Rabu, 22 Februari 2012

SAJAK DARI BATAS NEGARA


By : Wisnu Pamungkas

Kutemukan bocah di batas Negara
Dengan tancut rusak  dan seragam pramuka
Ayahnya  kuli batu di Sibu, sedangkan ibu sibuk ikut program PKK
Dia cuma sederet angka di Kantor Statistik Republik Indonesia

Kutemukan dia di batas Negara
Kelasnya kosong, kursi pun sisa satu saja
Muridnya  2 orang,  dia bilang lebih dari 30 sudah eksudus  ke Malaysia
“Mereka bilang, school di sini tidak menarik, yang tinggal cuma orang gila”.  
Mata ibu guru honorer itu berkaca-kaca saat bercerita

Senandung Bisu 1965

ilustrasi
Oleh Ahmad Yunus 

DI TENGAH kebun jambu mete, Leonardo Lidi, 57 tahun bersenandung. Nadanya terdengar lirih. Musik yang mengiringinya hanya bebunyian suara alam. Dari suara jangkrik hingga gonggongan anjing yang menyalak keras.

"Lagu ini diiringi dengan tabuh. Saya bisa mainkannya," Katanya kepada saya. Udara terasa dingin. Nyamuk-nyamuk mulai menyedot darah di betis dan tangan. Leonardo Lidi memakai pakaian adat. Atasannya berwarna biru menyala dan memakai sarung tenun ikat.

Jumat, 17 Februari 2012

Ayahku, Guru Jurnalistikku

Thomas Bata dan Theresia Masi
HARI Rabu 8 Februari 2012. Jarum jam menunjukkan pukul 10.10 WIB.   Saya berada di Jambi. Di aula hotel Abadi Grand mengikuti acara Konvensi Nasional Media Massa, salah satu rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) tahun 2012. Pada diskusi sesi pertama tiba-tiba terlintas bayangan sang ayah, Thomas Bata. Sekelebat bayangannya seolah mengingatkan saya bahwa hari itu beliau genap 10 tahun meninggal dunia.

Thomas Bata menuju keheningan abadi sepuluh tahun lalu di rumah sakit umum Ende, Flores, Nusa Tenggara Timur. Dua hari sebelumnya ketika saya merayakan ekaristi kudus hari Minggu di Gereja Fransiskus Asisi BTN Kolhua Kupang, saya, isteri dan anak-anak telah mempersembahkan satu itensi khusus demi keselamatan jiwa Thomas Bata.

Di Kota Jambi yang sedang adem karena hujan semusim, saya pun merayakan 20 tahun menjalani profesi sebagai wartawan. Waktu sungguh bergulir begitu lepas. Lekas. Tak terasa sudah bertahan selama itu... Padahal rasanya baru kemarin saya menggeluti medan pengabdian melalui profesi ini. Masih terngiang suara protes sang ayah yang santun lewat seuntai tanya.

Kamis, 16 Februari 2012

Bezuk Om Marcel Gobang

Om Marcel Gobang sakit, masuk RS St Carolus sejak 6 Februari 2011. Saya bezuk bersama anaknya Jack Gobang. Sehari sebelumnya saya dari Bandung mengikuti acara pernikahan putra sulung kakak Yusran Pare dan Bitha. 

NTT Academia Award 2010

Sabtu, 18 Desember 2010

•    Malam penganugerahan NTT Academia Award 2010 di Taman Budaya NTT berlangsung sukses. Tata panggung dan rangkaian acara yang digagas CIS Timor pimpinan Winston Rondo sungguh memberi warna berbeda.

•    Keunikannya adalah kehadiran dua penenun dari Desa Oefafi, Kupang Timur. FAN lewat NTT Academia Award memberi pesan tentang menenun masa depan NTT yang lebih baik.

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...