Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea bukan hanya suka memakai berlian di tangannya. Dia pun memiliki mobil Ferrari senilai Rp 6 miliar.
HOTMAN Paris Hutapea 'memamerkan' mobil mewahnya itu saat dia menjenguk kliennya, terdakwa dugaan kasus korupsi Wisma Atlet SEA Games, M Nazaruddin yang terbaring di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (17/3/2012).
Penampilan Hotman saat itu tetap mentereng meski tanpa mengenakan jas. Hotman mengenakan kaos merah lengan pendek dengan tulisan Scuderia Ferarri. Sabtu Siang itu gaya Hotman Paris Hutapea bak koboi di atas kuda besi tunggangannya Ferrari merah. Sementara bawahannya jeans warna biru dengan alas kaki sepatu kulit warna hitam.
Mobil berlogo kuda jingkrak yang dinaikinya itu menyimpan cerita. Mobil itu ia beli sejak satu setengah tahun lalu. Seharusnya dia bisa mendapatkan mobil tersebut dua bulan lebih awal. Namun, Choel Mallarangeng mengambil lebih dulu mobil yang sudah dipesan Hotman lantaran membawa uang tunai.
"Teman saya kebetulan yang punya showroom mobil itu. Choel bawa uang tunai," ujar Hotman kepada wartawan, seraya menambahkan mobil tersebut senilai Rp 6 miliar. Hotman menampik mobil tersebut adalah ongkos Nazaruddin menyewa dirinya sebagai pengacara.
Hotman berdalih, tidak mungkin Nazaruddin membuat dirinya kaya. Sebaliknya, pria yang menghiasi jari tangannya dengan cincin berlian itu mengklaim lebih kaya dari suami Neneng Sri Wahyuni. Menurut Hotman, bisa membeli mobil Ferrari adalah buah dari kerja kerasnya selama puluhan tahun sebagai pengacara.
Hotman memang terkenal bicara blak-blakan. Bulan Desember tahun lalu ia menyatakan kliennya M Nazaruddin masih memiliki harta berlimpah. Buktinya mantan Bendahara Umum Partai Demokrat itu mampu menambah empat pengacara kondang bertarif mahal sekaligus. Hotman Paris memastikan kondisi keuangan kliennya masih baik, meski sejumlah aset sudah diblokir dan disita KPK. "Saya kira dia masih kaya," kata Hotman kepada pers 7 Desember 2011.
Selain Hotman yang datang menjenguk Nazar dengan mobil Ferrari, ada sisi menarik lain terjadi di RS Abdi Waluyo, Menteng, Jakarta kemarin. Nazar juga dibesuk pengacara kondang lainnya, OC Kaligis. Seusai membesuk, pengacara yang akrab disapa OC itu mengaku dirinya masih kuasa hukum Nazaruddin. Ia mendapat panggilan dari Nazaruddin karena ada kabar jemput paksa dari jaksa.
"Sampai sekarang saya enggak pernah ditarik kuasa saya sama dia (Nazaruddin). Makanya, kalau misalkan saya bukan pengacaranya, enggak mungkin saya datang kemari dan enggak mungkin saya tahu ini masalah," kata Kaligis.
Nazaruddin yang mengeluh menderita komplikasi penyakit, mendapatkan izin dari majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta yang menangani perkaranya untuk menjalani rawat inap di rumah sakit selama satu hari. Setelah didiagnosa tim dokter, Nazaruddin diharuskan menginap setidaknya sampai Jumat (16/3) sore. Namun, hingga kemarin ia masih berada di rumah sakit dan belum kembali ke Rutan Cipinang. OC Kaligis merupakan pengacara yang setia mendampingi Nazaruddin sejak dia kembali dari pelarian di Kolombia hingga beberapa minggu pada awal proses sidangnya di Pengadilan Tipikor Jakarta. (tribunnews)
Tribun Manado, 18 Maret 2012 hal 1