Minggu, 22 April 2012

Habiskan Waktu Lebih Lama di Kantor

* Abdul Haris Ringkus Pembobol ATM

Menjadi karyawan BNI menjadi kebanggan tersendiri bagi lelaki bernama lengkap Abdul Haris atau sering dipanggil Ais.

SEJAK diterima sebagai staf sekuriti atau  satpam  Bank BNI tahun 2010, pemuda kelahiran Tidore, Maluku Utara 14 Agustus 1989 itu sangat bersyukur. Dia enjoy menjalankan tugas, berusaha memberikan yang terbaik bagi perusahaan.

Apalagi Ais bekerja dalam lingkungan yang sangat kondusif. Rekan-rekannya pung mendukung dan bisa bekerja sama dengan baik. Kerja sama tim yang solid itu membuat Ais tidak merasa bosan atau capek bertanggungjawab sebagai sekuriti.

Ais suka berada di kantor. Meskipun jadwal libur ia ke kantor untuk membantu rekannya yang sedang bertugas. "Kalau  kena jadwal off atau libur, saya biasa ke kantor buat bantu-bantu teman-teman," ujarnya kepada Tribun Manado, Senin (12/3).

Sebagai satpam atau sekuriti yang menjaga obyek vital seperti bank, tentu membutuhkan kondisi tubuh yang selalu fit atau bugar. Nah untuk menjaga kebugaran itu, Ais memiliki kiat yang lazim dilakoni banyak orang, yakni berolah raga. Setiap akhir pekan ia dan rekan-rekannya bermain futsal, cabang olahraga yang sedang populer di masyarakat.

Pemuda penggemar makanan tinutuan ini, ternyata pada masa remaja pernah ikut kompetisi  pencak silat tingkat nasional yakni Popnas Pencak Silat di Palu tahun 2005. "Dahulu saya sangat menyukai raga pencak silat," ujar lulusan SMA Negeri 2 Tidore tersebut.

Siapakah Ais? Dia bersama rekan-rekan sekuriti dan pegawai Bank BNI Manado berhasil meringkus pelaku pembobol mesin ATM Bank BNI di depan MECS dan depan Quin Mart Manado dua  hari lalu. Ais senang dan bersyukur bisa berhasil mengungkap aksi kelompok sindikat itu. "Sangat senang bisa berhasil mengungkap dan mengamankan pelaku," ujarnya.

Seperti diakuinya, keberhasilan menyergap pelaku pembobolan ATM tak lepas dari peran semua pihak di lingkungan kerjanya. Apalagi pimpinannya pada kejadian itu berlagak seperti nasabah yang hendak menggunakan ATM. "Keberhasilan ini berkat kerja sama semua pihak, termasuk pimpinan yang stand by memantau di lokasi kejadian," demikian Ais.

Sukses Abdul Haris Cs meringkus pembobol ATM membantu para korban. Hari Senin (12/3), tiga korban melapor ke Polresta Manado. Seperti disaksikan Tribun Manado, kekesalan tampak di wajah Risat Nexien Lengkey, (39), salah seorang korban pembobolan ATM. Betapa tidak, uang hasil jerih payahnya sebesar Rp 3.600.000 raib entah kemana.

Bersama dua korban lainnya masing-masing Nurhidayatin (36) dan  Sandy Markus Tanos (32), Rizal mendatangi Polresta Manado melaporkan pencurian tersebut, Senin (12/3) sekitar pukul 12.00 Wita.

Rizal tidak menduga uangnya dibobol. Awalnya, ia bermaksud menarik uang di ATM BNI MECS di Kecamatan Tikala. Dia terkejut ketika kartu ATM tidak keluar. Sementara di mesin ATM tertulis nomor call centre.  "Saya langsung menelepon nomor tersebut dan operator  call centre tersebut minta nomor pin dan rekening saya," ujarnya. Setelah dicek ternyata uang sebesar Rp 3.600.000 miliknya di tabungan telah raib. Dua dua korban lainnya yang mendatangi Polresta Manado juga mengalami kerugian.

Sandy Markus Tanos  (36), mengaku kehilangan uang sebesar Rp 3.263.700 saat bertransaksi di ATM Queen Mart Tikala. Sedangkan Nurhidayatin, warga Malendeng kehilangan uang sebesar Rp 1.000.000. Pekerja swasta ini ditipu dengan modus yang sama dengan dua korban lainnya yakni dengan memasang plastik penahan pada tempat memasukkan ATM dan pencantuman no call centre palsu.

Sementara Kepala Layanan BCA KCU Manado, Dientje Pinontoan mengimbau kepada nasabah agar jangan menyebutkan nomor PIN kepada siapa pun termasuk karyawan BCA atau petugas Halo BCA. Karena BCA tidak menganjurkan meminta nomor PIN nasabahnya.

"Nasabah harus menjamin kerahasiaan nomor PIN. Kalau masuk ke ATM jangan berkelompok karena PIN nomor rahasia pribadi nasabah," kata Dientje Pinontoan, Senin (12/3/2012). Untuk menjaga keamanan, selain seluruh ATM BCA dipasang CCTV, BCA juga memeriksa dan memantau seluruh mesin ATM yang tersebar di Kota Manado. (tos/art/def)

Tribun Manado, 13 Maret 2012 halaman 1

In Memoriam Valentino Luis

 Gunung Ebulobo Flores. Foto karya Valentino  Oleh: Dion DB Putra "Gema suara pertanda kapal akan berlabuh membangunkan penumpang yang ...