Oleh Viktus MurinWartawan Pos Kupang (1992-1995)
ng (1992-1995)
TAK
ada yang dapat dilakukan untuk mengenang 'kepergian' orang baik,
kecuali merenungkan dalam-dalam tentang kebaikannya dan berupaya
meneladani kebaikannya itu. Mungkin inilah yang sedang terjadi pada kita
warga Nusa Tenggara Timur hari-hari ini, saat mengenang sosok Piet
Alexander Tallo, salah seorang tokoh besar NTT. Wafatnya Piet A Tallo
mengguratkan dukacita mendalam bagi segenap warga NTT.
Gubernur
NTT dua periode ini (1998-2003 dan 2003-2008) telah berpulang kepada
Sang Khalik Agung, Sabtu 25 April 2009 sekitar jam 20.30 WIB di RSPAD
Gatot Subroto Jakarta. Seturut kacamata imaniah, kita percaya bahwa
Tuhan telah menyembuhkan beliau secara tuntas dari sakit yang telah lama
mendera tubuhnya. Dalam kesedihan yang masih menempel di relung hati,
penulis pun membatin: "Masihkah akan lahir lagi pemimpin NTT yang
berkarakter kuat seperti Piet A Tallo?"



