![]() |
| ilustrasi |
Dia biasanya jarang berceloteh di akun medsos.
Namun, ketika perbarui statusnya beberapa hari lalu, sentilannya memancing perhatian mata.
“Saya dididik selalu berpikir positif. Namun sehari-hari melihat dan mendengar para pembawa acara TV selalu bekerja dengan pendekatan negatif. Padahal pikiran kita itu seperti tanah, jika ditanami jagung tumbuh jagung, tanam kedele tumbuh kedele. Jika pikiran kita "ditanami" hal-hal negatif, bukankah yang akan muncul perbuatan negatif, hal-hal yang tidak baik? Jurnalis kita lebih pentingkan judul daripada inti masalah bahkan sering tidak mau mendengarkan jawaban narasumber demi menggiring opininya sendiri. Apa itu yang juga diberikan kepada mahasiswa jurnalistik sekarang? Wah ambyar tenan!”
Lain lagi gerutuan pengamat media. Masih kerabatku juga.




