Minggu, 06 Mei 2012

Erni Sutjiadi: Menerima Kekurangan

TIDAK mudah mempertahankan bahtera rumah tangga agar langgeng selamanya. Dibutuhkan  sikap saling menghormati antara  suami dan istri, saling menerima kekurangan dan jujur satu sama lain. Inilah yang dilakukan Erni Sutjiadi dan suaminya hingga pernikahan mereka harmonis sampai saat ini.

Wanita yang telah membina rumah tangga selama 30 tahun mengakui pernah mengalami masalah rumah tangga, tetapi dapat diselesaikan dengan baik. "Selama kita masih hidup masalah itu akan selalu ada. Begitu juga dengan keluarga saya. Kami pernah mengalami masalah rumah tangga, penyebabnya mulai dari masalah ekonomi sampai anak-anak, tetapi sebagai suami istri kami mencari jalan keluar bersama, " ujar  istri  Daniel Julian Laoh, gembala Gereja Tiberias Sulawesi Utara.
Warga Lapangan Manado ini menyatakan, pada awal  pernikahannya, ia dan suami sering bertengkar. "Pada lima tahun pertama pernikahan, sering terjadi perbedaan pendapat antara saya dan suami, karena belum menerima kekurangan. Tetapi kami berdua berusaha saling memahami satu dengan yang lain yaitu dengan menerima kekurangan ataupun kelebihan masing-masing, " kata Erni.

Wanita yang terlibat sebagai konselor ini mengatakan, tingginya angka perceraian di Sulut karena pasutri tidak saling menghargai dan menghormati satu sama  lain. "Banyak jemaat yang saya layani, masalahnya adalah tentang perceraian, dan itu semua disebabkan istri tidak lagi menghormati suaminya begitu juga sebaliknya. Keduanya merasa paling benar dan  egois. Suami atau istri berselingkuh karena kurang puas dengan pelayanan pasangannya dan berujung pada perceraian, " ujar wanita kelahiran Jakarta tersebut.

Ibu empat anak ini menambahkan, pernikahan bisa awet  kalau suami dan istri takut akan Tuhan. "Yang paling penting dari suatu pernikahan agar tetap awet adalah takut akan Tuhan,  terbuka dan saling memahami karakter masing-masing karena tujuan suami dan istri disatukan agar dapat saling melengkapi, " ujarnya.

Sebagai istri, Erni selalu mendoakan dan melayani suaminya dengan baik.  "Saya selalu mendoakan suami agar tetap berada dalam perlindungan Tuhan dan berusaha memberikan yang terbaik kepada suami dengan sukacita dan ketulusan hati, " ibunda dari Florence Laoh ini.(joice hape)

Tribun Manado 13 April 2012 hal 1

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...