Minggu, 22 Maret 2020

Sepi Sebelum Nyepi

Pantai Kuta 21 Maret 2020
Kesunyian itu tercipta di Pantai Kuta, pantai ikonik Pulau Dewata. Hening pada akhir pekan 21 Maret 2020, empat hari sebelum perayaan Nyepi.

Sehari setelah Gubernur Bali Wayan Koster menginstruksikan wali kota dan bupati menutup objek wisata di daerahnya masing-masing.

Instruksi Gubernur Bali mewajibkan semua objek wisata baik yang dikelola pemerintah, swasta maupun desa adat untuk sementara tidak menerima kunjungan wisatawan mancanegara, nusantara maupun lokal.

Efeknya nyata.

Suasana tampak lengang di kawasan jalan Legian dan Monumen Ground zero, Kuta, Sabtu, (21/3/2020). Hanya terlihat beberapa kendaraan melintas di kawasan tersebut.

Rabu, 18 Maret 2020

Io Resto a Casa

ilustrasi
Senin pagi yang cerah di Denpasar 16 Maret 2020, saya mendapat pesan WA dari Romo Leonardus Mali, Pr.

Beliau adalah seorang imam Katolik asal Keuskupan Agung Kupang yang sedang menjalani studi S3 di Kota Roma Italia.

Ah, sontak saya merasa bersalah karena sudah agak lama tidak menjalin kontak dengan beliau.

Apalagi semenjak Virus Corona melanda hingga Italia menutup (knockdown) seluruh negara.

Pasti ada sesuatu yang penting.

Saya pun buru-buru membuka WA.


Orang-orang Ternama


ilustrasi
Badan kesehatan dunia, WHO, mengambil keputusan tepat. Status covid-19 adalah pandemi. Pagebluk global.

Di bawah tudung pandemi tak seorang pun hari ini bebas dari ancaman wabah Corona. Virus menyebar liar tanpa mengenal batas negara, agama, ras dan suku bangsa.

Dari orang-orang tak ternama sampai pesohor kelas dunia kena virus yang belum ada obatnya tersebut.

Dua setengah bulan berlalu semakin banyak saja orang ternama terjangkit positif. Mereka harus menjalani isolasi paling lambat 14 hari.

Kabar teranyar datang dari bumi Latin Amerika, tepatnya negeri bola Brasilia.

Lockdown Olahraga


ilustrasi
Sama halnya era milenial yang karib dengan viral, viralnya Corona kini cenderung liar menggila ke mana-mana.

Setelah Italia dan Denmark lockdown (menutup seluruh negara), 13 Maret 2020 giliran Filipina ambil langkah serupa.

Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang sempat memandang remeh Virus Corona, akhirnya menghentikan semua penerbangan dari dan ke Eropa kecuali Inggris dengan syarat ketat.

Pukulan telak menerpa dunia olahraga yang karakternya selalu menyedot atensi publik dalam skala besar.

Setelah Perang Dunia II satu abad yang lalu, belum pernah jagat olahraga mengalami lockdown sekeji ini.

Terkurung di Kota Abadi

ilustrasi
Kabar nelangsa datang dari adik sepupuku, seorang biarawati Katolik yang lebih dari 10 tahun berkarya di Italia.

Kini dia bermukim di Caserta, sebuah kota mungil di Region Campania, Provinsi Caserta.

Seharusnya tersenyum menyambut musim semi.

Tapi sebulan sudah ruang gerak mereka terbatas.

 “Bahkan dua minggu terakhir kami benar-benar terkurung. Tidak bisa ke mana-mana,” katanya melalui pesan singkat WA kemarin.

Sejak pekan kedua Februari 2020, sekolah taman kanak-kanak tempat dia mengajar diliburkan.

Mengikuti imbauan pemerintah kota setempat sebagai cara terbaik menghadapi epidemi virus corona (covid-19).

“Praktis hari-hari kami hanya berada di dalam rumah,” ujarnya.

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...