![]() |
| George Weah |
Dua puluh dua tahun silam, si hitam dari Monrovia itu mewujudkan mimpi anak-anak Afrika selama puluhan tahun yaitu menjadi pemain sepakbola terbaik dunia bukan sesuatu yang muskil.
Dia membuktikan bahwa lahir dari keluarga miskin dengan 12 anak, bertumbuh besar dalam lingkungan kumuh bukan alasan untuk pasrah diri pada nasib kurang baik. Keterbatasan justru bisa diubah menjadi modal merajut asa, menempa diri dengan bijak hingga menjadi manusia kaya arti dan terbaik.
Tahun 1995, pemilik nama panjang yang terdiri dari 34 huruf ini meraih penghargaan Ballon d'Or atau pemain terbaik dunia FIFA. Dialah George Tawlon Manneh Oppong Ousman Weah alias George Weah yang kala itu merupakan bintang klub raksasa Italia, AC Milan.





















