Senin, 31 Oktober 2016

Dana Parpol dan Ancaman Pidana Korupsi

ilustrasi
KABAR gembira kini mampir di rumah elite partai politik di tanah air. Keluhan mereka soal keterbatasan dana yang riuh selama ini bakal teratasi sebab  pemerintah berencana meningkatkan jumlah bantuan pada APBN tahun 2017. Angka kenaikannya mencengangkan.

Dalam usulan revisi Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2009 tentang Bantuan Keuangan kepada Partai Politik persentase  kenaikan  mencapai 50 kali lipat. Saat ini, partai mendapatkan bantuan dari negara sebesar Rp 108 per suara. Pemerintah melalui Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo memang belum menyebut besar  kenaikan dana parpol.  Menurut Tjahjo pemerintah akan sesuaikan dengan kondisi perekonomian negara.

Namun, yang pasti usul tersebut tinggal ketuk palu karena  sudah disetujui Komisi II DPR dalam rapat dengar pendapat dengan pemerintah di Jakarta, Senin (3/10/2016). Anggota Dewan yakin bahwa kenaikan jumlah dana bantuan parpol akan meningkatkan kualitas kerja partai dalam menyiapkan kader untuk duduk
di lembaga legislatif dan eksekutif. Kenaikan bantuan itu juga akan mencegah perilaku koruptif kader partai politik.

Kapal Listrik untuk NTT Hampir Rampung


Sibel Yucel (kiri) dan Ufuk Berk (kedua dr kiri)
ISTANBUL, PK-Kapal listrik Karadeniz Powership yang akan ditempatkan  manajemen PT PLN Persero di Kupang, NTT hampir  rampung. Kapal yang dibuat perusahaan Turki, Karpowership  tersebut bakal dikirim ke Indonesia paling lambat awal tahun depan.
Demikian keterangan Koordinator Pengembangan Bisnis Karpowership, Sibel. Yucel dan Direktur Karpowership Wilayah Asia, Ufuk Berk, kepada Pos Kupang di Istanbul, Jumat (30/9/2016).

Sibel menjelaskan, sesuai kontrak antara Karpowership dengan Pemerintah Indonesia, kapal listrik yang akan ditempatkan di Kupang berkekuatan 60 MW (Megawatt). Namun kapasitasnya  bisa lebih ditingkatkan 10 persen  dari angka itu.

"Saat ini kemajuan pekerjaan fisiknya sekitar 86 persen. Untuk Kupang akan rampung dan dikirim ke Indonesia setelah kapal listrik yang akan ditempatkan di Belawan, Medan, Sumatera Utara," kata Sibel Yucel.

Melihat Pembuatan Kapal Listrik di Istanbul (1)


Sibel Yucel (kiri) dan Ufuk Berk (kedua dari kiri)
POS KUPANG.COM - Koordinator Pengembangan Bisnis Karpowership, Sibel Yucel menyambut hangat Noviana Baharuddin, Dearina, Lidya dan Hendri Satrio, rekan-rekannya dari  Karpoweship Indonesia pagi itu. Dia memeluk mereka satu persatu kemudian  menempelkan pipi kiri dan kanan.

Senyum pun merekah di wajah wanita itu ketika Hendri memperkenalkan 18 wartawan asal  Indonesia  yang diundang Karpowership. "Selamat datang di Istanbul. Senang sekali bertemu Anda," kata Sibel saat menyambut kami di ruang pertemuan kantor pusat Karpowership di Merkez Mahalessi, Davel Sok No.14 Kagithana Kota Istanbul, Turki, Kamis (29/9/2016) pagi.

Melihat Pembuatan Kapal Listrik di Istanbul (2)


Zeynep Harezi (kanan)
Karpowership bisa menjual listrik murah karena perusahaan tersebut memilih bahan bakar yang lebih efisien yaitu HFO.

POS KUPANG.COM - Sosok perempuan muda paling ditunggu yang namanya diabadikan pada kapal listrik  yang beroperasi di Pelabuhan Amurang, Sulawesi Utara awal Januari 2016  itu akhirnya hadir juga ketika kami menikmati menu makan siang ala Turki yang lezat di kafe kantor Karpowership,  Jumat (30/9/2016).

Makan siang berlangsung pukul 14.10 waktu setempat setelah teman-teman Muslim menunaikan sholat Jumat di Masjid An Nur Istanbul. Dialah Zeynep Harezi, Direktur Eksekutif Pengembangan Bisnis Karpowership. Dua hari sebelumnya dia masih di Myanmar. Dia terbang ke Istanbul untuk sesi wawancara dengan kami 18 wartawan asal Indonesia. "Senang bertemu denganmu. Saya sudah bebeberapa kali ke Indonesia,"  kata Zeynep saat menyalami Pos Kupang. Disalaminya pula rekan wartawan lain dengan hangat dan ramah.

Masyarakat Desa Perlu Disentuh Media Massa


Pimpinan DPRD Sumbar di Pos Kupang
KUPANG, PK -Pimpinan DPRD Sumba Barat terdiri dari Ketua, Gregorius Pandango,SE, Wakil Ketua,  Samuel Kaha Heo dan Daniel Bili, S.H, meminta media massa, termasuk Pos Kupang menyentuh masyarakat desa dengan berita-berita terkait persoalan pembangunan dan kemasyarakatan.

"Kalau koran masuk desa itu sudah biasa, tapi desa masuk koran itu jarang. Jika orang desa diberitakan di koran, mereka akan mencari dan membeli korannya, sekaligus berita koran tentang desa seperti gedung sekolah yang reot, dapat membantu DPRD saat melakukan reses dan memperjuangkannya dalam anggaran pembangunan," kata Samuel Kaha Heo saat mengunjungi Redaksi Pos Kupang, Sabtu (22/10/2016) siang.

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...