PEKAN Olah Raga (PON) XVIII tidak lama lagi akan berlangsung di Riau. Persiapan terus dimatangkan pemerintah sulawesi utara termasuk mengkarantina para atlet yang akan berlaga dalam pesta olah raga multieven terbesar di Indonesia tersebut.
Di antara para atlet yang dikarantina adalah dara cantik bernama lengkap Ansela Maria Rotty, atlet tim bolavoli putri Sulut. Saat ditemui di sela-sela acara Jalan Sehat bertajuk Melangkah Bersama Tribun Manado dan Kopi Kapal Api di Megamas Manado, Sabtu (14/4), Ella sapaan akrab Ansela Maria Rotty mengaku untuk menjadi yang atlet bola voli butuh kedisiplinan dalam berlatih.
"Saya seminggu tiga kali latihan di sekolah. Latihan berlangsung selama dua jam sehari," ujar Siswi SMAN 1 Manado ini. Menurutnya tekad kuat dan tidak berpuas diri dengan hasil yang ada terus dia tanamkan dalam diri. Dia menyadari syarat bagi setiap atlet adalah latihan dan latihan dengan disiplin tinggi.
Gadis kelahiran Jakarta 23 Juli 1995 ini menyukai olah raga bolavoli sejak masih di sekolah dasar. Artinya Ellas sudah menjadi atlet sejak usia belia."Saya pernah mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNas) dan kejurnas voli," ujar penggemar warna ungu dan biru ini.
Kecintaan penyuka nasi goreng ini terhadap olah raga bolavoli didukung oleh kedua orangtuanya. Mereka meminta Ella tekun berlatih sambil mengatur waktu yang baik agar pelajaran sekolah tidak tertinggal. "Saya menyukai olah raga ini dari mama. Mereka sangat mendukung saya. Tanpa mereka saya tidak akan berhasil menjadi atlet," tuturnya.
Gadis yang saat ini dikarantina bersama sesama atlet PON Sulut di sebuah hotel di Kota Manado menjelaskan, selama dalam karantina mereka digenjot fisik dan mental. "Setiap hari dua kali latihan pada pagi dan sore hari, jadi total latihan selama enam jam," ungkap Ella.
Ella berharap tim bola voli putri Sulut dapat menjadi masuk tiga besar nasional dalam ajang PON nanti, bahkan meraih juara satu. Dia memohon dukungan masyarakat Sulawesi Utara untuk kesuksesan timnya di PON Riau bulan September 2012. "Saya mohon dukungan doa dari masyarakat Sulut agar kami dapat membawa pulang medali emas untuk kita semua," katanya. (aldi ponge)
Tribun Manado 16 April 2012 hal 1