Jumat, 30 Oktober 2020

Ketika Duri-duri Tak Lagi Terasa

Elcid Li dan Fima Inabuy (kanan)

PRAKTIK cerdas mengesankan di tengah amukan pandemi Covid-19 datang dari tenggara Indonesia.

Tepatnya Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tetangga terdekat Bali.

Daerah itu sudah memiliki Laboratorium Biomolekuler untuk tes massal Covid-19.

Kalau sekadar bangun lab sih biasa. Yang luar biasa adalah NTT membangun lab pertama di Indonesia atas inisiatif masyarakat.

Mereka sukses merajut kerja kolaborasi apik dengan pemerintah daerah.

Kehadiran laboratorium tersebut memungkinkan tes massal Covid-19 gratis bagi masyarakat. Sebuah inovasi yang membanggakan.

Menyamar Sebagai Keluarga Nabunome

Edu Nabunome

Pesan klasik para guru jurnalistik saya, Valens Goa Doy, Damyan Godho, Julius R Siyaranamual, Marcel Weter Gobang sama dan sebangun. Jurnalis harus panjang akal.

Nah gara-gara keistimewaan atlet Indonesia kelahiran Nusa Tenggara Timur (NTT) ini, saya mempratikkan pesan para guruku tersebut.

Akal saya panjanglebarkan demi menembus ketatnya barikade petugas keamanan di Century Park Hotel Jakarta.

Pagi itu pada medio Oktober ceria 1997.

Wajahku yang semringah berubah kecut melihat seramnya sekuriti mengawal Century Park, hotel atlet peserta SEA Games.

Kalau Kursi Kosong Bisa Omong


ilustrasi

URUSAN kosong dan kekosongan lagi naik daun di buana ini.

Di mana-mana. Di meja presenter, di taman bunga, gedung bioskop, rumah ibadah pun di stadion olahraga.

Kekosongan sedang mendapatkan momentum spesial agar manusia tidak gosong tergerus virus Covid-19.

Kekosongan juga melanda jagat politik bernama pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung 9 Desember 2020.

Jumlah kotak kosong meningkat pesat dibandingkan musim Pilkada sebelumnya. Makin gemuk pula pasangan calon tunggal pada Pilkada 2020.

Senyumlah Semanis Madu


 TRIBUN-BALI.COM -- Permintaan madu 

meningkat pesat selama pandemi Covid-19.

Madu hutan Timor, Flores, Maros, Aceh, Papua dan lain-lain laris manis.

Berita mengenai tingginya permintaan berjejer panjang. Kalau kurang yakin, silakan tuan dan puan gogling alias cari di Google. Sekarang.

Di lapak Tokopedia, misalnya, penjualan madu meningkat dua setengah kali lipat dibandingkan sebelum pandemi merebak di Indonesia sejak awal tahun 2020.

Ya, virus corona membuat madu yang manis itu semakin manis dan laris diburu banyak orang.

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...