Rabu, 25 April 2012

Sriyatty Sengkey: Ada Racunnya

Sriyatty Sengkey
WALAUPUN serangan serangga kecil bernama tomcat belum terjadi Manado
namun perlu ada sikap antisipasi karena serangga itu ada racun yang menyebabkan penyakit kulit. Demikian dr Sriyatty Sengkey, dokter spesialis kecantikan yang sehari-hari bertugas di Puskesmas Paniki Bawah. "Tomcat itu menyebabkan penyakit kulit. Itu karena serangga ini ada racunnya," kata dr Yatty, sapaan akrabnya kepada Tribun Manado, Jumat (23/3/2012).

Jika digigit tomcat, kata Yatty,  sebaiknya segera ke puskesmas, rumah sakit atau dokter terdekat. "Jangan digaruk karena akan melepuh. Sebaiknya ke rumah sakit nanti ada  salep dan anti biotik yang tepat untuk mengobatinya," ujarnya. Selain itu, kata penyuka warna biru ini,  bekas gigitan tomcat jangan dicuci atau diberikan sembarangan obat. "Bila terdesak minum obat anti nyeri atau anti inflamasi. Sebenarnya gejalanya hampir sama dengan dengan herpes. Ada bintik-bintik merah dan berair di dalamnya," ujarnya.
Selain kemungkinan diserang tomcat, pada  masa pancaroba seperti saat ini kulit rentan mengalami perubahan. "Kalau dingin kulit akan kering. Kalau tiba-tiba hujan dan tiba-tiba panas biasanya kulit rentan menjadi berflek," ungkap wanita kelahiran Manado, 20 November 1976 ini. Selain itu, perubahan cuaca bisa menyebabkan air mandi kotor sehingga kulit mudah iritasi, gatal-gatal atau terkelupas.

Apa solusinya? Jika kulit kering dr Yatty mengajurkan agar sabun yang digunakan mengandung moisturiser (pelembab) agar kulit tidak terkelupas. "Kalau iritasi dokter akan memberikan salep anti iritasi. Dokter juga akan memberikan anti biotik. Gunakan sabun yang oily free (bebas minyak)," jelasnya. Solusi lainnya adalah melakukan perawatan mengunakan masker buah-buahan untuk menetralkan kadar kulit. Masker bisa dilakukan sendiri di rumah atau di klinik kecantikan.

"Gunakan vitamin C seminggu sekali untuk kulit berminyak dan serum vitamin C untuk kulit kering atau berflek," kata penyuka es cream ini. Nah, khusus kulit berflek, katanya, dianjurkan untuk memakai krim whitening baru kemudian masker whitening seminggu sekali. "Atau lakukan perawatan di klinik kecantikan misalnya diamonpeel yang bisa gunakan ozon supaya menetralkan kulit dan mengembalikan keremajaan kulit," terangnya.

Untuk keseharian, menurut isteri Stanley Ngantung ini, sebaiknya mereka yang ingin menjaga kecantikan kulit harus mengunakan payung demi menghindari sinar matahari dan hujan secara langsung. "Debu juga harus dihindari. Jika banyak beraktivitas di lapangan yang langsung berhadapan dengan debu dan sinar matahari maka perlu perawatan intensif setiap hari yaitu rutin bersihkan wajah dengan memakai susu pembersih, penyegar, cream pagi, serum hingga cream malam," demikian  dr Yatty. (yudithrondonuwu)

Tribun Manado, 24 Maret 2012 hal 1

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...