Kamis, 26 November 2020

Kisah Wartawan yang Pertama Kutip Gol Tangan Tuhan Maradona

Gol Tangan Tuhan Maradona

TRIBUN-BALI.COM - "Tangan Tuhan" menjadi kutipan olahraga paling ikonik sepanjang masa.

Namun, dunia yang berbahasa Inggris hampir tak bisa mendengar renungan tajam Diego Maradona tentang golnya yang terkenal saat Argentina menang 2-1 atas Inggris dalam Piala Dunia Meksiko 1986 tersebut.

Koresponden olahraga kantor berita Reuters Rex Gowar berada di Stadion Azteca setelah pertandingan itu ketika Maradona mengaku sebagai orang yang paling sering dibicarakan  berbuat curang dalam sejarah sepak bola.

"Saat itu adalah liputan Piala Dunia pertama saya bersama Reuters," kata Gowar, yang pertama kali bertemu dengan Maradona saat masih remaja di Buenos Aires sebagai fotografer untuk sebuah surat kabar Argentina.

Rabu, 25 November 2020

Maradona tak lagi primadona



Diego Armando Maradona, 2 Oktober 1996 cedera otak akibat kecanduan terhadap kokain dan dikhawatirkan meninggal dunia secara tiba-tiba. Menurut salah seorang dokternya, superbintang sepakbola itu terancam mati mendadak dalam waktu dekat. Serial yang diramu dari berbagai sumber ini - berusaha menguak sepenggal jalan hidup Maradona - sejak bocah, masa emas sampai detik-detik menjelang keruntuhannya sekarang.

"SAYA tidak mengabaikan kekhawatiran bahwa Diego Maradona bisa mati mendadak di lapangan sepakbola atau sedang berjalan." Demikian kalimat yang meluncur dari mulut Dr. Ricardo Grimson, dokter pribadi Maradona seperti diberitakan harian ini edisi 4 Oktober 1996.

Jumat, 30 Oktober 2020

Ketika Duri-duri Tak Lagi Terasa

Elcid Li dan Fima Inabuy (kanan)

PRAKTIK cerdas mengesankan di tengah amukan pandemi Covid-19 datang dari tenggara Indonesia.

Tepatnya Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), tetangga terdekat Bali.

Daerah itu sudah memiliki Laboratorium Biomolekuler untuk tes massal Covid-19.

Kalau sekadar bangun lab sih biasa. Yang luar biasa adalah NTT membangun lab pertama di Indonesia atas inisiatif masyarakat.

Mereka sukses merajut kerja kolaborasi apik dengan pemerintah daerah.

Kehadiran laboratorium tersebut memungkinkan tes massal Covid-19 gratis bagi masyarakat. Sebuah inovasi yang membanggakan.

Menyamar Sebagai Keluarga Nabunome

Edu Nabunome

Pesan klasik para guru jurnalistik saya, Valens Goa Doy, Damyan Godho, Julius R Siyaranamual, Marcel Weter Gobang sama dan sebangun. Jurnalis harus panjang akal.

Nah gara-gara keistimewaan atlet Indonesia kelahiran Nusa Tenggara Timur (NTT) ini, saya mempratikkan pesan para guruku tersebut.

Akal saya panjanglebarkan demi menembus ketatnya barikade petugas keamanan di Century Park Hotel Jakarta.

Pagi itu pada medio Oktober ceria 1997.

Wajahku yang semringah berubah kecut melihat seramnya sekuriti mengawal Century Park, hotel atlet peserta SEA Games.

Kalau Kursi Kosong Bisa Omong


ilustrasi

URUSAN kosong dan kekosongan lagi naik daun di buana ini.

Di mana-mana. Di meja presenter, di taman bunga, gedung bioskop, rumah ibadah pun di stadion olahraga.

Kekosongan sedang mendapatkan momentum spesial agar manusia tidak gosong tergerus virus Covid-19.

Kekosongan juga melanda jagat politik bernama pemilihan kepala daerah (Pilkada) yang akan berlangsung 9 Desember 2020.

Jumlah kotak kosong meningkat pesat dibandingkan musim Pilkada sebelumnya. Makin gemuk pula pasangan calon tunggal pada Pilkada 2020.

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...