Senin, 16 Desember 2019

Putu Randu Pernah Jadi Kiper dan Pemain Basket

I Putu Randu
Putu Randu jadi trending topic Twitter. Menyadari viralnya aksi selebrasinya, Randu memberi klarifikasi. Pemain bernomor punggung 18 itu menyatakan selebrasinya semata untuk mengangkat motivasi bertanding tim voli putra Indonesia.

NAMA pemain tim nasional (timnas) bola voli putra Indonesia asal Tabanan, Bali, I Putu Randu Wahyu Pradana menjadi buah bibir.

Putu Randu bersama rekan-rekannya  mempersembahkan medali emas bagi Indonesia di ajang SEA Games 2019 yang baru berakhir, Rabu (11/12) malam. Medali emas itu sangat berarti karena terakhir kali diraih timnas voli putra Indonesia pada SEA Games 2009.

Putu Randu  sukses mencuri perhatian masyarakat pecinta bola voli di Tanah Air maupun publik Filipina.

Ada Rompi Dr Azahari di Museum Terorisme Denpasar

ilustrasi
Museum terkait antiterorisme memang sudah ada di Mabes Polri Jakarta, namun koleksi yang ditampilkan lebih ke dampak dari aksi terorisme, bukan keadaan di belakang layar dalam penangulangan terorisme.

KAPOLDA Bali Irjen Pol Dr. Petrus Reinhard Golose meresmikan pembukaan Museum Penanggulangan Terorisme  di Denpasar, Rabu (27/11). Ini merupakan museum pertama dan satu-satunya di Indonesia mengenai penanggulangan terorisme.

Museum  tersebut tak hanya memajang koleksi Polri, khususnya Satgas Antiteror, tapi juga di antaranya memajang barang-barang yang dipakai para teroris dalam melakukan aksinya.

Contohnya mobil yang mengangkut bom yang digunakan dalam aksi Bom Bali I tahun 2002. Ada juga sepeda motor bebek yang dipakai salah seorang pelaku Bom Bali I serta rompi antibom yang digunakan Dr Azahari, otak Bom Bali.

I Gede Siman Sudartawa Selalu Sumbang Emas

I Gede Siman Sudartawa
Disiplin merupakan kunci sukses Siman mempertahankan prestasinya. Menurut sang ibu, Siman memiliki semangat berlatih yang luar biasa dan patuh pada instruksi pelatih.

PERENANG andalan Indonesia asal Bali I Gede Siman Sudartawa kembali menorehkan prestasi  membanggakan. Dialah yang pertama menyumbangkan medali emas dari cabang olahraga (cabor)  renang SEA Games 2019.

Siman Sudartawan meraih medali emas nomor 50 meter gaya punggung putra. Persembahannya itu merupakan emas ke-51 bagi Indonesia. Siman tercepat menyentuh finish dengan catatan waktu 25,12 detik di New Clark City Aquatic Arena Filipina, Sabtu (7/12).

Siman juga memperbaiki rekor SEA Games yang ia ciptakan pada tahun 2017 yaitu 25,20 detik.  Selain Siman, atlet asal Bali yang menyumbang medali emas bagi Indonesia adalah Maria Londa (lompat jauh) dan pedujo Ni Kadek Anny (perak).

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...