
Bangsat!
Dialah yang paling indah
terekam dalam memori...
BANGSAT!
Perkenankan beta berbagi tentang kata yang hampir pasti tidak
menyenangkan hati tuan dan puan. Bangsat! Beta tidak sedang mendamprat
siapa-siapa. Ini kata bersejarah buat beta. Ada kenangan personal. Sarat
makna. Terekam indah dalam memori sampai detik ini.
Pertama "kudapat bangsat" bukan dari orangtua. Bukan juga para guru.
Terima kasih untuk ayah dan ibu untuk peringatan berulang bahwa kata itu
tabu untuk seorang anak. Terima kasih buat guru-guruku sejak SD di
kampung hingga perguruan tinggi di kota KASIH. Mereka tidak sekalipun
mendampratku dengan kata-kata itu. Terima kasih para sahabat yang anti
kata bangsat dalam bergaul.



