* Belajar dari Pet Gallery Manado
Merawat anjing tidak semata soal biaya. Sangat penting bagi Anda mengetahui cara perawatan yang benar sehingga anjing dapat tumbuh sehat.
SORE itu, ruang depan Pet Gallery Mando tampak ramai. Gonggongan tiga ekor anjing jenis Husky dan Pug menyambut setiap pengunjung. Di bagian belakang galeri terdapat ruang kecil yang ditempati seorang pria. Mengenakan pakaian putih ia tampak sibuk. Di sisi kiri persis di atas tempat tidur mini tampak seekor anjing besar berbulu putih. Anjing yang cantik.
Ditemui Tribun Manado, Kamis (5/4/2012), pria bernama Nyoman Reli tersebut menyambut ramah. Selain bertugas sehari-hari di Kantor Dinas Peternakan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dokter hewan ini mengawasi klinik di galeri itu.
Minggu, 29 April 2012
Isu Denny Untungkan Bandar Narkoba
* Mamoto: BNN Akan Sidak ke Manado
MANADO, TRIBUN- "Agak memprihatinkan isu pokok kejadian ini sebenarnya pemberantasan narkoba. Tetapi yang dihadirkan ialah isu Denny Indrayana. Ini menguntungkan para bandar narkoba karema mereka terkesan bebas dari pemberitaan."
Demikian Direktur Penindakan dan Pengejaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Benny Mamoto kepada Tribun Manado di sela-sela acara penganugerahaan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuknya sebagai pemrakarsa Pawai Salib Terbanyak di wilayah kalawat I GMIM Manado, Sabtu (7/4/2012) sore.
Pernyataan Benny itu terkait kasus dugaan pemukulan terhadap sipir di Lapas Pekanbaru oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana. Benny Mamoto prihatin dengan bergesernya isu pokok kasus itu. Menurutnya, isu pokok yang seharusnya diangkat media massa adalah pemberantasan narkoba. Kondisi sekarang justru sebaliknya, media memblow-up dugaan kasus pemukulan sipir oleh Denny sehingga menguntungkan para bandar narkoba.
MANADO, TRIBUN- "Agak memprihatinkan isu pokok kejadian ini sebenarnya pemberantasan narkoba. Tetapi yang dihadirkan ialah isu Denny Indrayana. Ini menguntungkan para bandar narkoba karema mereka terkesan bebas dari pemberitaan."
Demikian Direktur Penindakan dan Pengejaran Badan Narkotika Nasional (BNN) Benny Mamoto kepada Tribun Manado di sela-sela acara penganugerahaan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) untuknya sebagai pemrakarsa Pawai Salib Terbanyak di wilayah kalawat I GMIM Manado, Sabtu (7/4/2012) sore.
Pernyataan Benny itu terkait kasus dugaan pemukulan terhadap sipir di Lapas Pekanbaru oleh Wakil Menteri Hukum dan HAM Denny Indrayana. Benny Mamoto prihatin dengan bergesernya isu pokok kasus itu. Menurutnya, isu pokok yang seharusnya diangkat media massa adalah pemberantasan narkoba. Kondisi sekarang justru sebaliknya, media memblow-up dugaan kasus pemukulan sipir oleh Denny sehingga menguntungkan para bandar narkoba.
Pegang Salib Terbanyak Sejauh 3 Km
* GMIM Kalawat Pecahkan Rekor MURI
MANADO, TRIBUN - Setiap benda punya makna tertentu bagi manusia jika disusun dan dibentuk. Itulah kira-kira kekuatan sebuah kayu salib bagi orang Kristen. Sabtu siang (7/4/2012) ribuan orang menyemut memenuhi balai Desa Maumbi, Mihaasa Utara.
Mereka merupakan jemaat Gereja Masehi Injili di Manado (GMIM) wilayah Kalawat 1 Kabupaten Minahasa Utara. Hari itu ribuan orang memegang potongan kayu. Tapi bukan potongan kayu sembarangan karena itu kayu salib. Kayu-kayu berjumlah sekitar 2.300 potong yang digunakan untuk memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) yakni rekor pawai dengan salib yang dipegang ribuan orang dalam jarak sejauh 3 kilometer.
MANADO, TRIBUN - Setiap benda punya makna tertentu bagi manusia jika disusun dan dibentuk. Itulah kira-kira kekuatan sebuah kayu salib bagi orang Kristen. Sabtu siang (7/4/2012) ribuan orang menyemut memenuhi balai Desa Maumbi, Mihaasa Utara.
Mereka merupakan jemaat Gereja Masehi Injili di Manado (GMIM) wilayah Kalawat 1 Kabupaten Minahasa Utara. Hari itu ribuan orang memegang potongan kayu. Tapi bukan potongan kayu sembarangan karena itu kayu salib. Kayu-kayu berjumlah sekitar 2.300 potong yang digunakan untuk memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) yakni rekor pawai dengan salib yang dipegang ribuan orang dalam jarak sejauh 3 kilometer.
Lukisan Bung Karno Berdetak Jantungnya
BLITAR, TRIBUN - Lukisan potret Presiden pertama RI, Bung Karno, dikabarkan bisa berdetak persis di jantungnya. Lukisan tersebut kini dipajang di galeri yang berada satu komplek dengan makam Bung Karno, Blitar, Jawa Timur.
Lukisan dipasang dekat pintu masuk Galeri sehingga tampak mencolok bagi pengunjung yang masuk. Berbingkai kayu kelir emas, lukisan berukuran sekitar 1,5x1,75 meter tersebut ditopang penyangga besi sekitar setengah meter dari dinding, sehingga terlihat gagah.
Tak ada yang aneh saat melihat lukisan ini dari depan. Keganjilan baru terlihat ketika pengunjung melihat lukisan dari samping. Kanvas di dada kiri Bung Karno bergerak maju-mundur, menciptakan ilusi degup jantung. Menariknya, ritme degup jantung ini sekitar 60-70 detak per menit, mirip manusia normal.
Lukisan dipasang dekat pintu masuk Galeri sehingga tampak mencolok bagi pengunjung yang masuk. Berbingkai kayu kelir emas, lukisan berukuran sekitar 1,5x1,75 meter tersebut ditopang penyangga besi sekitar setengah meter dari dinding, sehingga terlihat gagah.
Tak ada yang aneh saat melihat lukisan ini dari depan. Keganjilan baru terlihat ketika pengunjung melihat lukisan dari samping. Kanvas di dada kiri Bung Karno bergerak maju-mundur, menciptakan ilusi degup jantung. Menariknya, ritme degup jantung ini sekitar 60-70 detak per menit, mirip manusia normal.
Ibu-ibu Meneteskan Air Mata
* Jemaat Penuhi Gereja Saat Jumat Agung
* Copot Alas Kaki Sebelum Cium Salib
MANADO, TRIBUN - Perayaan Jumat Agung di berbagai kota di Sulawesi Utara, Jumat (6/4), berlangsung khusuk dan aman. Di Manado, jemaat memadati gereja- gereja saat ibadah pagi maupun sore.
Suasana khas terlihat di Desa Laikit, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara. Sejumlah ibu meneteskan air mata saat menyaksikan drama jalan salib pada perayaan Jumat Agung di desa itu. Pada Jumat (6/4) pagi umat Katolik di pusat Paroki Desa Laikit, Kecamatan Dimembe mengadakan prosesi jalan salib. Jalannya prosesi berlangsung hikmat. Kelompok muda-mudi Katolik (mudika) melakoni drama jalan salib hidup kira-kira sejauh 4 kilometer.
* Copot Alas Kaki Sebelum Cium Salib
MANADO, TRIBUN - Perayaan Jumat Agung di berbagai kota di Sulawesi Utara, Jumat (6/4), berlangsung khusuk dan aman. Di Manado, jemaat memadati gereja- gereja saat ibadah pagi maupun sore.
Suasana khas terlihat di Desa Laikit, Kecamatan Dimembe, Kabupaten Minahasa Utara. Sejumlah ibu meneteskan air mata saat menyaksikan drama jalan salib pada perayaan Jumat Agung di desa itu. Pada Jumat (6/4) pagi umat Katolik di pusat Paroki Desa Laikit, Kecamatan Dimembe mengadakan prosesi jalan salib. Jalannya prosesi berlangsung hikmat. Kelompok muda-mudi Katolik (mudika) melakoni drama jalan salib hidup kira-kira sejauh 4 kilometer.
Langganan:
Postingan (Atom)
In Memoriam Valentino Luis
Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...