Senin, 29 Januari 2018

Tidak Sekadar Siaga Bencana

RUAS jalan provinsi yang menghubungkan Desa Oben, Kecamatan Nekamese dan Baun, Kecamatan Amarasi Barat, Kabupaten Kupang terancam putus. Hujan beruntun dua pekan terakhir memperburuk kondisinya. Pengendara yang melintas ekstra hati-hati karena longsoran sudah mengikis sebagian besar badan jalan.

Situasi  ini membuat Kepala Desa Oben, Yabes Abzena merasa khawatir karena warga tiga kecamatan, yaitu Amarasi Barat, Nekamese dan Taebenu bakal terisolasi.  Kerusakan infratruktur jalan di Kabupaten Kupang  tidak hanya di terjadi  kawasan Ikan Foti.

Seleksi Direktur Utama PDAM

ilustrasi
WALIKOTA Kupang, Dr. Jefri Riwu Kore akan membentuk tim untuk menyeleksi  direktur utama  Perusahaan Daerah Air  Minum (PDAM) Tirta Bening Lontar Kupang dalam bulan Januari hingga Februari tahun 2018. Pemerintah kota, kata Jefri, akan membentuk tim seleksi yang profesional.

Menurutnya, tim seleksi calon direktur utama PDAM harus memilih orang yang tepat agar dia mampu melakukan perubahan demi pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan. Walikota tidak akan memilih tim seleksi dari lingkup Pemkot Kupang.

Rabu, 03 Januari 2018

Uskup Manado Nonton TV sampai Subuh


Kardinal Jorge Mario Borgoglio saat tampil pertama di balkon (AFP)
MANADO, TRIBUN - Uskup Manado Mgr Joseph Suwatan MSC mengaku  sangat gembira atas terpilihnya Paus Fransiskus I pada hari kedua konklaf di Kapel Sistine Vatikan, Rabu (19/3/2013) malam waktu Roma atau   Kamis  (14/3/2013) dinihari Wita. Uskup Suwatan bahkan begadang sampai subuh demi menyaksikan saat-saat terpilihnya Paus Fransiskus lewat siaran langsung televisi dari Vatikan.

Kardinal Jorge Mario Borgoglio asal Argentina akhirnya terpilih sebagai Paus ke- 266 mengantikan Paus Benediktus XVI yang mengundurkan diri tanggal 28 Februari 2013 karena alasan kesehatan dan usia yang sudah tua. Kardinal Borgoglio dari ordo Jesuit itu  memilih nama Francis I atau Paus Fransiskus I.

"Saya pergi ke gubernuran (rumah jabatan Gubernur Sulut) lebih dahulu. Gubernur menjamu para peserta RUA APTIK. Setelah itu saya ke rumah duka almarhum Prof Sumual. Setelah itu saya langsung menonton televisi. Ternyata asap putih yang keluar saat itu," kata Uskup Suwatan kepada Tribun Manado, Kamis (14/3/2013).

Kardinal Bergoglio Gemar Naik Bus


Ibu ini memiliki kesempatan yang amat indah, duduk berdampingan dengan Kardinal Jorge Mario Bergoglio di dalam Kareta Api Bawah tanah sebelum diadakannya Koknlaf 12 Maret 2013 (meski dia tak menyadarinya sama sekali). Dia mungkin berpikir beliau hanyalah seorang imam, bukanlah kardinal yang akan memilih dan terpilih sebagai Paus Fransiskus I (foto dari akun FB Pater Yonas Kaki)
KARDINAL Jorge Mario Bergoglio yang baru saja terpilih sebagai Paus ke-266 merupakan sosok yang bersahaja. Paus Fransiskus I  senang bepergian dengan bus.

Ketika diangkat sebagai Kardinal oleh Paus Yohanes Paulus II pada 21 Februari 2001, Bergoglio mengajak sekitar ratusan orang Argentina untuk tidak terbang ke Roma untuk merayakan pengangkatannya.

Begoglio mengajak orang-orang itu memberikan uang yang akan digunakan untuk membeli tiket kepada orang miskin.

20 Fakta Seputar Paus Fransiskus


Seorang seniman pasir India, Sudersan Pattnaik, membuat patung wajah Paus Fransiskus di Puri, India. Dengan 17 juta pemeluk Katolik, India menjadi negara dengan umat Katolik terbanyak kedua di Asia setelah Filipina  (AFP)
BANYAK hal yang belum diketahui soal Paus Fransiskus dari Argentina. Berikut 20 fakta unik paus pertama dari Amerika Latin ini.

1. Jorge Mario Bergoglio, lahir 17 Desember 1936 di Buenos Aires. Ayahnya adalah seorang pekerja kereta api berdarah Italia.

2. Ayahnya, Mario Jorge, beremigrasi ke Argentina dari kawasan Piedmont, Italia.

Paus Fransiskus Patahkan Sejumlah Tradisi


Paus Benediktus XVI dan Kardinal Jorge  Mario Bergoglio dalam suatu acara (AFP)
SAAT Jorge Bergoglio melangkah ke balkon di Vatikan pada Rabu (13/3/2013) malam untuk menampakan dirinya sebagai pemimpin baru 1,2 miliar umat Katolik sedunia, ia membuat sejarah dengan menjadi paus non-Eropa pertama dari era modern. Tak hanya itu, ia paus pertama dari Amerika Latin, Jesuit pertama yang jadi paus dan paus pertama yang menggunakan nama Fransiskus.

Paus Fransiskus Hanya Punya Satu Paru


Paus Fransiskus (AFP)
Paus Fransiskus boleh disebut sebagai paus pionir dalam berbagai hal. Ia adalah yang pertama kali memakai nama Fransiskus, ia paus pertama dari Amerika Latin, dan paus pertama yang hidup bertahun-tahun hanya dengan satu paru.

Seperti dikutip oleh Associated Press, paus ke-266 ini mengalami pengangkatan organ paru ketika ia masih remaja, diduga kuat karena infeksi. Pada masa itu mungkin pengobatan antibiotik belum seefektif sekarang, terutama dalam penanganan infeksi.

Untuk melindungi pasien dari infeksi yang lebih parah, dokter mungkin memutuskan mengangkat parunya agar infeksi tidak menyebar.

"Mungkin saat itu infeksinya sangat berat, atau mungkin sudah ada abses sehingga terjadi perdarahan," kata Dr John Belperio, pakar paru dari The David Geffen School of Medicine di UCLA, AS.

Umat Katolik Argentina Luapkan Kegembiraan


Paus Fransiskus
UMAT Katolik Argentina yang memenuhi Katedral Buenos Aires, Rabu (13/3/2013) malam waktu setempat, meluapkan kegembiraannya setelah Kardinal Jorge Bergoglio terpilih menjadi paus baru dengan gelar Fransiskus.

Saat mengetahui kabar dari Vatikan soal terpilihnya Bergoglio, sekitar 200 orang yang hadir di Katedral Metropolitan langsung memberikan sambutan meriah.

Tak lama setelah kabar itu muncul, jumlah umat dan media di sekitar katedral tempat Fransiskus memimpin misa itu terus bertambah.

"Panjang umur Paus! Fransiskus! Fransiskus!" umat yang bergembira mengelu-elukan pemimpin baru mereka.

"Saya sangat bahagia. Saya juga sangat terkejut karena saya tak menyangka ini," kata seorang warga, Mariano Solis (33).

Paus Fransiskus, Harapan akan Pembaruan


Paus Fransiskus
Oleh Kornelius Sipayung, Lic.S.Th.

Kardinal Argentina Jorge Mario Borgoglio menjadi Paus baru dari Ordo Serikat Jesuit (SJ) dengan mengambil nama Fransiskus. Ini merujuk pada Fransiskus dari Assisi. Paus dengan spirit dan semangat Jesuit tetapi dalam hidupnya berjiwa Fransiskan.

Dia mengasosiasikan diri dengan Santo dari Asisi yang begitu dicintai warga Italia dan dikenal sebagai simbol perdamaian, kemiskinan, dan kesederhanaan. Santo Fransiskus (1181-1226) dilahirkan dari sebuah keluarga kaya raya tetapi meninggalkan kekayaan dan kelak mendirikan ordo biarawan bernama Fransiskan.

Amelia Menolak Cinta Jorge



Paus Fransiskus (AFP)
Terpilih menjadi pemimpin umat Katolik sedunia, kisah kehidupan Paus Fransiskus satu per satu mulai mencuat ke publik. Salah satunya soal kisah cintanya di masa bocah yang membawanya menjadi seorang pastor dan akhirnya terpilih menjadi Paus.

"Jika saya tidak menikahimu, saya akan menjadi pastor," demikian kata-kata Paus Fransiskus yang bernama asli Jorge Mario Bergoglio, dalam surat cintanya kepada pujaan hatinya sekitar 60 tahun lalu, seperti dilansir news.com.au, Jumat (15/3/2013).

Surat cinta tersebut ditujukan kepada seorang wanita bernama Amalia dan dikirimkan ketika Jorge Bergoglio berusia 10-12 tahun. Cintanya ditolak, Jorge Bergoglio tidak bisa menikahi Amalia. Dia pun memilih jadi seorang pastor, uskup agung, kardinal dan akhirnya Paus Fransiskus.

Saat ini ketika Jorge Mario Bergoglio menjadi perhatian dunia karena terpilih sebagai Paus ke-266, sosok Amalia pun muncul. Wanita yang sudah berambut putih ini menceritakan kisah masa lalunya dengan Jorge Bergoglio muda ketika keduanya sama-sama menghabiskan masa kecil di wilayah Flores, Argentina.

Perangai dan Kalimat Paus Fransiskus


Paus Fransiskus bayar sendiri biaya menginap di hotel (AFP)
Dia ke resepsionis Hotel Casa Martha membayar sendiri biaya menginap, Kamis (14/3/2013), sehari setelah terpilih sebagai Paus. Dia memakai sepatu biasa dan jam biasa. Dia naik bus mini menuju makan malam bersama para kardinal yang memilihnya.

Paus Fransiskus dengan afeksi menyapa mereka. "Siapa yang bikin proses konklaf lama? Kiranya Tuhan memaafkan semua yang bikin kita capek. Malam ini saya ingin tidur tenang, dan firasat saya berkata kalian juga ingin tidur pulas sekarang kan?" seperti dikutip harian AS, The New York Times, edisi Jumat (15/3/2013).

Pilihan yang Tidak Diduga


Paus Fransiskus (tengah)
Oleh Simon Saragih

Kardinal Jorge Mario Bergoglio menjadi Paus Fransiskus? Tidak ada yang menduga. Namanya tidak masuk dalam ”papabili”, atau daftar kandidat unggulan untuk menjadi Paus baru pengganti Paus Emeritus Benediktus XVI.

Calon terdepan yang semula disebut-sebut adalah Uskup Agung Milan, Kardinal Angelo Scola. Dia dianggap bisa mengembalikan Italia ke dalam Takhta Suci Vatikan yang diduduki Paus non-Italia dalam 35 tahun terakhir ini.

Kalaupun ada keinginan agar kardinal non-Eropa yang terpilih, nama yang disebut antara lain Kardinal Odilo Scherer, Uskup Agung Sao Paulo (Brasil) atau Kardinal Sean O’Malley, Uskup Agung Boston, Amerika Serikat.

Messi, Maradona, dan Paus


Paus Fransiskus (AFP)
Oleh Sindhunata

Sejenak rakyat Argentina di Buenos Aires seperti tersihir dalam diam. Namun, begitu di televisi diumumkan dan diperlihatkan Paus yang baru, mereka pun meledak dalam jerit dan sorak tak terkatakan. ”Argentina, Argentina!” demikian mereka berteriak di mana- mana. Jalanan pikuk dengan klakson mobil. Bendera Argentina dikibar-kibarkan. Luapan sukacita ini persis seperti ledakan kegembiraan saat pertandingan final kesebelasan Argentina menekuk Jerman 3-2 dan menjadi juara Piala Dunia 1986 di Mexico City.

Messi, Maradona, Paus! Begitulah mereka berteriak-teriak ketika mereka tahu bahwa Paus yang baru adalah Kardinal Jorge Mario Bergoglio, Uskup Agung Buenos Aires. Bangsa mana yang tidak bangga bila mereka mempunyai legenda seperti Messi dan Maradona? Dua legenda itu sudah seperti rahmat berlimpah. Apalagi sekarang mereka mempunyai Paus Fransiskus. Lengkap sudah kegembiraan dan kebanggaan rakyat Argentina.

Apakah Paus Baru adalah Paus Terakhir?


Para kardinal saat pemilihan paus tahun 2005.
Pada Selasa (12/3/2013), para kardinal dari seluruh dunia  memulai sidang konklaf di Kapel Sistine, Vatikan, untuk mencari paus baru pengganti Benediktus XVI yang mengundurkan diri.

Saat 1,2 miliar umat Katolik menunggu pemimpin baru mereka, sebuah ramalan kuno menyatakan bahwa paus pengganti Benediktus XVI adalah paus terakhir.

Teori ini bisa dilacak kembali ke masa 900 tahun lalu. Saat itu, di abad ke-12, Kardinal Irlandia, Malachy O'Morgair, mendapatkan sebuah penglihatan.

Sekilas Tentang Ritual Pemilihan Paus


Konklav di Kapel Sistine tahun 2005
Oleh Pastor Markus Solo SVD, dari Vatikan

Konklav, ritual khas untuk memilih Sri Paus, sang Pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma--akan diadakan lagi Selasa  12 Maret 2013. Konklav dilakukan ntuk memilih penerus Tahta Santo Petrus ke-265, setelah Paus Benediktus XVI secara resmi mengundurkan diri Kamis lalu, 28 Pebruari 2013 tepat jam 20.00 waktu Roma oleh karena umur dan kesehatan.

 Sejak itu Tahta Santo Petrus mengalami sede vacante" (Latin, artinya Tahta Kosong). Di dalam masa ini para Kardinal di seluruh dunia di bawah 80 tahun sejak sede vacante berkumpul di Vatikan untuk mengadakan konklav.

Masuk sebagai Paus akan Keluar sebagai Kardinal


Konklaf para kardinal memilih paus baru
KARDINAL  Joseph Ratzinger terpilih sebagai paus dalam usia yang sudah tua, 78 tahun.  Ia adalah paus ke 265 dalam sejarah Gereja Katolik Roma, menggantikan Paus Yohanes Paulus II yang sangat popoluer.

Sidang pemilihan paus atau yang biasa disebut konklaf selalu menarik perhatian umat Katolik di seluruh dunia. Jabatan paus adalah jabatan seumur hidup. Lazimnya, konklaf digelar setelah seorang paus wafat sehingga perlu ditunjuk penggantinya. Konklaf diikuti oleh seluruh kardinal di seluruh dunia. Kardinal acap disebut sebagai "pangeran gereja". Layaknya pangeran, biasanya merekalah ahli waris tahta kepausan.

Kamar Santo Yohanes Paulus II di Maumere Jadi Tempat Ziarah


Romo Ewaldus di kamar Santo Paus Yohanes Paulus II
KAMAR yang ditempati mendiang Santo Paus Yohanes Paulus II di Seminari Santo Petrus Ritapiret, Maumere saat mengunjungi Sikka 11-12 Oktober 1989 lalu,  telah menjadi kamar doa dan tempat ziarah bagi umat Katolik.

Kamar itu pun telah direnovasi dan semua perlengkapan di dalam kamar yang ada kala itu dikembalikan ke posisi semula.

Demikian Praeses Seminari Tinggi Santo Petrus Ritapiret Maumere, Romo Edwaldus Martinus Sedu, Pr saat ditemui Pos Kupang di ruang kerjanya, Jumat (10/10/2014) pagi.

Dikatakan Romo Ewal, demikian dia disapa, beberapa fasilitas yang perlu disimpan di Kamar  Paus,  antara lain kasula yang pernah dipakai Paus saat pimpin misa, kursi  yang diduduki saat misa dan piala.

Maestro Kemanusiaan itu 'Putra' Konsili Vatikan II


Paus Yohanes Paulus II
(Mengenang 25 Tahun Lawatan Paus Yohanes Paulus II di Indonesia)

Oleh Rm. Richard Muga Buku, Pr

Koordinator Totus Tuus Community Cristo Re Maumere.


TANGGAL 2 April 2005 waktu Vatikan (3 April waktu Indonesia), Paus Yohanes Paulus II melepaskan napasnya yang terakhir. Menarik bahwa Bapa Suci ini meninggal pada tahun ke-40 penutupan Konsili Vatikan II. Mungkin tidak banyak yang tahu bahwa sosok ini aktif dalam seluruh pergulatan Konsili Ekumenis yang makan waktu kurang lebih 3 tahun itu.

Ia bahkan mengakui `Putra dari Konsili Vatikan II' sebagai ekspresi betapa mendalamnya ia dipengaruhi Konsili Vatikan II dalam seluruh karya kepemimpinannya sebagai orang ke-264 yang menduduki takhta warisan Santo Petrus. Dan saat ini ketika umat Katolik Indonesia mengenang 25 tahun lawatan Paus yang sudah dikanonisasi (digelar santo) pada tanggal 27 April 2014 itu dan 50 tahun Konsili Vatikan II, baiklah kita menyelisik kiprah Bapa Suci yang boleh digelari Putra dari Konsili Vatikan II ini.

Jangan Takut


Paus Yohanes Paulus II
(Merenda Usia Perak Kunjungan Paus Yohanes Paulus II ke Maumere)

Oleh Philip Ola Daen, CD

Rohaniwan

POS Kupang dalam beberapa edisi terakhir ini memuat seputar Paus Yohanes Paulus II dan visit kegembalaannya ke Maumere, Flores, NTT, Indonesia dan bermalam semalam di Ritapiret. Ritapiret menjadi Vatikan semalam. Kunjungan Paus Yohanes Paulus II ini berlangsung dari tanggal 11-12 Oktober 1989.

Kunjungannya ini semakin bernas muatan isinya karena ia sudah digelar kudus dengan nama Santo Yohanes Paulus II pada tanggal 27 April 2014. Dengan demikain peristiwa kunjungannya ini telah mencapai usia perak. Karena itu, peristiwa perak ini menjadi momentum  untuk berhenti sejenak dan menoleh sekejap ke belakang untuk merefleksikan hati, pikiran dan  jiwanya.

Momentum refleksi ini menjadi teramat penting karena ia adalah  satu sosok dari sekian banyak sosok yang paling penting dan berpengaruh dalam dunia dewasa ini, dan satu paus dari sekian banyak paus yang paling elokuent dan inspiratif  sepanjang zaman dengan salah satu seruannya "Be Not Afraid". Karena itu, untuk merendah usia perak kunjungannya ke Maumere menjadi lebih indah dan bermakna baiklah diangkat dan direfleksikan lagi seruannya  be not afraid - jangan takut.

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...