Rabu, 03 Januari 2018

Perangai dan Kalimat Paus Fransiskus


Paus Fransiskus bayar sendiri biaya menginap di hotel (AFP)
Dia ke resepsionis Hotel Casa Martha membayar sendiri biaya menginap, Kamis (14/3/2013), sehari setelah terpilih sebagai Paus. Dia memakai sepatu biasa dan jam biasa. Dia naik bus mini menuju makan malam bersama para kardinal yang memilihnya.

Paus Fransiskus dengan afeksi menyapa mereka. "Siapa yang bikin proses konklaf lama? Kiranya Tuhan memaafkan semua yang bikin kita capek. Malam ini saya ingin tidur tenang, dan firasat saya berkata kalian juga ingin tidur pulas sekarang kan?" seperti dikutip harian AS, The New York Times, edisi Jumat (15/3/2013).

Pilihan yang Tidak Diduga


Paus Fransiskus (tengah)
Oleh Simon Saragih

Kardinal Jorge Mario Bergoglio menjadi Paus Fransiskus? Tidak ada yang menduga. Namanya tidak masuk dalam ”papabili”, atau daftar kandidat unggulan untuk menjadi Paus baru pengganti Paus Emeritus Benediktus XVI.

Calon terdepan yang semula disebut-sebut adalah Uskup Agung Milan, Kardinal Angelo Scola. Dia dianggap bisa mengembalikan Italia ke dalam Takhta Suci Vatikan yang diduduki Paus non-Italia dalam 35 tahun terakhir ini.

Kalaupun ada keinginan agar kardinal non-Eropa yang terpilih, nama yang disebut antara lain Kardinal Odilo Scherer, Uskup Agung Sao Paulo (Brasil) atau Kardinal Sean O’Malley, Uskup Agung Boston, Amerika Serikat.

Messi, Maradona, dan Paus


Paus Fransiskus (AFP)
Oleh Sindhunata

Sejenak rakyat Argentina di Buenos Aires seperti tersihir dalam diam. Namun, begitu di televisi diumumkan dan diperlihatkan Paus yang baru, mereka pun meledak dalam jerit dan sorak tak terkatakan. ”Argentina, Argentina!” demikian mereka berteriak di mana- mana. Jalanan pikuk dengan klakson mobil. Bendera Argentina dikibar-kibarkan. Luapan sukacita ini persis seperti ledakan kegembiraan saat pertandingan final kesebelasan Argentina menekuk Jerman 3-2 dan menjadi juara Piala Dunia 1986 di Mexico City.

Messi, Maradona, Paus! Begitulah mereka berteriak-teriak ketika mereka tahu bahwa Paus yang baru adalah Kardinal Jorge Mario Bergoglio, Uskup Agung Buenos Aires. Bangsa mana yang tidak bangga bila mereka mempunyai legenda seperti Messi dan Maradona? Dua legenda itu sudah seperti rahmat berlimpah. Apalagi sekarang mereka mempunyai Paus Fransiskus. Lengkap sudah kegembiraan dan kebanggaan rakyat Argentina.

Apakah Paus Baru adalah Paus Terakhir?


Para kardinal saat pemilihan paus tahun 2005.
Pada Selasa (12/3/2013), para kardinal dari seluruh dunia  memulai sidang konklaf di Kapel Sistine, Vatikan, untuk mencari paus baru pengganti Benediktus XVI yang mengundurkan diri.

Saat 1,2 miliar umat Katolik menunggu pemimpin baru mereka, sebuah ramalan kuno menyatakan bahwa paus pengganti Benediktus XVI adalah paus terakhir.

Teori ini bisa dilacak kembali ke masa 900 tahun lalu. Saat itu, di abad ke-12, Kardinal Irlandia, Malachy O'Morgair, mendapatkan sebuah penglihatan.

Sekilas Tentang Ritual Pemilihan Paus


Konklav di Kapel Sistine tahun 2005
Oleh Pastor Markus Solo SVD, dari Vatikan

Konklav, ritual khas untuk memilih Sri Paus, sang Pemimpin tertinggi Gereja Katolik Roma--akan diadakan lagi Selasa  12 Maret 2013. Konklav dilakukan ntuk memilih penerus Tahta Santo Petrus ke-265, setelah Paus Benediktus XVI secara resmi mengundurkan diri Kamis lalu, 28 Pebruari 2013 tepat jam 20.00 waktu Roma oleh karena umur dan kesehatan.

 Sejak itu Tahta Santo Petrus mengalami sede vacante" (Latin, artinya Tahta Kosong). Di dalam masa ini para Kardinal di seluruh dunia di bawah 80 tahun sejak sede vacante berkumpul di Vatikan untuk mengadakan konklav.

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...