Kamis, 27 April 2017

Anggota Komnas PAN Akan Dapat Cincin Emas Bulan Mei 2017

POS KUPANG.COM - Harapan anggota Komisi Nasional Penyelamat Aset Negara  (Komnas PAN) asal  Kabupaten Sikka untuk memiliki cincin emas senilai  Rp 1 miliar akan terwujud sekitar  1 Mei 2017. 

Pada aktivasi  pertama, semua  anggota Komnas PAN  memasukkan saldo. Rencana awal saldo  Rp 300.000 lalu pengurus Komnas PAN membuat formulir untuk penerbitan sertifikat cincin dan akta borto, akta  personal untuk setiap  anggota Komnas PAN dari Bank Tana Indonesia  (BTI).

"Sertifikat cincin bisa jadi jaminan.  Sertifikat ini  akan disurvei  oleh 11 bank pemberi pinjaman. Pinjaman personal maksimal Rp 1 miliar dan  untuk pinjaman kelompok lebih  dari  Rp 1 miliar. Syaratnya,  pemilik  cincin membuat pernyataan  tidak  akan  mencairkan,"  kata Presiden  Komisaris PT Dankiserindo Energi  Samudra (DES),  Daniel Kolin,  kepada  wartawan di  Pub  dan Karaoke  Plang  Bliran,  Nangahure,  Kecamatan  Alok  Barat, Senin (24/4/2017).

Daniel mengatakan, PT  DES sebagai penyelenggara dana  community social  responsibilty (CSR)  dari Komnas PAN  pimpinan Sultan  Muhammad  Fakhulesma,S.H,M.H, selaku pemilik  Bank Tana Indonesia.

Untuk  Wilayah NTT,  Komnas PAN  dijabat  Edu Sareng, dan  Yos Labi  Liman menjabat Kepala Divisi  Perwakilan  Divisi  CSR   PT  DEK.

Setoran  Rp  300 ribu, kata  Daniel,  menyusul  setoran tahap  pertama  senilai  Rp 200  ribu. Meski  dipungut  Rp  250  ribu sesuai kesepakatan meliputi   Rp 50 ribu  untuk konsumsi.  Peruntukan  dana    Rp  200  ribu terdiri  dari   Rp  50  ribu  untuk trial, Rp 30  ribu sebagai saldo, Rp 20 ribu untuk administrasi contecting  kabel dan   Rp 100 ribu untuk  pengurusan kartu tanda anggota  (KTA).

Ia menjelaskan, setelah  mendaftar, nomor telepon anggota  dikirim ke pusat untuk trial menjadi nomor rekening  Bank Tabungan Pensiun Nasional (BTPN).

Dalam ujicoba sistem  akan muncul  dua warna  pada  HP.  Warna layar  hijau, pertanda   semua  prosedur  dan  syarat  lengkap, maka transaksi jalan. Bila warna merah berarti  data anggota sedang bermasalah. "Mungkin  karena  warna KTP dan  foto sudah pudar,  sehingga belum nyambung ke sistem," kata Daniel.

Menurut  dia, dana  CSR berasal  dari  Ketua Komnas PAN. Dia memiliki  sertifikat egendong  dan  sertifikat   emas dari  Bank Nusantara Trans (Canada) yang dimiliki  Ketua Komnas PAN. (ius)

Sumber: Pos Kupang 27 April 2017 hal 1

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...