Jumat, 13 Februari 2026

Valentino Luis dan Warisannya untuk Flores


Valentino Luis (tengah). Dok SFF

Oleh: Elisabeth Hendrika Dinan

Saya pertama kali bertemu Ka Valen – sapaan akrab Valentino Luis – pada 2018. 

Pertemuan itu terjadi saat Shoes For Flores (SFF), komunitas berbasis di Maumere yang ia rintis sejak 2014, mengadakan kegiatan di Labuan Bajo.

Saya dan kawan-kawan dari Rumah Kreasi- sebuah hub bagi kaum muda di Labuan Bajo untuk beragam aktivitas- menyambut mereka di kantor Sunspirit for Justice and Peace, yang juga mengelola Rumah Tenun Baku Peduli.

Kala itu, kami tidak banyak berinteraksi. Hal yang saya ingat justru satu detail kecil: Ka Valen datang lebih dulu dengan motor KLX oranye hijau, mendahului tim SFF yang menggunakan mobil.

Setelah acara itu, kami belum begitu akrab. 

Ia Pergi Berkelana, tapi Tak Pernah Pergi dari Flores


Valentino Luis (Dok Pribadi Valentino)

Oleh: Erlyn Lasar

Pagi ini, kabar itu datang dari jarak jauh. Di bawah langit Melbourne, kabar itu terasa ganjil, dan sumbang sekali, seperti suara burung gagak di siang hari yang terdengar sangat asing di telinga ketika pertama kali kami menjejakkan kaki di benua ini. Seorang kakak, sahabat, dan guru bagi banyak orang telah pergi.

Ia penulis perjalanan, pengelana, pemotret lanskap dan budaya. Namun bagi banyak orang yang tumbuh bersamanya, ia adalah seorang yang diam-diam menjaga rumah.

Rabu, 28 Januari 2026

Nasibmu Samsul

Inosentius Samsul (istimewa)

MENARIK perhatian kita mengamati langkah politik  DPR berkenaan dengan nama calon hakim Mahkamah Konstitusi (hakim MK). Lembaga wakil rakyat Indonesia tersebut tiba-tiba mengubah keputusannya sendiri tanpa penjelasan  memadai kepada masyarakat.

Tahun lalu tepatnya pada Rabu 20 Agustus 2025 Komisi III DPR sudah menyetujui Inosentius Samsul sebagai calon hakim MK usulan DPR. 

Persetujuan diambil setelah uji kelayakan dan kepatutan. Proses fit and proper test Inosentius Samsul berlangsung kurang lebih 1,5 jam.

"Apakah disepakati?" tanya Ketua Komisi III Habiburokhman di Ruang Sidang Komisi III Gedung DPR RI. "Setuju," jawab anggota Komisi III serentak. 

33 Tahun


Kami  berusia 33 tahun hari ini, Senin 1 Desember 2025. Puji syukur kepada Tuhan yang Maha Kuasa atas kasih dan tuntunanNya sehingga kami masih bertahan hidup. 

Terima kasih kepada  pembaca, pemirsa dan segenap rekan kerja, mitra serta kolega Pos Kupang.

Tanpa Anda semua kami bukan apa-apa dan tak mungkin hidup sejauh ini.

Selama 33 tahun koran kami tidak pernah tidak terbit, kecuali hari libur nasional dan hari yang memang tidak dijadwalkan terbit.

Lebih dari tiga dasawarsa, Pos Kupang berusaha melayani masyarakat sebaik-baiknya. Tentu disertai keterbatasan dan beraneka kekurangan.

Rabu, 05 November 2025

Ada Jojo Ada Janice

Janice Tjen (kanan) dan Aldila Sutjiadi

Ada Jojo, ada Janice. Dan, November ceria melahirkan senyum bagi masyarakat olahraga nasional. 

Setelah muram berbulan-bulan serta pupusnya impian menuju Piala Dunia 2026, bulu tangkis dan tenis kembali hadir sebagai kebanggaan bangsa. Raket membuat Merah Putih berkibar di panggung dunia!

Warta ceria pertama dipersembahkan pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie. 

Jojo - sapaan akrab Jonatan yang keluar dari Pelatnas dan  sempat berniat gantung raket karena prestasinya anjlok, justru berjaya menjelang akhir tahun 2025.

Jojo  meraih tiga gelar juara turnamen bergengsi yaitu Korea Open 2025 (Super 500), Denmark Open 2025 (Super 750), dan Hylo Open 2025 (Super 500).

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...