Minggu, 29 April 2012

Winda Natalia Titah: Ingat Warga Kepulauan

SENYUM yang terpancar dari aura cantik Winda Natalia Titah menyejukkan hati. Namun wakil rakyat asal  daerah pilihan (dapil) Nusa Utara tersebut sulit mengabaikan kegalauan hatinya mengingat nasib masyarakat.

Ya, anggota  Komisi IV  DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) yang membidangi masalah kesejahteraan rakyat ini khawatir dengan nasib masyarakat terutama yang bermukim di wilayah kepulauan terkain rencana penaikan bahan bakar minyak (BBM).

"Sekarang saja di kepulauan harga bensin per liternya Rp 9.000, bagaimana kalau naik?" katanya lugas kepada Tribun Manado, Rabu (4/4).  Winda yang dikenal sebagai srikandi di Fraksi Barindra DPRD Sulut ini menyatakan sikapnya tidak menyetujui kebijakan menaikkan harga BBM.


Hampir semua kebutuhan masyarakat kepulauan yang ia wakili sangat bergantung pada ketersediaan  BBM. Semua butuh BBM  apalagi nelayan. Nelayan baru bisa melaut untuk mencari ikan setelah mendapat BBM. Menurut Winda,  cuaca ekstrem memaksa nelayan harus menggunakan perahu bermesin, sementara perahu dengan dayung tak memungkinkan untuk mencari ikan.

Ia menyayangkan pilihan pemerintah untuk menaikkan harga BBM. "Kenaikan BBM sama sekali tak menguntungkan, coba lihat berapa harga sembako sekarang padahal UMP (Upah Minimum Provinsi) belum cukup," katanya.

Ia berharap pemerintah meninjau kembali rencana menaikkan harga BBM. Selain itu Winda ingin ada upaya nyata dari pemerintah agar harga-harga  kebutuhan pokok masyarakat tak melonjak. Caranya dengan melakukan operasi pasar atau pengawasan yang terkendali.

Wanita yang selalu ramah pada setiap orang ini mengharapkan  keberpihakan pemerintah  terhadap masyarakat kepulauan. Banyak warga kepulauan di Sulut  yang menjerit bila pemerintah benar-benar menaikkan harga BBM. Mereka merupakan kelompok masyarakat yang paling berat menerima dampak dari kebijakan tersebut.  (robertus rimawan)

Tribun Manado 5 April 2012 hal 1

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...