By : Wisnu Pamungkas
Kutemukan bocah di batas Negara
Dengan tancut rusak dan seragam pramuka
Ayahnya kuli batu di
Sibu, sedangkan ibu sibuk ikut program PKK
Dia cuma sederet angka di Kantor Statistik Republik Indonesia
Kutemukan dia di batas Negara
Kelasnya kosong, kursi pun sisa satu saja
Muridnya 2 orang, dia bilang lebih dari 30 sudah eksudus ke Malaysia
“Mereka bilang, school
di sini tidak menarik, yang tinggal cuma orang gila”.
Mata ibu guru honorer itu berkaca-kaca saat bercerita