Senin, 22 Agustus 2016

Mengantar Atma ke Nirwana

RATUSAN Umat Hindu di Kota Kupang berpakaian adat Bali memenuhi halaman Pekuburan Hindu di Kelurahahn Nun Baun Delha, Kota Kupang, Jumat (21/8/2015) pagi. Mereka mengadakan upacara Ngaben (kremasi atau pembakaran jenazah Umat Hindu) secara simbolis terhadap 23 jenazah yang terdiri dari dua dewasa dan 21 anak- anak dan balita.

Hasil pembakaran berupa abu dikumpulkan dan  dimasukkan dalam periuk tanah, dalam buah kelapa gading lalu disimboliskan serta dirangkai menjadi sekah. Sekah disucikan dan dihanyutkan ke air (laut) oleh keluarga sawo.  "Dihanyutkan ke air, bisa laut atau sungai. Karena diyakini, air adalah simbol dari alam semesta dan sekaligus pintu menuju ke rumah Brahman (Tuhan). Air bisa mengantar atma atau roh ke Nirwana," kata Ratu Ida Padanda Gde Panji Swota, pemimpin Ngaben Massal.

Setelah pembakaran pendeta dan keluarga sawo menuju Pura Oebanantha Kupang melakukan upacara pemanggilan dan menyucikan Roh sawo atau Ngerorasin. Roh yang dipanggil disimbolkan dan dibakar lagi dan abunya dibuang kembali ke laut.  Setelah itu, Ratu Ida Padanda kembali memanggil roh  dan disimbolkan lagi lalu  diberikan ke setiap keluarga untuk disimpan dan disembahyangkan  di Bali.

Selasa, 02 Agustus 2016

Negara Kalah Menghadapi Ancaman Intoleransi

"Ketika bom meledak di thamrin, Presiden Jokowi hadir dan mengatakan bahwa negara tidak boleh kalah. Tapi kenapa pada hal -hal tertentu negara kalah dalam menjamin kebesan beragama?"
MEDIA adalah sebuah entitas yang sangat berkuasa untuk menciptakan sebuah peristiwa sebagai kebenaran atau sebaliknya. Media juga mempunyai kuasa untuk menunjukan hitam putihnya sebuah peristiwa atau persoalan. Hal ini diakui Program Manager Serikat Jurnalis untuk Keberagaman, Tantowi Anwari, dalam workshop media yang bertajuk `Merawat Keberagaman Dan Toleransi Melalui Pemberitaan' di aula LPP RRI Kupang, Selasa (1/3/2016).

Wilhelmus Foni: Terima Kasih PWI

Willem Foni
MATARAM, PK-Penjabat Bupati Belu, Drs. Wilhelmus Foni menyatakan rasa terima kasih kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) yang telah memberikan anugrah kebudyaaan.
Demikian Penjabat Bupati Belu, Welhelmus Foni saat ditemui usai perayaan Hari Pers Nasional (HPN), di Pantai Mandalika, Desa Kuta. Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), Selasa (9/2/2016)

Wilhelmus Foni merupakan satu dari delapan kepala daerah yang menerima Anugrah Kebudayaan dari PWI yang diserahkan  Menko Puan Maharani pada puncak HPN 2016.
Welhelmus Foni mendapat Anugrah Kebudayaan berbasis penegasan jati diri Indonesia di perbatasan Timor Leste dan Australia

Selain Wilhelmus Foni, ada delapan kepala daerah yang mendapat penghargaan diantaranya Walikota Bandung, Bupati Wakatobi, Sulteng, Bupati sawah Lunto, Bupati Purwakarta, bupati Banyuwangi.

Negara Kalah Menghadapi Ancaman Intoleransi

"Ketika bom meledak di thamrin, Presiden Jokowi hadir dan mengatakan bahwa negara tidak boleh kalah. Tapi kenapa pada hal -hal tertentu negara kalah dalam menjamin kebesan beragama?"
MEDIA adalah sebuah entitas yang sangat berkuasa untuk menciptakan sebuah peristiwa sebagai kebenaran atau sebaliknya. Media juga mempunyai kuasa untuk menunjukan hitam putihnya sebuah peristiwa atau persoalan. Hal ini diakui Program Manager Serikat Jurnalis untuk Keberagaman, Tantowi Anwari, dalam workshop media yang bertajuk `Merawat Keberagaman Dan Toleransi Melalui Pemberitaan' di aula LPP RRI Kupang, Selasa (1/3/2016).

KPPU Kembangkan Pola Hubungan dengan Media



Komisioner KPPU M. Nawir Messi (keempat dari kiri)

KUPANG, PK - Komisioner Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU), M.Nawir Messi mengatakan akan terus mengembangkan kemitraan dengan media dalam rangka penyebarluasan informasi tentang kinerja komisi ini.

"Kemitraan ini bukan dengan maksud media hanya menulis hal yang positif saja, namun memberi kritik kepada KPPU," kata
Nawir ketika melakukan pertemuan dengan para wartawan di Redaksi Pos Kupang, Jumat (17/6/2016).

Karena itu mantan Ketua KPPU ini meminta Kepala Perwakilan Daerah (KPD) KPPU Surabaya, Aru Armando  yang membawahi NTT untuk lebih sering ke Kupang. Permintaan komisioner ini semata agar awak media dari hari ke hari dapat memahami dan mengambil bagian dalam kerja besar KPPU.

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...