Kamis, 12 Juli 2018

Sepenggal Kisah Ngongo dan Nganga



ilustrasi
Catatan Sepakbola Dion DB Putra

POS-KUPANG.COM – Langkah Brasil berakhir di Kazan Arena 6 Juli 2018 malam atau 7 Juli waktu Indonesia. Liukan goyang Samba tak sanggup mengalahkan tim bertabur bintang asal Eropa, Belgia. Selecao pulang sebelum babak Final Piala Dunia 2018. Takdir Neymar, Paulinho, Marcelino, Coutinho, Willian, Gabriel Jesus dan kolega hanya sampai di sini. Babak perempat final.

Banyak yang sedih, tak sedikit pula yang kecewa. Air mata tumpah di banyak tempat. Sumpah serapah, ungkapan getir sedih memenuhi linimasa media sosial. Dari musim ke musim rontoknya Brasil selalu menyembulkan kehebohan. Dunia terlanjur jatuh cinta pada tim Samba. Cinta dan air mata kerap seiring sejalan.

Rabu, 11 Juli 2018

Menguji Kesabaran Kesebelasan Milenial

Harry Kane
Catatan Sepakbola Dion DB Putra

POS-KUPANG.COM - St. Petersburg, kota pelabuhan yang eksotik di tepi Sungai Neva dan Teluk Finskiy ternyata meninggalkan luka di hati Lukaku. Bikin Kevin de Bruyne meringis dan Eden Hazard meradang pada Selasa malam 10 Juli 2018. Belgia baru sebatas kembang penyegar, bukan pahlawan bagi negaranya musim ini.

Berakhir sudah petualangan Si Merah. Prancis menang dengan sebiji gol Samuel Umtiti untuk meraih satu kursi terhormat di partai Final Piala Dunia 2018 tanggal 15 Juli nanti. Didier Deschamps berada sejengkal lagi untuk mencetak sejarah sebagai orang ketiga di planet ini yang sukses sebagai pemain dan pelatih di ajang World Cup.

Umtiti melengkapi kepiawaian bek timnas Prancis yang mencetak gol selama putaran Final Piala Dunia 2018 bersama Benjamin Pavard dan Raphael Varane. Ini kali pertama tiga bek Prancis mencetak gol setelah tahun 1998.

Orang Ketiga Bernama Didier Claude Deschamps


Didier Deschamps
Catatan Sepakbola Dion DB Putra

POS-KUPANG. COM - Prancis beruntung memiliki anak bola bernama Didier Claude Deschamps. Pria kelahiran Bayonne, 15 Oktober 1968 tersebut sejauh ini selalu mempersembahkan yang terbaik dari ladang bola demi keharuman bangsa dan negara.

Didier Deschamps memang tak setenar Zinedine Zidane. Apalagi dibandingkan si flamboyan Eric Cantona dan anak ganteng David Ginola. Tapi hanya dia pekerja cerdas di tubuh Les Bleus. Tangguh dan efektif sebagai gelandang bertahan bahkan cukup sering berubah peran sebagai libero.

Dengan daya jelajah yang tinggi, Deschamps melayani dengan sungguh rekan- rekannya. Itulah sebabnya Pelatih Prancis 1998, Aime Jacquet lebih memilih dia ketimbang Cantona dan Ginola.

Malam Bertabur Bintang di Kazan


Harry Kane (kiri)
Catatan sepakbola Dion DB Putra

POS-KUPANG.COM - Pada malam bertabur bintang di Otkrytiye Arena, 2 Juli 2018, Inggris meraih kursi terakhir babak perempatfinal Piala Dunia 2018. Keceriaan meledak di negeri Tiga Singa. Setelah kegetiran panjang, publik Britania kini boleh berharap memori indah 1966 terulang atau sekurang-kurangnya The Three Lions bertahan lebih lama di Rusia 2018.

Dalam laga superalot melawan wakil Amerika Latin, Kolombia hampir saja Inggris mengulangi kegagalan. Untung Dewi Fortuna memihak mereka sehingga menang 4-3 dalam drama adu penalti setelah bermain 1-1 selama dua jam. Pertempuran yang melelahkan bagi Harry Kane dan kawan-kawan.

Dari delapan partai 16 besar yang sudah tersaji, tiga di antaranya harus berakhir dengan drama adu penalti. Selain Kolombia vs Inggris, partai yang berujung adu penalti terjadi saat tuan rumah Rusia menyingkirkan Spanyol dan Kroasia memulangkan Denmark.

Panggung Para Pemain Muda

Lionel Messi
Catatan Sepakbola Dion DB Putra

POS-KUPANG.COM - Lionel Messi pulang pada malam Minggu tanpa bintang 30 Juni 2018. Tiga jam berselang koleganya Cristiano Ronaldo pun berkemas kembali ke tanah kelahirannya.

Bukan karena solider atau setia kawan. Dua bintang La Liga Spanyol dengan penggemar hampir sama banyaknya sejagat itu kembali ke kampung karena kalah.

Kapten timnas Argentina Lionel Messi gagal memimpin rekan-rekannya untuk melanjutkan ziarah bola mereka di Rusia 2018. Tim Tango meski menari lebih impresif dan menghibur dibandingkan fase grup, tapi tidak cukup gol untuk bertahan di Piala Dunia 2018.

Argentina menyerah 3-4 melawan juara dunia 1998 Prancis di babak 16 besar. Gol Sergio Aguero sudah terlalu larut malam ketika oksigen waktu sudah menipis. Usai sudah perjuangan Messi dkk. Runner-up World Cup 2014 tersebut harus tinggalkan Moskwa sebelum 15 Juli 2018.

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...