibur" Bernama Bola


Bola itu Telanjang karya Dion DB Putra
Oleh Tony Kleden

TUTUP mata sejenak. Bayangkan apa yang bakal terjadi jika tidak ada permainan yang dikelola dengan mengikuti regulasi yang menyata dalam berbagai cabang olahraga. Aksi-aksi kekerasan akan menjadi pemandangan rutin setiap hari, setiap saat. Perkelahian, tawuran, saling bunuh menjadi bagian dari riwayat sejarah manusia.

Aksi kekerasan itu muncul dipicu oleh naluri melawan atau rivalitas yang menyatu dengan daging manusia. Rivalitas itu, boleh dibilang, sudah menjadi hakikat yang asali pada setiap manusia, siapa pun dia.

Hiruk Pikuk Pilkada dan Kursi Dewan




Judul                  : Hiruk Pikuk Pilkada dan Kursi Dewan
Penulis               : Dion DB Putra
Penyunting        : Usman Yatim
Desain Cover    : Apat Supriyono
ISBN                 :  978-602-7936-16-4
Cetakan I          :  Tahun 2014
Penerbit             :  RMBOOKS Jakarta Bekerjasama dengan Panitia HPN 2014 dan Pengurus PWI Pusat
Peluncuran      : Bengkulu, 9 Februari 2014.

Solusi Pers Mengatasi Masalah Bangsa


cover depan
PERS selama ini telah membuktikan dirinya sebagai pencatat perjalanan sejarah dan peradaban manusia. Pers Indonesia pun demikian dan pada setiap zaman masyarakat selalu menuntut pers sebagai penyulam dan penyambung kepentingannya.

Untuk keempat kalinya, komunitas pers Indonesia yang bergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) menerbitkan buku. Buku tersebut diluncurkan pada peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Jambi yang dihadiri Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono tanggal 9 Februari 2012.

Buku setebal 216 halaman yang berisi catatan wartawan anggota PWI terhadap beragam isu aktual di daerah tersebut diberi judul: Solusi Pers Mengatasi Masalah Bangsa. Buku tersebut termasuk dalam 22 judul buku karya wartawan dan tokoh pers nasional yang peluncurannya ditandai dengan penyerahan secara simbolis kepada Presiden SBY oleh Ketua Umum PWI Pusat, Margiono di Jambi 9 Februari 2012.

Pangan dan Hukum SPITZ


Oleh Tony Kleden

SALAH satu bencana kelaparan terparah di Eropa terjadi pada tahun 1846 - 1850 di Irlandia. Ladang kentang yang merupakan makanan pokok warga gagal panen akibat hama. Kejadian itu jelas merupakan bencana alam. Tetapi kematian sekitar 2 juta orang akibat kelaparan itu jelas bukan sekadar bencana alam.

Selama bencana kelaparan itu, sebenarnya ada cukup makanan untuk memberi makan dua kali jumlah penduduk yang berjumlah 8 juta orang. Tetapi ekspor besar-besaran bahan makanan mulai dari gandum, oat, barley (jenis gandum yang dipakai untuk membuat bir), ternak, telur dan mentega berlangsung terus. Gandum dan barley dianggap sebagai hasil bumi perdagangan dan hanya ditanam untuk ekspor. Petani Irlandia tidak pernah memakannya karena mereka hanya bekerja untuk tuan tanah.


Sampai sekarang, di negara-negara berkembang pun para petani masih juga belum beruntung nasibnya. Sungguh sangat ironis, para petani yang adalah penghasil pangan manusia adalah kelompok pertama yang menderita kelaparan. Tentu banyak sebab dan alasan mengapa kaum petani dalam sejarahnya selalu berada pada posisi kurang beruntung, meski -- sekali lagi-- mereka adalah produsen pangan dunia. Kelaparan, gizi buruk, gizi kurang, nyatanya, lebih banyak menimpa para petani.

Tragedi De Kuip

Italia juara Euro 2020
Juara Piala Dunia empat kali. Yes! Tapi jangan bilang Italia selalu bahagia karena sepak bola. 

Euro adalah jalan sengsara bagi Squadra Azzurra. Jejak pilu berurai air mata dalam penggalan waktu lebih dari lima puluh tahun. Derita setengah abad yang belum berujung. 

Setelah pesta gemerlap 1968 berkat kemenangan 2-0 atas Yugoslavia, dua kali Italia mencapai tangga puncak Piala Eropa.  Namun, kegetiran menyelimuti justru ketika hampir semua orang yakin mereka meraih trofi juara.

Di antara via dolorosa Gli Azzurri, tak ada yang lebih perih ketimbang tragedi De Kuip. 

Sayatan sembilu itu masih membekas utuh di hati Paolo Maldini Cs meskipun sudah lebih dari seratus purnama berlalu.

Ibu yang Malang

Dion dan Bukunya

Inggris adalah tanah air sepak bola, ibu yang melahirkan cabang olahraga terpopuler di Bumi. 

Seluruh dunia tahu tentang hal itu secara baik. Sejarah bola mencatatnya dengan tinta emas dan segala orang menerima tanpa prasangka. 

Tetapi Inggris adalah ibu yang malang, dan tidak bahagia. Ibu yang kesepian karena sang anak pergi sangat lama, bertualangan terlampau jauh hingga ke mana-mana. 

Begitu mesra mengasihi dan dikasihi oleh segala bangsa, sehingga ia lupa pulang ke pangkuan  ibu kandung yang melahirkannya.

Memang, pada suatu penggalan masa yang sudah lama sekali, anak bandel itu sempat pulang ke pangkuan ibunda. Tahun 1966, Britania yang menjadi tuan rumah World Cup menyanyikan tembang football coming home. 

Koor itu sungguh terbukti ketika Geoff Hurst dkk menumbangkan Jerman Barat 4-2 pada final tanggal 30 Juli 1966. Jules Rimet, trofi resmi Piala Dunia 1966 direbut Inggris. 

Kamis, 13 Mei 2021

Fatima yang Masih Menyimpan "Rahasia"

Fatima Portugal

FATIMA termasuk salah satu obyek pariwisata Portugal. Selain Fatima, ditawarkan pula 13 obyek lain seperti museum tempat berangkat ekspedisi Vasco da Gama, pantai indah Estoril, bekas istana musim panas Raja Joao I di Sintra. 

Dalam setahun obyek-obyek itu dikunjungi sekitar 15 juta wisatawan asing, 1,5 kali jumlah penduduk Portugal seluruhnya (10 juta) pada tahun 2001. Tiga juta di antaranya mengunjungi Fatima. Tanpa rencana, termakan sindiran seorang wartawan senior Portugal, saya mengunjungi Fatima tanggal 28 November 2001.

Ditemani Agus Sriyono dari Kedutaan Besar Indonesia di Portugal, kunjungan itu ibarat ziarah. Jarak Lisbon-Fatima 115 kilometer, ditempuh kurang dari tiga jam, lewat jalan tol. 

Senin, 12 April 2021

Profil Umbu Landu Paranggi

Umbu Landu dan Cak Nun

Indonesia berduka. Penyair besar negeri ini Umbu Landu Paranggi berpulang.

Umbu Landu Paranggi meninggal dunia pada Selasa dini hari, 6 April 2021 di RS Bali Mandara, Denpasar, Bali.

Penyair Wayan Jengki Sunarta, mengatakan Umbu meninggal pukul 03.55 Wita.

"Saya di sini dari kemarin siang. Sekarang masih menunggu kedatangan keluarganya," katanya.

Menurut Jengki, Umbu mulai dirawat di RS Bali Mandara sejak Sabtu, 3 April 2021.

"Indonesia kembali kehilangan putra terbaiknya di bidang sastra," kata Jengki.

Kabar duka ini pun disampaikan sastrawan Warih Wisatsana kepada Tribun Bali Selasa pagi.

"Sahabat kita, Bung Umbu Berpulang. Guru batin kami pamitan dini pagi tadi. Kawan-kawan yang berjaga di rumah sakit Bali Mandara mengabari, pukul 03.55 Wita." kata Warih.

Saya, Umbu, dan Puisi

Umbu Landu Paranggi

Oleh Wayan Sunarta

Pertemuan pertama saya dengan Umbu Landu Paranggi merupakan sebuah pertemuan yang sangat menjengkelkan sekaligus menggelikan, yang terus membekas dalam kenangan. 

Namun pertemuan-pertemuan selanjutnya merupakan anugerah tak ternilai yang ikut mempengaruhi perjalanan hidup saya, terutama ketika bergesekan dengan dunia puisi.

Pada sebuah petang yang cerah di bulan Agustus 1993, ketika saya masih kelas tiga sekolah menengah atas, saya diajak oleh seorang kawan menonton pertunjukan teater di sebuah sanggar di Sanur, Denpasar. 

Kata kawan saya, Umbu pasti datang dalam acara itu. Kata dia lagi, kesempatan bertemu Umbu sangat langka, maka sangat rugi kalau saya tidak datang.

Umbu, Berpuisilah dari Ruang Sunyi

Umbu Landu Paranggi

Jenazah penyair Umbu Landu Paranggi diupacarai Kuru kudu untuk mengantarkan ke peristirahatan sementara di Bali.

Upacara kuru kudu dihadiri oleh pihak keluarga, pengurus Flobamora Bali, sastrawan dan budayawan yang juga murid-murid Umbu Landu Paranggi (ULP), acara berlangsung khidmat, di Taman Makam Mumbul, Nusa Dua, Badung, Bali, Senin 12 April 2021.

“Pak Umbu, berpuisilah dari ruang sunyi, karena aksara itu adalah aksara yang hidup yang bisa mempengaruhi dunia ini,” kata Umbu Rihimeha Anggung Praing, menantu Umbu Landu Paranggi saat menutup sambutannya dalam acara kuru kudu untuk ULP.

Kuru kudu merupakan sebuah upacara untuk peristirahatan sementara sebelum nantinya jenazah dikirim ke tanah kelahirannya, Sumba

“Ini merupakan tempat peristirahatan sementara, dan berarti Pak Umbu masih ada di sekitar kita, belum mengendarai kuda putih, kuda merah untuk sampai ke surga,” kata Rihimeha.

Penyair Umbu Landu Paranggi Berpulang

Umbu Landu Paranggi

Penyair di Bali sebagian besar lahir dari tangan Umbu Landu Paranggi. Mereka terasah dengan gemblengan Presiden Malioboro ini. 

Penyair Umbu Landu Paranggi meninggal di RS Bali Mandara, Denpasar, Selasa 6 April 2021. 

Dengan kepergian sosok guru, dunia sastra pun berduka. Kenanganan akan kebaikan dan keramahan Umbu pun melekat di hati sastrawan Warih Wisatsana.

“Bukan hanya dalam puisi, Umbu mengajak seseorang untuk menghayati kehidupan. Saat hujan beliau mengajak kita, ayo basah-basahan agar kuyup hidupmu, sehingga kamu bisa memiliki daya haru terhadap suatu momentum,” kata Warih.

Warih mengaku berkenalan dengan Umbu tahun 1984, saat ia masih menjadi seorang wartawan muda. 

Saat itu, Umbu memegang 2 halaman lembar kebudayaan di harian Bali Post. Dia membuka ruang kepada siapapun untuk menulis di halaman tersebut. 

Jumat, 22 Januari 2021

Profil Joe Biden (6): Presiden AS Tertua dan Kedua Beragama Katolik

Joe Biden

Joseph Robinette Biden Jr atau akrab disapa Joe Biden  berperan besar dalam kampanye presiden 2016. Selama masa jabatan keduanya sebagai wapres, Biden sering disebut sedang mempersiapkan kemungkinan tawaran untuk pencalonan presiden dari Partai Demokrat 2016. 

Dukungan keluargaa,  teman, dan donatur serta menurunnya  peringkat elektabilitas  Hillary Clinton pada tahun 2015, membuat  Joe Biden sempat berpikir serius mempertimbangkan prospek ikut pencalonan tahun2016.

Hingga 11 September 2015, Biden masih belum yakin untuk mencalonkan diri. Kematian putranya ikut mempengaruhi keputusan Joe Biden.

Pada 21 Oktober 2015, berbicara dari podium di Rose Garden bersama istri dan Presiden Barack  Obama di sisinya, Joe Biden mengumumkan keputusannya tidak mencalonkan diri sebagai presiden pada 2016.  

Profil Joe Biden (5): Nyaris Diganti Hillary Clinton pada Pilpres 2012

Joe Biden

Joseph Robinette Biden Jr atau  Joe Biden dua kali terpilih dalam Pilres AS  merupakan bukti betapa rakyat Amerika Serikat mendukung kepemimpinannya.

Tanggal 20 Januari 2009 Joe Biden resmi menjabat sebagai Wakil Presiden Amerika Serikat. Pada hari yang sama Barack Obama dilantik sebagai presiden ke-44 Amerika Serikat menggantikan George W Bush.

Joe Biden merupakan wakil presiden ke-47 Amerika Serikat, ‌ wakil presiden pertama dari Delaware  dan wakil presiden Amerika Serikat pertama yang beragama Katolik Roma.

Pertama kali menjabat wapres, Joe Biden mengatakan dia bermaksud  menghilangkan beberapa peran eksplisit yang diambil oleh wakil presiden George W Bush, Dick Cheney, dan tidak juga tidak mau meniru wakil presiden sebelumnya. 

Dia memimpin tim transisi Obama dan  inisiatif  meningkatkan kesejahteraan ekonomi kelas menengah Amerika. 

Pada awal Januari 2009, dalam tindakan terakhirnya sebagai ketua Komite Hubungan Luar Negeri Senat AS, ia mengunjungi para pemimpin Irak, Afghanistan dan Pakistan.

Profil Joe Biden (4): Pernyataannya Membuat Barack Obama Frustrasi

Joe Biden

Joseph Robinette Biden Jr atau akrab disapa Joe Biden resmi menjabat sebagai Presiden ke-46 Amerika Serikat  tanggal 20 Januari 2021.

Jabatan tertinggi Joe Biden sebelum ini adalah wakil presiden ke-47 AS  selama dua periode pemerintahan Presiden Barack  Obama 2009-2017. 

Joe  Biden dengan Barack Obama memiliki hubungan yang unik.  Mereka sesungguhnya bukan teman dekat sejak lama.

Momentum Pilpres AS justru mendekatkan hubungan keduanya.  Joe Biden  tidak mencalonkan diri sebagai presiden pada tahun 1992. Alasannya antara lain karena dia  tidak  mendukung Perang Teluk. 

Dia juga tidak mencalonkan diri ptahun 2004 karena dia yakin hanya memiliki sedikit kesempatan untuk menang. Dia tetap melayani negara dengan sebaik-baiknya sebagai senator.

Profil Joe Biden (3): Berjuang Menuju Gedung Putih Sejak Tahun 1987

Joe Biden
Joseph Robinette Biden Jr atau akrab disapa Joe Biden berjuang menuju Gedung Putih sangat panjang dan berliku. 

Kegagalan demi kegagalan menyertainya. Dia jatuh bangun. Joe Biden secara resmi mengumumkan pencalonannya untuk nominasi presiden dari Partai Demokrat 1988 pada tanggal 9 Juni 1987. 

 Waktu itu Biden dianggap sebagai kandidat kuat karena citranya yang moderat, kepiawaian berbicara, profilnya yang tinggi sebagai ketua Komite Kehakiman Senat pada sidang nominasi Mahkamah Agung Robert Bork. D

ia disebut-sebut akan menjadi orang termuda kedua yang terpilih sebagai Presiden Amerika Serikat setelah John F Kennedy. Popularitasnya meningkat pesat pada kuartal pertama tahun 1987 dibandingkan dengan kandidat Partai Demokrat lainnya. 

Kamis, 21 Januari 2021

Profil Joe Biden (2): Pria yang Sangat Mengasihi Keluarganya

Joe Biden 

Joe Bie menikah dengan Neilia Hunter (1942–1972) pada tanggal  27 Agustus 1966. Hunter adalah mahasiswi  Syracuse University. 

Meski sempat mengalami kendala, Neilia Hunter akhirnya bisa mengatasi keengganan orang tuanya untuk menikah dengan Joe Biden, seorang penganut Katolik Roma yang taat.  

Penerimaan sakramen pernikahan Joe Biden-Neilia Hunter berlangsung  di sebuah gereja Katolik di Skaneateles, New York.

Pasangan ini dikaruniai tiga orang anak yaitu Joseph R   Biden III (1969–2015), Robert Hunter Biden (lahir 1970), dan Naomi Christina  Biden (1971–1972).

Pada tahun 1968, Joe Biden memperoleh gelar Juris Doctor dari Syracuse University College of Law. Dia memang bukan tergolong mahasiswa yang sangat menonjol. 

Saat di sekolah, ia menerima penundaan wajib militer. Selanjutnya diklasifikasikan sebagai tidak bisa mengikuti  dinas militer karena sakit asma. 

Profil Joe Biden (1): Usia 29 Tahun Sudah Terpilih Sebagai Senator

Joe Biden 

Joseph Robinette Biden Jr atau akrab disapa Joe Biden akan dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat  ( AS) tanggal 20 Januari 2021.

Dalam pemilihan presiden Amerika Serikat  ( Pilpres AS ) bulan November 2020,  pria kelahiran 20 November 1942 ini mengalahkan presiden petahana Donald Trump.

Menelusuri profil Joe Biden, kita akan mengetahui bahwa dia  bukanlah orang baru di pemerintahan Amerika Serikat.

Politisi Partai Demokrat itu sudah makan asam garam. Pengalamannya segudang. Dia terjun di panggung politik sejak usia masih belia.

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...