Selasa, 05 Februari 2019

Damyan Godho di Mata Mereka

Damyan Godho
PAK Damy Godho adalah aset daerah yang kita banggakan. Kita sangat kehilangan sosok inspiratif. (yel)

- Mantan Wakil Gubernur NTT, Ir. Esthon Foenay -


Lahirkan Banyak Kader

MASYARAKAT NTT tentu merasa kehilangan sosok yang semangat dan sudah banyak menorehkan sejarah dalam pembangunan pers di NTT. Almarhum sudah lahirkan banyak kader-kader muda yang profesional di bidang jurnalistik. Karyanya dan semangatnya juga tetap menjadi panutan. (yel)

- Ketua DPRD Provinsi NTT, H. Anwar Pua Geno, S.H -


Sosok Visioner

PAK Damy Godho itu sosok yang sangat visioner. Pikiran-pikirannya sangat maju, selalu memberikan dorongan dan bijaksana. Dalam beberapa kali pertemuan, Pak Damy selalu mengatakan jangan takut kalau melakukan sesuatu yang diyakini benar untuk kepentingan banyak orang. (kro)

-- Bupati Lembata, Eliaser Yentji Sunur -

Selasa, 22 Januari 2019

Nasib 18 Nelayan Asal Alor

KABAR kurang menggembirakan  datang dari tetangga terdekat kita. Angkatan Laut (AL) negara  Republik Demokratik Timor Leste  menahan 18 nelayan asal Kabupaten  Alor, Provinsi Nusa Tenggara Timur pada 19 Januari 2019.  Mereka ditangkap karena kedapatan  membawa alat tangkap kompresor  saat memasuki perairan negara  tersebut.

Menurut Duta Besar RI untuk Timor Leste,  Sahat Sitorus,  nelayan Alor yang masuk perairan Timor Leste dengan tiga perahu motor membawa kompresor yang dilarang menurut hukum perikanan  Timor Leste Nomor 7677.

Kepala Badan Pengelola Perbatasan Kabupaten Alor, Abdul M  Kapukong menjelaskan,  ke-18 nelayan itu meninggalkan Pulau Buaya (Alor)   pada 15 Januari 2019 untuk  mencari ikan.

Salah Urus Sampah Medis di Kota Kupang

ilustrasi
Kita kembali berhadapan dengan problem yang sama yaitu salah urus sampah medis. Kabar terbaru menyebutkan, Bahan Beracun dan Berbahaya (B3) yang dihasilkan sepuluh rumah sakit pemerintah dan swasta di Kota Kupang mencapai 83 ton lebih.

Jumlahnya terus bertambah sehingga terjadi penumpukan. Pengolalaan sampah medis kering ini tidak dilakukan secara baik lantaran  tidak semua rumah sakit  memiliki insinerator.

Rumah sakit terbanyak yang memproduksi limbah B3 adalah RSUD Prof. Dr. WZ Johannes Kupang mencapai 26.112,0 kg atau 26 ton lebih disusul Rumah Sakit SK Lerik sebanyak 19 ton dan Rumah Sakit Tentara (RST) Wira Sakti Kupang 10 ton lebih. Rumah Sakit St. Carolus Boromeus dan Rumah Sakit TNI Angkatan Udara (AU) El Tari mampu mengolah limbah B3 karena punya insinerator atau alat pembakar sampah medis sendiri.

Kisah Tentang Rompi Oranye

BERAGAM ekspresi tersaji di halaman  Gedung Sasando, Kantor Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT)  di Jalan El Tari Kupang, Senin 7 Januari 2019. Itu hari pertama pegawai negeri sipil (PNS) di lingkup Pemerintah Provinsi NTT mengikuti upacara bendera setelah libur Natal dan Tahun Baru.

Apel dipimpin Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat. Turut hadir Wakil Gubernur NTT Josef Nae Soi, Sekretaris Daerah (Sekda) NTT, Ir. Ben Polo Maing dan pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Ekspresi beragam tercipta saat pimpinan OPD memakaikan rompi warna oranye pada PNS yang merupakan stafnya. Mereka memakai rompi  dengan tulisan 'Saya Tidak Disiplin' lantaran terlambat masuk kantor, pulang lebih awal dan tidak masuk kantor tanpa berita selama periode  Oktober-Desember 2018.

Jumlahnya lumayan banyak. Total sebanyak 143 PNS yang memakai rompi oranye hari itu. Cukup banyak wajah yang murung, tegang dan tanpa senyum. Namun ada pula PNS berompi oranye melakukan wefie sembari mengumbar senyum dan tawa. Kesannya seolah tanpa beban mendapat hukuman semacam ini.

Membangun Sumba Tengah

GUBERNUR Nusa Tenggara Timur (NTT),  Viktor Bungtilu Laiskodat  telah melantik pasangan Drs. Paul K  Limu-Ir. Daniel Landa sebagai Bupati dan Wakil Bupati (Wabup)  Sumba Tengah periode 2018-2023 di Kupang, Senin (12/11/2018).

Kepada wartawan pasangan ini mengatakan akan fokus memenuhi kebutuhan dasar masyarakat  semisal penyediaan air bersih serta menciptakan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Bupati Paul K Limu dan Wabup Daniel Landa sudah melakukan survei di seluruh wilayah Sumba Tengah untuk melihat potensi sumber air yang bisa dikelola demi memenuhi kebutuhan masyarakat.

Bupati Paul K Limu menjelaskan, satu di antara program prioritas mereka adalah membangun sarana air bersih di Kota Waibakul pada  tahun 2019  yang berlanjut ke semua wilayah kabupaten itu. Target duet pemimpin ini adalah  seluruh masyarakat  Sumba Tengah segera terbebaskan dari krisis air.

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...