POS KUPANG.COM - Harapan anggota Komisi Nasional Penyelamat Aset Negara (Komnas PAN) asal Kabupaten Sikka untuk memiliki cincin emas senilai Rp 1 miliar akan terwujud sekitar 1 Mei 2017.
Pada aktivasi pertama, semua anggota Komnas PAN memasukkan saldo. Rencana awal saldo Rp 300.000 lalu pengurus Komnas PAN membuat formulir untuk penerbitan sertifikat cincin dan akta borto, akta personal untuk setiap anggota Komnas PAN dari Bank Tana Indonesia (BTI).
"Sertifikat cincin bisa jadi jaminan. Sertifikat ini akan disurvei oleh 11 bank pemberi pinjaman. Pinjaman personal maksimal Rp 1 miliar dan untuk pinjaman kelompok lebih dari Rp 1 miliar. Syaratnya, pemilik cincin membuat pernyataan tidak akan mencairkan," kata Presiden Komisaris PT Dankiserindo Energi Samudra (DES), Daniel Kolin, kepada wartawan di Pub dan Karaoke Plang Bliran, Nangahure, Kecamatan Alok Barat, Senin (24/4/2017).
Daniel mengatakan, PT DES sebagai penyelenggara dana community social responsibilty (CSR) dari Komnas PAN pimpinan Sultan Muhammad Fakhulesma,S.H,M.H, selaku pemilik Bank Tana Indonesia.
Untuk Wilayah NTT, Komnas PAN dijabat Edu Sareng, dan Yos Labi Liman menjabat Kepala Divisi Perwakilan Divisi CSR PT DEK.
Setoran Rp 300 ribu, kata Daniel, menyusul setoran tahap pertama senilai Rp 200 ribu. Meski dipungut Rp 250 ribu sesuai kesepakatan meliputi Rp 50 ribu untuk konsumsi. Peruntukan dana Rp 200 ribu terdiri dari Rp 50 ribu untuk trial, Rp 30 ribu sebagai saldo, Rp 20 ribu untuk administrasi contecting kabel dan Rp 100 ribu untuk pengurusan kartu tanda anggota (KTA).
Ia menjelaskan, setelah mendaftar, nomor telepon anggota dikirim ke pusat untuk trial menjadi nomor rekening Bank Tabungan Pensiun Nasional (BTPN).
Dalam ujicoba sistem akan muncul dua warna pada HP. Warna layar hijau, pertanda semua prosedur dan syarat lengkap, maka transaksi jalan. Bila warna merah berarti data anggota sedang bermasalah. "Mungkin karena warna KTP dan foto sudah pudar, sehingga belum nyambung ke sistem," kata Daniel.
Menurut dia, dana CSR berasal dari Ketua Komnas PAN. Dia memiliki sertifikat egendong dan sertifikat emas dari Bank Nusantara Trans (Canada) yang dimiliki Ketua Komnas PAN. (ius)
Sumber: Pos Kupang 27 April 2017 hal 1
